27 C
Banda Aceh
Selasa, Mei 11, 2021

Aceh Hari Ini: Pejuang Republiken Keluar dari Sabang

BERITA DAERAH

Pada 24 Maret 1947 sebanyak 42 orang rakyat Aceh pro kemerdekaan Republik Indonesia keluar dari Pulau Weh, Sabang yang sudah diduduki Sekutu/NICA sejak 25 Agustus 1945. Mereka diantara dengan kapal Jansen milik Belanda ke Belawan, kemudian diserahkan ke Residen Aceh di perbatasan Aceh dengan Sumatera Timur.

Meski jarak Sabang dengan pelabuhan Uleelheu hanya satu jam perjalanan kapal laut, tapi Belanda tidak berani mengantar 42 rakyat Aceh itu ke daratan Aceh, tapi membawanya ke Belawan, karena sejak Sekutu/NICA menduduki Sabang, setiap kapal Belanda yang mendekati perairan Aceh selalu ditembaki dengan meriam, begitu juga dengan pesawat Belanda yang melakukan provokasi di udara Aceh, dua pesawat Belanda ditembak jatuh oleh pejuang Aceh dengan meriam sisa-sisa peninggalan tentara Jepang.

Serah terima 42 rakyat Aceh di perbatasan itu dilakukan oleh pejabat militer Belanda kepada Residen Aceh yang diwakili oleh pimpinan beberapa badan dan laskar pejuang. Mereka disembut dengan penuh haru dan disebut sebagai “Republiken Sejati” yang tidak tunduk kepada kekuasaan Sekutu/NICA di Sabang.

Baca Juga: Komando Divisi V TRI Dipindahkan ke Bireuen.

Anwar, salah satu dari 42 rakyat Aceh yang meninggalkan Sabang itu mengatakan, mereka rela meninggalkan keluarganya di Sabang karena tidak mau hidup di bawah kekuasaan Sekutu/NICA. Kehidupan di Sabang saat itu sangat terbelenggu, apa lagi setelah orang-orang pro republik dicatat dan didata oleh Belanda.

Anwar mengatakan setiap hari menyaksikan kesibukan di pangkalan angkatan udara di Cot Bak U, Sabang, kegiatan kapal-kapal perang Belanda menyiapkan serangan ke daratan Aceh dan memburu tongkang-tongkang pengangkut barang ke Aceh.

“Jika keadaan itu kami saksikan terus-menerus tanpa mencari jalan keluar untuk menyatukan diri dengan saudara-saudara di Aceh, berarti kami tidak setia. Oleh karena itulah maka kami beramai-ramai meminta kepada penguasa Belanda di Sabang supaya dibenarkan pindah ke Aceh. Syukurlah permintaan kami dipenuhi dan sekarang kami telah berada di tengah saudara-saudara,” kata Awar.

Anwar bersama rekan-rekannya yang baru pindah dari Sabang itu juga meminta diberi tugas dalam laskar dan badan perjuangan, untuk ikut serta dan dilibatkan dalam perjuangan di Aceh. Lebih jelas tentang itu bisa dibaca dalam buku Modal Perjuangan Kemerdekaan yang ditulis oleh Teuku Alibasjah Talsya, terbitan Lembaga Sejarah Aceh (LSA) tahun 1990.[]

Berita Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

BERITA POPULER

Berita Rekomendasi

Terbaru

Ustaz Tengku Zulkarnain Wafat, UAS Ucapkan Ini

Ustaz Tengku Zulkarnain berpulang ke Rahmatullah pada Senin, 10 Mei 2021 malam bertepatan hari...

Kukuhkan Pengurus MAA, Ini Pesan Wali Nanggroe

BANDA ACEH – Kepengurusan Majelis Adat Aceh masa bakti 2021-2026 secara resmi dikukuhkan oleh...

Kasus Covid-19 Bertambah 68 Orang di Aceh, Lima Meninggal Dunia

BANDA ACEH — Kasus konfirmasi baru Coronavirus Disease 2019 atau Covid-19 bertambah lagi 68...

Anggota DPRK Ini Borong Satu Ton Mentimun Kelompok Tani Tunes Ayu

BLANGKEJEREN - Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Gayo Lues, Idris Arlem, memberikan apresiasi...

AKBP Carlie Jenguk Nek Ipah yang Hidup Sebatang Kara di Penampaan Uken

BLANGKEJEREN - Nek Ipah, warga Desa Penampaan Uken, Kecamatan Blangkejeren, Kabupaten Gayo Lues, butuh...

Masjid Syiah Kuala, Ikon Masyarakat Aceh di Kota Batam

Masjid merupakan salah satu tempat ibadah bagi kaum muslim. Selain digunakan sebagai tempat ibadah,...

Ramai Nasabah Tebus Emas di Pegadaian Lhokseumawe

LHOKSEUMAWE - Pihak Kantor Pegadaian Kota Lhokseumawe menyatakan sebagian besar nasabah menebus gadaian emas...

Pimpin Pengprov Woodball Aceh, Azwardi: Tantangan Berat!

BANDA ACEH – Dunia olahraga Aceh kini kembali diramaikan dengan kehadiran satu cabang baru,...

12 Tahun Jarang Pakai Seragam, Jenderal Ini Bisa Jadi Panglima TNI

Tak sembarangan perwira bisa menduduki kursi Panglima TNI. Selain harus punya jiwa kepemimpinan yang...

Terinspirasi Mohamed Salah, Ben Bird Masuk Islam

LONDON -- Pesepak bola Liverpool asal Mesir, Mohamed Salah, telah memberikan pengaruh positif di...

Alhamdulillah, KNPGL Beli Mentimun Kelompok Tani Tunes Ayu

BLANGKEJEREN - Kelompok Tani Tunes Ayu Desa Raklintang (Bemem Buntul Pegayon), Kecamatan Blangpegayon, Kabupaten...

Mohon Dibaca, Warning Elon Musk Soal Kripto

Uang kripto memang sedang naik daun. Salah satu orang terkaya dunia, Elon Musk bahkan Namun...

Setelah Didalami, BPKP Aceh: Kerugian Negara Kasus Proyek Jalan Muara Situlen-Gelombang di Agara Rp4 M Lebih

BANDA ACEH – Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Perwakilan Aceh menyampaikan informasi terbaru...

Bermimpi Dibawa ke Masjid oleh Orang Bersurban Putih, Hasballah Silitonga Masuk Islam

BANDA ACEH - Hasballah Silitonga adalah laki-laki kelahiran Sawit Hulu, Kecamatan Sawit Seberang, Kabupaten...

Mualaf Renate Minta Dimakamkan di Turki Secara Islam

TRABZON -- Renate (83 tahun) meninggal baru-baru ini dan pada akhirnya dimakamkan di distrik...

Jelang Lebaran Pabrik Turunkan TBS, Apkasindo Perjuangan: Praktik Kotor Pengusaha Zalim

SUBULUSSALAM - Wakil Ketua DPP Asosiasi Petani Kelapa Indonesia Apkasindo (Apkasindo) Perjuangan, Subangun Berutu...

Lansia Terima Bantuan Sembako dari Komunitas XTrim Subulusalam

  SUBULUSSALAM - Sejumlah warga lanjut usia (lansia) dan masyarakat kurang mampu di wilayah Kecamatan...

Remaja Masjid Islamic Center Lhokseumawe Gelar Perlombaan Daurah Ramadhan

LHOKSEUMAWE - Remaja Masjid Agung Islamic Center Lhokseumawe menggelar perlombaan 0pada rangkaian penutupan kegiatan...

Polisi Bubarkan Pemasang Petasan di Balai Musara

BLANGKEJEREN - Dua anggota polisi Polres Gayo Lues membubarkan anak-anak dan remaja yang memasang...

HUT ke-59 Korem 011/Lilawangsa, TNI Bagikan Sembako untuk Kaum Duafa

LHOKSEUMAWE - Korem 011/Lilawangsa membagikan sebanyak 200 paket sembako untuk kaum duafa di Lhokseumawe,...