27 C
Banda Aceh
Selasa, Mei 11, 2021

Kelainan Genetik Langka, Bayi 3 Bulan Lahir dengan 3 Penis

BERITA DAERAH

Seorang bayi laki-laki dari Duhok, Irak dilaporkan memiliki tiga penis setelah dilahirkan. Hal ini menjadikannya kasus triphallia manusia yang pertama kali dilaporkan.

Seperti dilansir Livescience, dokter melihat keanehan pada alat kelamin bayi tersebut pada usia 3 bulan. Ketika itu, dokter tersebut memutuskan untuk mengoperasi pengangkatan dua penis kecil yang tumbuh di pangkal penis dan skrotum. Penis ketiga berada di lokasi yang biasa.

Penis ekstra atau supernumerary merupakan kondisi bawaan yang langka, yang menurut peneliti dapat terjadi hanya sekali setiap 5 juta hingga 6 juta kelahiran hidup. Tingkat perkembangan penis ektra ini berbeda pada individu yang berbeda.

Menurut studi kasus yang diterbitkan dalam International Journal of Surgery Case Reports pada bulan November, bayi tersebut dalam keadaan baik-baik saja pada kunjungan lanjutan setahun setelah operasi.

Dalam kasus bayi dari Irak ini, dua penis tambahan berisi jaringan ereksi, yang disebut corpus cavernosum, yang membengkak dengan darah selama bergairah, serta jaringan yang disebut corpus spongiosum, yang membantu menopang uretra, saluran yang dilalui urine.

Akan tetapi penis ekstra tidak memiliki uretra yang menjadi keuntungan karena membuat operasi pengangkatan organ ekstra menjadi sederhana.

Kata pakar anatomi
Menurut seorang profesor anatomi di Fakultas Kedokteran, St. Louis University, John Martin, yang tidak terlibat dalam studi tersebut mengatakan bahwa tidak banyak yang diketahui tentang mengapa supernumerary penis muncul. Martin dan rekan-rekannya yang mengajar anatomi pernah menemukan salah satu pendonor tubuh (orang yang memutuskan untuk mendonorkan organ tubuhnya yang masih sehat setelah dirinya meninggal kepada yang membutuhkan) menderita diphallia (dua penis).

Pendonor yang meninggal pada usia 84 tahun tersebut memiliki dua penis berukuran sama dengan lubang uretra di antara kedua pangkalnya. Padahal pendonor tidak menyebutkan kondisi apapun di formulir donornya. Martin hanya mengetahui bahwa pria tersebut memiliki dua anak dan tidak ada yang tahu apakah mereka anak kandung ataukah pria tersebut menggunakan teknologi reproduksi untuk memiliki anak.

“Ia meninggal pada awal tahun 2000-an, jadi ketika ia tumbuh dewasa, operasi bukanlah pilihan,” kata Martin, dikutip dari Livescience. Namun kini hal seperti itu akan terdeteksi dejak dini dan kemungkinan besar pembedahan akan dilakukan, jelasnya.

Pada saat itu, Martin dan rekan-rekannya melakukan pengujian genetik pada pendonor tersebut untuk melihat alasan perkembangan yang tidak biasa tersebut.

Mereka menemukan beberapa mutasi pada gen yang diketahui terlibat dalam perkembangan genital, termasuk beberapa yang berkontribusi pada pembentukan struktur mirip rambut yang disebut silia pada sel embrio. Silia ini sangat penting dalam perkembangan, karena mereka pergi ke arah tertentu, membawa protein ke satu sisi atau sisi lain dari embrio yang sedang berkembang, jelas Martin.

Kelainan pada gen silia juga terlihat pada kasus kelainan kongenital lainnya seperti situs inversus, di mana organ dalam batang tubuh terbolak-balik sehingga berlawanan dengan posisi normalnya, lanjutnya.

Para peneliti juga menemukan mutasi pada gen yang membantu mengatur aktivitas gen lain dalam perkembangan dan pada gen yang terlibat dalam reseptor androgen, hormon yang memiliki pengaruh maskulinisasi dan yang terlibat dalam perkembangan genital.

Gen lain yang umumnya terkait dengan perkembangan genital bernama sonic hedgehog yang menurut Martin merupakan gen penting di seluruh tubuh untuk mendorong pertumbuhan selama perkembangan embrio.

Tidak jelas seberapa mirip genetika antara kasus diphallia pendonor tersebut dengan temuan pada kasus bayi triphallia satu-satunya. Para dokter yang merawat bayi tersebut tidak menemukan apapun dalam riwayat keluarga maupun dalam riwayat medis anak (baik itu paparan obat atau bahan kimia selama kehamilan, yang dapat menjelaskan kelaianan bawaan). Sehingga bayi tersebut dinyatakan sehat kecuali beberapa penumpukan cairan skrotum yang merupakan kondisi umum dan mudah diobati pada masa bayi.[]sumber:liputan6.com

Berita Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

BERITA POPULER

Berita Rekomendasi

Terbaru

Ustaz Tengku Zulkarnain Wafat, UAS Ucapkan Ini

Ustaz Tengku Zulkarnain berpulang ke Rahmatullah pada Senin, 10 Mei 2021 malam bertepatan hari...

Kukuhkan Pengurus MAA, Ini Pesan Wali Nanggroe

BANDA ACEH – Kepengurusan Majelis Adat Aceh masa bakti 2021-2026 secara resmi dikukuhkan oleh...

Kasus Covid-19 Bertambah 68 Orang di Aceh, Lima Meninggal Dunia

BANDA ACEH — Kasus konfirmasi baru Coronavirus Disease 2019 atau Covid-19 bertambah lagi 68...

Anggota DPRK Ini Borong Satu Ton Mentimun Kelompok Tani Tunes Ayu

BLANGKEJEREN - Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Gayo Lues, Idris Arlem, memberikan apresiasi...

AKBP Carlie Jenguk Nek Ipah yang Hidup Sebatang Kara di Penampaan Uken

BLANGKEJEREN - Nek Ipah, warga Desa Penampaan Uken, Kecamatan Blangkejeren, Kabupaten Gayo Lues, butuh...

Masjid Syiah Kuala, Ikon Masyarakat Aceh di Kota Batam

Masjid merupakan salah satu tempat ibadah bagi kaum muslim. Selain digunakan sebagai tempat ibadah,...

Ramai Nasabah Tebus Emas di Pegadaian Lhokseumawe

LHOKSEUMAWE - Pihak Kantor Pegadaian Kota Lhokseumawe menyatakan sebagian besar nasabah menebus gadaian emas...

Pimpin Pengprov Woodball Aceh, Azwardi: Tantangan Berat!

BANDA ACEH – Dunia olahraga Aceh kini kembali diramaikan dengan kehadiran satu cabang baru,...

12 Tahun Jarang Pakai Seragam, Jenderal Ini Bisa Jadi Panglima TNI

Tak sembarangan perwira bisa menduduki kursi Panglima TNI. Selain harus punya jiwa kepemimpinan yang...

Terinspirasi Mohamed Salah, Ben Bird Masuk Islam

LONDON -- Pesepak bola Liverpool asal Mesir, Mohamed Salah, telah memberikan pengaruh positif di...

Alhamdulillah, KNPGL Beli Mentimun Kelompok Tani Tunes Ayu

BLANGKEJEREN - Kelompok Tani Tunes Ayu Desa Raklintang (Bemem Buntul Pegayon), Kecamatan Blangpegayon, Kabupaten...

Mohon Dibaca, Warning Elon Musk Soal Kripto

Uang kripto memang sedang naik daun. Salah satu orang terkaya dunia, Elon Musk bahkan Namun...

Setelah Didalami, BPKP Aceh: Kerugian Negara Kasus Proyek Jalan Muara Situlen-Gelombang di Agara Rp4 M Lebih

BANDA ACEH – Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Perwakilan Aceh menyampaikan informasi terbaru...

Bermimpi Dibawa ke Masjid oleh Orang Bersurban Putih, Hasballah Silitonga Masuk Islam

BANDA ACEH - Hasballah Silitonga adalah laki-laki kelahiran Sawit Hulu, Kecamatan Sawit Seberang, Kabupaten...

Mualaf Renate Minta Dimakamkan di Turki Secara Islam

TRABZON -- Renate (83 tahun) meninggal baru-baru ini dan pada akhirnya dimakamkan di distrik...

Jelang Lebaran Pabrik Turunkan TBS, Apkasindo Perjuangan: Praktik Kotor Pengusaha Zalim

SUBULUSSALAM - Wakil Ketua DPP Asosiasi Petani Kelapa Indonesia Apkasindo (Apkasindo) Perjuangan, Subangun Berutu...

Lansia Terima Bantuan Sembako dari Komunitas XTrim Subulusalam

  SUBULUSSALAM - Sejumlah warga lanjut usia (lansia) dan masyarakat kurang mampu di wilayah Kecamatan...

Remaja Masjid Islamic Center Lhokseumawe Gelar Perlombaan Daurah Ramadhan

LHOKSEUMAWE - Remaja Masjid Agung Islamic Center Lhokseumawe menggelar perlombaan 0pada rangkaian penutupan kegiatan...

Polisi Bubarkan Pemasang Petasan di Balai Musara

BLANGKEJEREN - Dua anggota polisi Polres Gayo Lues membubarkan anak-anak dan remaja yang memasang...

HUT ke-59 Korem 011/Lilawangsa, TNI Bagikan Sembako untuk Kaum Duafa

LHOKSEUMAWE - Korem 011/Lilawangsa membagikan sebanyak 200 paket sembako untuk kaum duafa di Lhokseumawe,...