28 C
Banda Aceh
Minggu, Mei 16, 2021

Aceh Hari Ini: Pemuda Sosialis Aceh Bentuk Pasukan Divisi Rencong

BERITA DAERAH

Pada 18 Februari 1947 di Banda Aceh dibentuk Pasukan Divisi Rencong oleh Pemuda Sosialis Indonesia (Pesindo) Aceh, untuk laskar perempuan dinamai Divisi Pocut Baren.

Pelantikan pasukan Divisi Rencong dilakukan di lapangan Blangpadang, Banda Aceh.  Mereka yang dilantik adalah Nyak Neh sebagai Panglima Divisi dan M Saleh Rahmany sebagai Kepala Staf.

Sementara resimen-resimen dipimpin oleh: Muhammad ZZ sebagai Komandan Resimen Istimewa Pocut Baren (laskar perempuan), A Gani Adam sebagai Komandan Resimen Aceh Besar, Putih Mauny sebagai Komandan Resimen Pidie, M Sacharuddin sebagai Komandan Resimen Aceh Tengah, Teuku Syamaun Latif sebagai Komandan Resimen Aceh Utara, Teungku Abdul Azis sebagai Komandan Resimen Aceh Timur, H Daud Dariyah sebagai Komandan Resimen Aceh Barat, dan M Salim Hasjmy sebagai Komandan Resimen Aceh Selatan.

Baca Juga: Dewan Perjuangan Daerah Aceh Dibentuk

Pembentukan pasukan Divisi Rencong dan Divisi Pocut Baren itu merupakan hasil koferensi ketiga Pesindo Aceh yang berlangsung sejak 14 Februari 1947 di Banda Aceh. Sebelumnya pasukan Divisi Rencong bernama Kesatria Pesindo.

Konferensi Pesindo saat itu dihadiri oleh pimpinan dan wakil pimpinan markas Pesindo seluruh Aceh. Hasil konferensi mengesahkan kepengurusan Pesindo Aceh yang baru yang terdiri dari: Ali Hasjmy (Ketua Umum),   T Muhammad Amin (Ketua I), Moehammad ZZ (Ketua II), A Moenir (Ketua III), Tuanku Hasyim (Setia Usaha Umum), Sulaiman Arsyad (Setia Usaha I), T Muhammad Daoed (Setia Usaha II), Bachtiar Loebis (Setia Usaha III), Haroen Joenoes (Bendahara Umum), Oesman Raliby (Pembantu Umum)

Baca Juga: RI dan GAM Hasilkan Konsultasi Keamanan Aceh.

Selain itu juga dibantu oleh beberapa pengurus lainnya yang terdiri dari: Ibrahim, Zaini Bakri, S Ahmad Dahlan, Tgk Sjeh Mahaban, Sahim Hasjmy, Moeding, Ng Soeratno, Raden Indoen, Najan, R Soekarno dan Moehammad Saleh.

Sementara di Dewan Penasehat ada Tuanku Mahmud sebagai ketua, dengan para anggota yang terdiri dari: Amir Husen Al Mujahid, Kolonel Husein Jusuf, MR SM Amin, Tgk Abdurrachman, dan Nyak Mansoer.

Konferensi Pesindo Aceh juga menghasilkan resolusi yang menuntut pemerintah supaya memperkuat tenaga perjuangan, tidak menerima gencatan senjata yang ditawarkan Belanda, melakukan sapu bersih barisan kolone 5 Belanda, menghindari perselisihan antar partai-partai serta organisasi perjuangan, menyingkirkan orang-orang yang tidak disukai rakyat di badan pemerintah.[]

Baca Juga: Kisah Pertama Kali Komandan GAM dan Komandan TNI Bertemu di Satu Meja.

Berita Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

BERITA POPULER

Berita Rekomendasi

Terbaru

Kunjungi Aceh, Ini Kata Menteri Investasi

BANDA ACEH – Menteri Investasi Republik Indonesia, Bahlil Lahadalia, mengunjungi Aceh pada Ahad, 16...

Begini Kondisi Jalan Lintas Gayo Lues-Aceh Timur Setelah Tanah Longsor Dibersihkan

BLANGKEJEREN - Sempat lumpuh total akibat tanah longsor menutupi badan jalan di dua titik...

Puluhan Rumah Terendam Banjir di Aceh Tenggara

KUTACANE – Puluhan rumah dan badan jalan di Dusun Lumban Sormin Desa Lawe Harum,...

Pemuda Lancok-Lancok Salurkan Bantuan Uang Tunai kepada Korban Kebakaran, Pemkab Diminta Bangun Rumah

BIREUEN - Perwakilan Pemuda Gampong Lancok-Lancok, Kecamatan Kuala, Bireuen, menyerahkan bantuan uang tunai kepada...

2030, Umat Islam Rayakan 2 Kali Ramadan dan Idulfitri, Mengapa?

Hari raya Idulfitri umumnya terjadi satu tahun sekali. Namun, pada tahun 2030, umat Islam...

Mualaf Ali Vyacheslav Polosin: Islam di Rusia Miliki Masa Depan Cerah

MOSKOW -- Masyarakat Rusia pertama kali menemukan populasi etnis Muslim Rusia pada paruh kedua...

Pengadaan Fasilitas Penanganan Sampah di Lhokseumawe 2021: Kapal, Truk dan Bin Container

LHOKSEUMAWE - Pemerintah Kota Lhokseumawe melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH) akan membeli sejumlah fasilitas...

Dinilai tak Becus Tangani Sampah, Dewan: Copot Kepala DLH

LHOKSEUMAWE - Anggota DPRK Lhokseumawe, H. Jailani Usman, mendesak Wali Kota Suaidi Yahya mencopot...

9 Manfaat Makan Mangga Muda, Termasuk Sehatkan Jantung dan Mata

Makan mangga muda mungkin bisa membuat air liur keluar lebih banyak, karena rasanya yang...

Gokil, Bocah 12 Tahun Ini Lulus SMA dan Kuliah Bersamaan

Seorang bocah laki-laki berusia 12 tahun membuktikan bahwa kerja kerasnya terbayar saat pendidikannya tamat. Namun...

Mualaf Song Bo-ra: Banyak Orang Korea Salah Paham Tentang Islam

SEOUL -- Seorang wanita mualaf asal Korea Selatan, Song Bo-ra (30-an), menceritakan kisah perjalanannya...

RSUZA Nyaris Penuh, Pasien Covid-19 Lampaui Puncak Kurva Tahun Lalu

BANDA ACEH — Rumah Sakit Umum Daerah dr. Zainoel Abidin (RSUZA) Banda Aceh nyaris...

Kena Prank Elon Musk, Investor Kripto ‘Rugi’ Rp 5.183 T

Ratusan miliar dolar Amerika Serikat (AS) hilang dari industri uang kripto atau cryptocurrency setelah...

Lebaran di Kota, Pasien Sekarat, dan Jika Pemudik Terjebak

HARI raya Idulfitri tahun ini memiliki kisah tersendiri. Pemerintah Aceh melarang masyarakat pulang kampung...

Begini Kondisi Pasien Covid-19 di RSUZA saat Idulfitri

BANDA ACEH — Pasien Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) ada yang harus mengikuti takbiran menyambut...

Ratusan Masjid di Maroko Dilengkapi Sistem Energi Surya, Ini Tujuannya

Ratusan masjid di Maroko akan dilengkapi dengan sistem energi surya dari pemerintah dalam rangka...

Tanah Masa Depan

Karya: Taufik Sentana Peminat sosial-budaya Puluhan peradaban kota pernah ingin menjamahmu. Wahyu kenabian dan jejejak risalah telah memuliakan tanahmu. Entah itu...

Tammy Jadi Mualaf Setelah Dibantu Muslim yang tak Dikenal

Tammy Parkin dilahirkan dan dibesarkan di kota kecil New Hampshire, Amerika Serikat. Penduduk kota...

Merawat Fitri

Karya: Taufik Sentana Peminat prosa religi Setelah fase Ramadan tibalah Fitri. Fitri adalah aroma kesucian, kemurnian dan...

Erdogan: Virus Islamofobia Sama Bahayanya dengan Virus Corona, Menyebar Cepat di Eropa

ANKARA -- Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan mengatakan virus Islamofobia menyebar di Eropa. "Virus Islamofobia,...