27.7 C
Banda Aceh
Selasa, Mei 11, 2021

[Cerita Bersambung] KAPTEN LET PANDE: Episode 1

BERITA DAERAH

KAPTEN LET PANDE
Episode 1 – Cerita Bersambung – Novel Serial

Karya: Thayeb Loh Angen

Seratus perahu langga—kapal pukat–berbendera merah dan kuning berbaris memasuki gerbang Kuala Aceh. Riak-riak di belakangnya berpusing menggelombang. Itulah armada penjemput penumpang dari enam kapal pengangkut rombongan dari Istanbul yang dikirim oleh Sultan Turki Usmaniyah.

Kapal-kapal besar antar samudra itu tidak dapat merapat ke pelabuhan kecil ini, tetapi melepaskan jangkarnya sejauh satu mil dari bibir pantai. Pelabuhan Sultan di Kuala Aceh ini merupakan sebuah pelabuhan kecil untuk kebutuhan dalam kota. Pelabuhan besar tempat berlabuh kapal besar antar samudra berada di Krong Raya, antara Benteng Indrapatra dan Benteng Lamuri.

Melihat gelombang yang datang tiba-tiba, Kapten Let Pande menarik jala yang baru dibentangkannya secepat yang dia mampu. Terlambat. Sekawanan jeunara–ikan kembung–yang hampir tersangkut di jaring pun melesat kembali ke laut. Akan tetapi, begitu jala sampai di dekat kakinya, terlihat ada belasan ekor ikan kecil dan ikan buntal tersangkut. Binatang laut itu melompat-lompat, ingin kembali ke air. Kapten Let Pande pun melepaskan binatang malang itu dan melemparkannya ke laut.

“Kapten Let Pande. Panggillah pasukan, angkut barang-barang ini ke istana,” Syah Bandar bersorak seraya melambai.

“Siap, Syah Bandar.”

Kapten Let Pande berlari ke barisan rumah di belakang ujung benteng, di barat Istana Sultan Aceh. Benteng itu memanjang di tepi pantai bagian selatan kota sejauh empat mil, dari Kuala Aceh Gampong Pande ke Ujong Pancu. Di pantai sebelah barat kota, benteng didirikan memanjang sejauh empat mil, dari Kuala Aceh Lampulo ke Alue Naga. Di Kuala Aceh berdiri sebuah gerbang, penghubung dua bagian benteng, yang kini dilintasi perahu-perahu langga.

Selang beberapa saat, Kapten Let Pande dan seratus dua puluh pemuda tiba di Pelabuhan Sultan. Mereka adalah tentara kompi pengangkut barang pelabuhan dan penyimpan alat bantuan perang di bawah komando Syah Bandar, pemimpin sebuah batalion yang beranggotakan lima kompi.

Perahu-perahu langga berlabuh di Pelabuhan Sultan, tepat di depan jalan ke istana, sekira seperempat mil dari gerbang Kuala Aceh dan seperempat mil dari Istana Sultan Aceh.

Berita Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

BERITA POPULER

Berita Rekomendasi

Terbaru

Kukuhkan Pengurus MAA, Ini Pesan Wali Nanggroe

BANDA ACEH – Kepengurusan Majelis Adat Aceh masa bakti 2021-2026 secara resmi dikukuhkan oleh...

Kasus Covid-19 Bertambah 68 Orang di Aceh, Lima Meninggal Dunia

BANDA ACEH — Kasus konfirmasi baru Coronavirus Disease 2019 atau Covid-19 bertambah lagi 68...

Anggota DPRK Ini Borong Satu Ton Mentimun Kelompok Tani Tunes Ayu

BLANGKEJEREN - Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Gayo Lues, Idris Arlem, memberikan apresiasi...

AKBP Carlie Jenguk Nek Ipah yang Hidup Sebatang Kara di Penampaan Uken

BLANGKEJEREN - Nek Ipah, warga Desa Penampaan Uken, Kecamatan Blangkejeren, Kabupaten Gayo Lues, butuh...

Masjid Syiah Kuala, Ikon Masyarakat Aceh di Kota Batam

Masjid merupakan salah satu tempat ibadah bagi kaum muslim. Selain digunakan sebagai tempat ibadah,...

Ramai Nasabah Tebus Emas di Pegadaian Lhokseumawe

LHOKSEUMAWE - Pihak Kantor Pegadaian Kota Lhokseumawe menyatakan sebagian besar nasabah menebus gadaian emas...

Pimpin Pengprov Woodball Aceh, Azwardi: Tantangan Berat!

BANDA ACEH – Dunia olahraga Aceh kini kembali diramaikan dengan kehadiran satu cabang baru,...

12 Tahun Jarang Pakai Seragam, Jenderal Ini Bisa Jadi Panglima TNI

Tak sembarangan perwira bisa menduduki kursi Panglima TNI. Selain harus punya jiwa kepemimpinan yang...

Terinspirasi Mohamed Salah, Ben Bird Masuk Islam

LONDON -- Pesepak bola Liverpool asal Mesir, Mohamed Salah, telah memberikan pengaruh positif di...

Alhamdulillah, KNPGL Beli Mentimun Kelompok Tani Tunes Ayu

BLANGKEJEREN - Kelompok Tani Tunes Ayu Desa Raklintang (Bemem Buntul Pegayon), Kecamatan Blangpegayon, Kabupaten...

Mohon Dibaca, Warning Elon Musk Soal Kripto

Uang kripto memang sedang naik daun. Salah satu orang terkaya dunia, Elon Musk bahkan Namun...

Setelah Didalami, BPKP Aceh: Kerugian Negara Kasus Proyek Jalan Muara Situlen-Gelombang di Agara Rp4 M Lebih

BANDA ACEH – Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Perwakilan Aceh menyampaikan informasi terbaru...

Bermimpi Dibawa ke Masjid oleh Orang Bersurban Putih, Hasballah Silitonga Masuk Islam

BANDA ACEH - Hasballah Silitonga adalah laki-laki kelahiran Sawit Hulu, Kecamatan Sawit Seberang, Kabupaten...

Mualaf Renate Minta Dimakamkan di Turki Secara Islam

TRABZON -- Renate (83 tahun) meninggal baru-baru ini dan pada akhirnya dimakamkan di distrik...

Jelang Lebaran Pabrik Turunkan TBS, Apkasindo Perjuangan: Praktik Kotor Pengusaha Zalim

SUBULUSSALAM - Wakil Ketua DPP Asosiasi Petani Kelapa Indonesia Apkasindo (Apkasindo) Perjuangan, Subangun Berutu...

Lansia Terima Bantuan Sembako dari Komunitas XTrim Subulusalam

  SUBULUSSALAM - Sejumlah warga lanjut usia (lansia) dan masyarakat kurang mampu di wilayah Kecamatan...

Remaja Masjid Islamic Center Lhokseumawe Gelar Perlombaan Daurah Ramadhan

LHOKSEUMAWE - Remaja Masjid Agung Islamic Center Lhokseumawe menggelar perlombaan 0pada rangkaian penutupan kegiatan...

Polisi Bubarkan Pemasang Petasan di Balai Musara

BLANGKEJEREN - Dua anggota polisi Polres Gayo Lues membubarkan anak-anak dan remaja yang memasang...

HUT ke-59 Korem 011/Lilawangsa, TNI Bagikan Sembako untuk Kaum Duafa

LHOKSEUMAWE - Korem 011/Lilawangsa membagikan sebanyak 200 paket sembako untuk kaum duafa di Lhokseumawe,...

Ho Ureuëng Hujjah Poëpeurintah Acèh Lagèë Yôh Masa Zaini-Zakir?

Geutuléh Lé: Thayeb Lôh Angen Khadam Reusam (Budayawan) Lam padum thôn nyoë takalon, ban Irwandi-Nova jeuët...