27.2 C
Banda Aceh
Selasa, Mei 18, 2021

[Cerita Bersambung] KAPTEN LET PANDE: Episode 3

BERITA DAERAH

KAPTEN LET PANDE
Episode 3 – Cerita Bersambung – Novel Serial

Karya: Thayeb Loh Angen

Aroma ikan bakar dari dapur umum mengepul ke ruangan pertemuan puri yang dapat menampung sekira dua ribu orang itu. Di dapur umum, pasukan menyiapkan ikan kerapu untuk makan malam tentara yang bertugas. Pasukan Kapten Let Pande di sana ada seribu orang. Setiap hari, mereka dibagikan ke dalam tiga kelompok tugas secara bergantian. Satu kelompok istirahat di rumah, satu klelompok mengurus perlengkapan, dan satu kelompok lagi menyediakan makanan dan berjaga-jaga.

“Kapten Let Pande. Mengapa kompi kita diminta belajar membuat senjata, tetapi yang lain tidak,” Adib berkata pelan seraya duduk di bangku kayu di samping Kapten Let Pande.

“Kita tinggal di Gampong Pande. Seluruh pandai besi terbaik di negeri ini adalah tetangga kita. Sultan ingin ada sekelompok pandai besi cadangan, dan itu kita. Kelompok pandai besi utama dipimpin ayahku.”

Keurani Tapa muncul, membawa sekeranjang buah langsat yang kerkilauan kuning di bawah cahaya kandil di dinding puri.

“Kapten Let Pande, bukankah kemarin, engkau berkata tidak mau membuat senjata dan ingin ke Indrapuri?” Keurani Tapa menyerahkan keranjang langsat kepada Adib.

Kapten Let Pande tidak bergeming. Dia menghitung-hitung kandil yang menyala di dinding puri, telihat tiga puluh kandil dari tujuh puluh di bagian dalam dan luar puri itu.

“Keurani Tapa. Itu memang lebih baik bagiku, tetapi aku tidak meninggalkan pasukan, semua tugas kita selesaikan bersama.”

Keurani Tapa mengambil satu karang langsat dan selebihnya diserahkan kepada Kapten Let Pande.

“Kapten Let Pande. Bukankah sudah lama bangsa kita mampu membuat senjata bagus. Kita juga dapat membuat kapal-kapal besar yang mampu menyeberangi selat dan samudera, tetapi mengapa Sultan meminta bantuan kepada Khalifah Islam, Sultan Turki Usmaniyah untuk persenjataan?”

Kapten Let Pande mengunyah langsat seraya terus manatap kandil-kandil.

“Keurani Tapa. Persenjataan kita memang cukup untuk melawan pasukan besar sekalipun, itu jika mereka dari kasawan Sumatra dan Asia Tenggara. Namun, sekarang musuh besar kita adalah Portugis. Mereka baru saja memiliki meriam kuat dan canggih. Meriam yang kita miliki tidak mampu melawan mereka lagi. Pasukan Portugis dapat menembakkan kita dari jarak jauh, melobangi kapal kita dari jarak yang meriam kita tidak dapat mejangkaunya. Sementara meriam yang lebih baik daripada punya Portugis hanya dimiliki oleh Sultan Turki. Hanya itu satu-satunya cara kita memenangkan pertempuran di Selat Melaka ini. Turki sendiri adalah negara terbesar di dunia, memimpin tiga benua, mereka itu Islam seperti kita, dan musuh terbesar mereka di laut tengah juga Portugis.”

Berita Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

BERITA POPULER

Berita Rekomendasi

Terbaru

3.841 CJH Vaksinasi Covid-19, Pasien Baru Tambah 128 Orang di Aceh

BANDA ACEH — Sebanyak 3.841 Calon Jamaah Haji (CJH) telah mengikuti vaksinasi Coronavirus Disease...

Komandan Pussen Arhanud Cek Alutsista di Detasemen Arhanud-001

ACEH UTARA - Komandan Pusat Kesenjataan (Danpussen) Arhanud Kodiklat Angkatan Darat, Mayjen TNI Nisan...

Satpol PP Sita Rak Pedagang Bandel

BIREUEN - Personel Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Bireuen menyita rak milik...

Bandara Malikussaleh Kembali Ramai Usai Larangan Mudik

ACEH UTARA - Bandara Malikussaleh Aceh Utara kembali ramai penumpang pesawat usai pemberlakuan larangan...

TKI Asal Aceh Selatan Sakit Keras di Malaysia, Teuku Riefky Tanggung Biaya Pengobatan dan Pemulangan

  SUBULUSSALAM - Anggota DPR RI asal Aceh, Teuku Riefky Harsya (TRH) siap membantu biaya...

‘Tenaga Kontrak Itu Rakyat Juga, Gajinya Kecil Dipangkas Tersisa 7 Bulan, Peudeh That!’

LHOKSUKON – Lebih 2.000 tenaga kontrak dan hampir 2.000 tenaga bakti murni di lingkungan...

PHE Serahkan Blok B kepada PGE, Ini Kata BPMA Soal Potensi Pengembangan Migas

LHOKSUKON – PT Pertamina melalui anak usahanya PT Pertamina Hulu Energi North Sumatra B-Block...

Banjir Landa Sultan Daulat, Lintas Aceh-Sumut Lumpuh Total

  SUBULUSSALAM - Hujan deras mengguyur wilayah Kota Subulussalam dan sekitarnya menyebabkan sejumlah desa di...

Laporan CIA: Israel akan Tumbang dalam 20 Tahun

Sebuah studi dilakukan Central Intelligence Agency (CIA) telah menimbulkan keraguan atas kelangsungan hidup Israel...

Gaji Tenaga Kontrak hanya 7 Bulan, Tunjangan Bupati, DPRK, TPK PNS, Perjalanan Dinas dan Belanja Pelatihan?

LHOKSUKON – Pemerintah Kabupaten Aceh Utara memangkas anggaran tahun 2021 untuk gaji tenaga kontrak...

Lawan KLB Deli Serdang, Tim Hukum AHY Menang Telak 4-0

  JAKARTA - Pengadilan Negeri Jakarta Pusat (PN Jakpus) kembali menolak gugatan hukum pelaku KLB...

Permasa Rayon Batam Kota Halal Bihalal di Pantai Melayu

BATAM - Demi mempererat silaturahim sesama warga. Persatuan Masyarakat Aceh (Permasa) Rayon Batam Kota mengadakan...

Pasien Covid-19 di RSUCM Aceh Utara Meningkat

LHOKSEUMAWE - Pasien Covid-19 dirawat di Ruang RICU Rumah Sakit Umum Cut Meutia (RSUCM)...

Kejari Lhokseumawe Kembali Gelar Donor Darah, Ini Hasilnya

LHOKSEUMAWE - Kejaksaan Negeri Lhokseumawe dan Pengurus IAD Lhokseumawe melaksanakan donor darah di Kantor...

Perubahan APBK Aceh Utara 2021 dengan Perbup: Pendapatan Berkurang Belanja Bertambah, Mengapa?

LHOKSUKON – Anggaran Pendapatan dan Belanja Kabupaten (APBK) Aceh Utara tahun 2021 beberapa kali...

Alat Berat PUPR Bersihkan Tiga Titik Longsor Jalan Tripe Jaya, BPBD: Rumah Warga Aman

BLANGKEJEREN – Tim Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Gayo Lues bersama...

Potret Super Model Bella Hadid Dukung Merdeka Palestina

Model dunia, Bella Hadid mengejutkan publik dengan ikut turun ke jalan mendukung gerakan Free...

Inspirasi Syawal

Oleh: Taufik Sentana Peminat literasi sosial dan dakwah. Dalam sebaris surat Alquran di surat Al Ankabut,...

Jalan Menuju Air Terjun dan Kolam Biru Tripe Jaya Longsor, Perumahan Warga Uyem Beriring Terancam

BLANGKEJEREN - Akses jalan menuju Kecamatan Tripe Jaya, Kabupaten Gayo Lues, mengalami longsor, Ahad,...

Jamah Haji Indonesia Berangkat atau Tidak? Ini Jawaban KJRI

Pemerintah Indonesia melalui Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) Jeddah, menyatakan masih menunggu kepastian dari...