27 C
Banda Aceh
Selasa, Mei 11, 2021

[Cerita Bersambung] KAPTEN LET PANDE: Episode 3

BERITA DAERAH

KAPTEN LET PANDE
Episode 3 – Cerita Bersambung – Novel Serial

Karya: Thayeb Loh Angen

Aroma ikan bakar dari dapur umum mengepul ke ruangan pertemuan puri yang dapat menampung sekira dua ribu orang itu. Di dapur umum, pasukan menyiapkan ikan kerapu untuk makan malam tentara yang bertugas. Pasukan Kapten Let Pande di sana ada seribu orang. Setiap hari, mereka dibagikan ke dalam tiga kelompok tugas secara bergantian. Satu kelompok istirahat di rumah, satu klelompok mengurus perlengkapan, dan satu kelompok lagi menyediakan makanan dan berjaga-jaga.

“Kapten Let Pande. Mengapa kompi kita diminta belajar membuat senjata, tetapi yang lain tidak,” Adib berkata pelan seraya duduk di bangku kayu di samping Kapten Let Pande.

“Kita tinggal di Gampong Pande. Seluruh pandai besi terbaik di negeri ini adalah tetangga kita. Sultan ingin ada sekelompok pandai besi cadangan, dan itu kita. Kelompok pandai besi utama dipimpin ayahku.”

Keurani Tapa muncul, membawa sekeranjang buah langsat yang kerkilauan kuning di bawah cahaya kandil di dinding puri.

“Kapten Let Pande, bukankah kemarin, engkau berkata tidak mau membuat senjata dan ingin ke Indrapuri?” Keurani Tapa menyerahkan keranjang langsat kepada Adib.

Kapten Let Pande tidak bergeming. Dia menghitung-hitung kandil yang menyala di dinding puri, telihat tiga puluh kandil dari tujuh puluh di bagian dalam dan luar puri itu.

“Keurani Tapa. Itu memang lebih baik bagiku, tetapi aku tidak meninggalkan pasukan, semua tugas kita selesaikan bersama.”

Keurani Tapa mengambil satu karang langsat dan selebihnya diserahkan kepada Kapten Let Pande.

“Kapten Let Pande. Bukankah sudah lama bangsa kita mampu membuat senjata bagus. Kita juga dapat membuat kapal-kapal besar yang mampu menyeberangi selat dan samudera, tetapi mengapa Sultan meminta bantuan kepada Khalifah Islam, Sultan Turki Usmaniyah untuk persenjataan?”

Kapten Let Pande mengunyah langsat seraya terus manatap kandil-kandil.

“Keurani Tapa. Persenjataan kita memang cukup untuk melawan pasukan besar sekalipun, itu jika mereka dari kasawan Sumatra dan Asia Tenggara. Namun, sekarang musuh besar kita adalah Portugis. Mereka baru saja memiliki meriam kuat dan canggih. Meriam yang kita miliki tidak mampu melawan mereka lagi. Pasukan Portugis dapat menembakkan kita dari jarak jauh, melobangi kapal kita dari jarak yang meriam kita tidak dapat mejangkaunya. Sementara meriam yang lebih baik daripada punya Portugis hanya dimiliki oleh Sultan Turki. Hanya itu satu-satunya cara kita memenangkan pertempuran di Selat Melaka ini. Turki sendiri adalah negara terbesar di dunia, memimpin tiga benua, mereka itu Islam seperti kita, dan musuh terbesar mereka di laut tengah juga Portugis.”

Berita Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

BERITA POPULER

Berita Rekomendasi

Terbaru

Ustaz Tengku Zulkarnain Wafat, UAS Ucapkan Ini

Ustaz Tengku Zulkarnain berpulang ke Rahmatullah pada Senin, 10 Mei 2021 malam bertepatan hari...

Kukuhkan Pengurus MAA, Ini Pesan Wali Nanggroe

BANDA ACEH – Kepengurusan Majelis Adat Aceh masa bakti 2021-2026 secara resmi dikukuhkan oleh...

Kasus Covid-19 Bertambah 68 Orang di Aceh, Lima Meninggal Dunia

BANDA ACEH — Kasus konfirmasi baru Coronavirus Disease 2019 atau Covid-19 bertambah lagi 68...

Anggota DPRK Ini Borong Satu Ton Mentimun Kelompok Tani Tunes Ayu

BLANGKEJEREN - Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Gayo Lues, Idris Arlem, memberikan apresiasi...

AKBP Carlie Jenguk Nek Ipah yang Hidup Sebatang Kara di Penampaan Uken

BLANGKEJEREN - Nek Ipah, warga Desa Penampaan Uken, Kecamatan Blangkejeren, Kabupaten Gayo Lues, butuh...

Masjid Syiah Kuala, Ikon Masyarakat Aceh di Kota Batam

Masjid merupakan salah satu tempat ibadah bagi kaum muslim. Selain digunakan sebagai tempat ibadah,...

Ramai Nasabah Tebus Emas di Pegadaian Lhokseumawe

LHOKSEUMAWE - Pihak Kantor Pegadaian Kota Lhokseumawe menyatakan sebagian besar nasabah menebus gadaian emas...

Pimpin Pengprov Woodball Aceh, Azwardi: Tantangan Berat!

BANDA ACEH – Dunia olahraga Aceh kini kembali diramaikan dengan kehadiran satu cabang baru,...

12 Tahun Jarang Pakai Seragam, Jenderal Ini Bisa Jadi Panglima TNI

Tak sembarangan perwira bisa menduduki kursi Panglima TNI. Selain harus punya jiwa kepemimpinan yang...

Terinspirasi Mohamed Salah, Ben Bird Masuk Islam

LONDON -- Pesepak bola Liverpool asal Mesir, Mohamed Salah, telah memberikan pengaruh positif di...

Alhamdulillah, KNPGL Beli Mentimun Kelompok Tani Tunes Ayu

BLANGKEJEREN - Kelompok Tani Tunes Ayu Desa Raklintang (Bemem Buntul Pegayon), Kecamatan Blangpegayon, Kabupaten...

Mohon Dibaca, Warning Elon Musk Soal Kripto

Uang kripto memang sedang naik daun. Salah satu orang terkaya dunia, Elon Musk bahkan Namun...

Setelah Didalami, BPKP Aceh: Kerugian Negara Kasus Proyek Jalan Muara Situlen-Gelombang di Agara Rp4 M Lebih

BANDA ACEH – Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Perwakilan Aceh menyampaikan informasi terbaru...

Bermimpi Dibawa ke Masjid oleh Orang Bersurban Putih, Hasballah Silitonga Masuk Islam

BANDA ACEH - Hasballah Silitonga adalah laki-laki kelahiran Sawit Hulu, Kecamatan Sawit Seberang, Kabupaten...

Mualaf Renate Minta Dimakamkan di Turki Secara Islam

TRABZON -- Renate (83 tahun) meninggal baru-baru ini dan pada akhirnya dimakamkan di distrik...

Jelang Lebaran Pabrik Turunkan TBS, Apkasindo Perjuangan: Praktik Kotor Pengusaha Zalim

SUBULUSSALAM - Wakil Ketua DPP Asosiasi Petani Kelapa Indonesia Apkasindo (Apkasindo) Perjuangan, Subangun Berutu...

Lansia Terima Bantuan Sembako dari Komunitas XTrim Subulusalam

  SUBULUSSALAM - Sejumlah warga lanjut usia (lansia) dan masyarakat kurang mampu di wilayah Kecamatan...

Remaja Masjid Islamic Center Lhokseumawe Gelar Perlombaan Daurah Ramadhan

LHOKSEUMAWE - Remaja Masjid Agung Islamic Center Lhokseumawe menggelar perlombaan 0pada rangkaian penutupan kegiatan...

Polisi Bubarkan Pemasang Petasan di Balai Musara

BLANGKEJEREN - Dua anggota polisi Polres Gayo Lues membubarkan anak-anak dan remaja yang memasang...

HUT ke-59 Korem 011/Lilawangsa, TNI Bagikan Sembako untuk Kaum Duafa

LHOKSEUMAWE - Korem 011/Lilawangsa membagikan sebanyak 200 paket sembako untuk kaum duafa di Lhokseumawe,...