27.2 C
Banda Aceh
Rabu, Mei 19, 2021

[Cerita Bersambung] KAPTEN LET PANDE: Episode 10

BERITA DAERAH

KAPTEN LET PANDE
Episode 10 – Cerita Bersambung – Novel Serial

Karya: Thayeb Loh Angen

Sultan Aceh memerintahkan sebagian angkatan perang turun dari kapal dan mendarat, menduduki Benteng A Famosa yang telah ditinggalkan oleh Portugis. Kapten Let Pande bersama seribu orang pasukannya memilih tetap di kapal.

“Ini kesempatan mengail lagi,” Adib menarik kailnya.

“Kapten, kita hanya memiliki seribu butir meriam lagi,” Keurani Tapa datang seraya memegang piring nasi berisi dendeng.

“Bagikan sama jumlah setiap meriam.”

“Kapten, apa kira-kira Portugis mendatangkan bantuannya?” Keurani Tapa duduk di geladak dan mengunyah-ngunyah kemamah. Angin laut menerpa bendera Angkatan Laut Turki Usmaniyah di kapal-kapal.

“Saat ini, mereka tidak punya sumber daya. Sampai enam bulan ke depan, mereka tidak akan dapat mendatangkan bantuan yang berarti. Tentara mereka di Goa hanya ada tiga puluh ribu. Mereka harus mendatangkan bantuan dari pengkalan militer mereka di Mozambik, di sana ada empat puluh ribu orang tentara. Ini musim angin timur. Pengiriman tentara melalui Samudra Hindia dari barat ke timur tidak dapat dilakukan, kapal mereka tidak akan tahan badai.”

“Berarti Melaka telah jatuh di bawah Aceh Kembali. Kita berhasil mencegah pemurtadan?”
“Begitulah sementara ini.”

“Kudengar, Paduka Yang Mulia Sultan Aceh akan menghukum Raja Melayu yang membela kafir Portugis,” Adib melempar kail ke laut.

“Pengkhianat pengecut itu seharusnya dihukum pancung. Kita mati-matian menjaga tanah Melayu supaya tidak dijajah oleh kafir, dia malah membela mereka,” Keurani Tapa mengepal tinju ke udara.

“Engkau turun saja, pancung dia!” teriak Adib.

“Paduka Yang Mulia Sultan Aceh yang menghukumnya, bukan kita,” Keurani Tapa melihat Adib.

“Jangan beritahukan kepada Baginda Sultan, datanglah sendiri secara bersembunyi-sembunyi, lalu bunuh pengkhianat itu.”

“Kenapa bukan engkau saja yang membunuhnya.”

“Yang mengatakan ingin membunuhnya adalah engkau, bukan aku.”

“Engkau memancing saja sana.”

“Dari tadi memang itu yang kulakukan.”

Adib menghabiskan hari itu dengan mengail. Dia memasang puluhan mata kail di puluhan benang. Sebagai umpan, dia mengambil dendeng dari jatah makannya. Walaupun laut baru saja dihantam meriam-meriam dan bermandikan darah, ikan-ikan di sekitar kapal banyak berkeliaran. Menjelang magrib, Adib telah mendapatkan puluhan ekor tuna.

Berita Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

BERITA POPULER

Berita Rekomendasi

Terbaru

GerTAK: Bupati Aceh Utara Penguasa, Bukan Pemimpin!

LHOKSUKON - LSM Gerakan Transparansi dan Keadilan (GerTAK) menyoroti kebijakan Pemkab Aceh Utara memangkas...

3.841 CJH Vaksinasi Covid-19, Pasien Baru Tambah 128 Orang di Aceh

BANDA ACEH — Sebanyak 3.841 Calon Jamaah Haji (CJH) telah mengikuti vaksinasi Coronavirus Disease...

Komandan Pussen Arhanud Cek Alutsista di Detasemen Arhanud-001

ACEH UTARA - Komandan Pusat Kesenjataan (Danpussen) Arhanud Kodiklat Angkatan Darat, Mayjen TNI Nisan...

Satpol PP Sita Rak Pedagang Bandel

BIREUEN - Personel Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Bireuen menyita rak milik...

Bandara Malikussaleh Kembali Ramai Usai Larangan Mudik

ACEH UTARA - Bandara Malikussaleh Aceh Utara kembali ramai penumpang pesawat usai pemberlakuan larangan...

TKI Asal Aceh Selatan Sakit Keras di Malaysia, Teuku Riefky Tanggung Biaya Pengobatan dan Pemulangan

  SUBULUSSALAM - Anggota DPR RI asal Aceh, Teuku Riefky Harsya (TRH) siap membantu biaya...

‘Tenaga Kontrak Itu Rakyat Juga, Gajinya Kecil Dipangkas Tersisa 7 Bulan, Peudeh That!’

LHOKSUKON – Lebih 2.000 tenaga kontrak dan hampir 2.000 tenaga bakti murni di lingkungan...

PHE Serahkan Blok B kepada PGE, Ini Kata BPMA Soal Potensi Pengembangan Migas

LHOKSUKON – PT Pertamina melalui anak usahanya PT Pertamina Hulu Energi North Sumatra B-Block...

Banjir Landa Sultan Daulat, Lintas Aceh-Sumut Lumpuh Total

  SUBULUSSALAM - Hujan deras mengguyur wilayah Kota Subulussalam dan sekitarnya menyebabkan sejumlah desa di...

Laporan CIA: Israel akan Tumbang dalam 20 Tahun

Sebuah studi dilakukan Central Intelligence Agency (CIA) telah menimbulkan keraguan atas kelangsungan hidup Israel...

Gaji Tenaga Kontrak hanya 7 Bulan, Tunjangan Bupati, DPRK, TPK PNS, Perjalanan Dinas dan Belanja Pelatihan?

LHOKSUKON – Pemerintah Kabupaten Aceh Utara memangkas anggaran tahun 2021 untuk gaji tenaga kontrak...

Lawan KLB Deli Serdang, Tim Hukum AHY Menang Telak 4-0

  JAKARTA - Pengadilan Negeri Jakarta Pusat (PN Jakpus) kembali menolak gugatan hukum pelaku KLB...

Permasa Rayon Batam Kota Halal Bihalal di Pantai Melayu

BATAM - Demi mempererat silaturahim sesama warga. Persatuan Masyarakat Aceh (Permasa) Rayon Batam Kota mengadakan...

Pasien Covid-19 di RSUCM Aceh Utara Meningkat

LHOKSEUMAWE - Pasien Covid-19 dirawat di Ruang RICU Rumah Sakit Umum Cut Meutia (RSUCM)...

Kejari Lhokseumawe Kembali Gelar Donor Darah, Ini Hasilnya

LHOKSEUMAWE - Kejaksaan Negeri Lhokseumawe dan Pengurus IAD Lhokseumawe melaksanakan donor darah di Kantor...

Perubahan APBK Aceh Utara 2021 dengan Perbup: Pendapatan Berkurang Belanja Bertambah, Mengapa?

LHOKSUKON – Anggaran Pendapatan dan Belanja Kabupaten (APBK) Aceh Utara tahun 2021 beberapa kali...

Alat Berat PUPR Bersihkan Tiga Titik Longsor Jalan Tripe Jaya, BPBD: Rumah Warga Aman

BLANGKEJEREN – Tim Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Gayo Lues bersama...

Potret Super Model Bella Hadid Dukung Merdeka Palestina

Model dunia, Bella Hadid mengejutkan publik dengan ikut turun ke jalan mendukung gerakan Free...

Inspirasi Syawal

Oleh: Taufik Sentana Peminat literasi sosial dan dakwah. Dalam sebaris surat Alquran di surat Al Ankabut,...

Jalan Menuju Air Terjun dan Kolam Biru Tripe Jaya Longsor, Perumahan Warga Uyem Beriring Terancam

BLANGKEJEREN - Akses jalan menuju Kecamatan Tripe Jaya, Kabupaten Gayo Lues, mengalami longsor, Ahad,...