29.7 C
Banda Aceh
Kamis, Desember 9, 2021

Menunaikan Hak-hak Nabi Muhammad SAW

Jakarta – Pada bulan ini, Rabiul Awwal 1443 Hijriyah, umumnya kaum Muslimin di Indonesia menyambut gembira momentum kelahiran Nabi  Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam (SAW).

Karena, Beliaulah satu-satunya pribadi yang tidak pernah lekang keharuman namanya. Tak pernah pudar kekaguman orang pada keluhuran budinya.

Sepanjang masa, nama Baginda Nabi SAW dielu-elukan. Shalawat untuk beliau banyak dibacakan. Makam beliau pun ramai dikunjungi orang dengan penuh keharuan sembari diiringi tetesan air mata kerinduan.

Pengutusan Rasulullah SAW adalah nikmat yang paling agung bagi umat manusia. Berkat kedatangan beliau, manusia dibebaskan dari kesesatan. Mereka diajak menuju keimanan dan ketakwaan.

Allah subhanahu wa ta’ala berfirman:
Sungguh, Allah telah memberi kaum Mukmin karunia ketika Dia mengutus seorang Rasul (Muhammad) di tengah-tengah mereka dari kalangan mereka sendiri. Ia membacakan kepada mereka ayat-ayat Nya, menyucikan (jiwa) mereka serta mengajari mereka al-Kitab (Al Qur’an) dan hikmah (as-Sunnah) meskipun sebelumnya mereka benar-benar dalam kesesatan yang nyata (QS Ali Imran [3]: 164).

“Lalu cukupkah kita bergembira? Belum. Kita perlu menunaikan hak-hak Rasulullah  SAW,” kata Ustad Supriyanto Gayo, SEI,CHP, saat mengisi khutbah, di Mess Aceh Cikini, Jakarta Pusat, Jumat, 29 Oktober 2021.

Ia menyebutkan, hak yang paling utama adalah mengimani Rasulullah sebagai utusan Allah, sekaligus penutup kenabian dan pembawa risalah terakhir.

“Mengimani Rasulullah merupakan satu kesatuan dengan seluruh keimanan yang lain. Tidak boleh dipisahkan. Tidak seperti orang-orang Yahudi yang telah mengetahui Rasulullah SAW adalah Nabi yang terakhir, namun menolak mengimani beliau. Padahal tanda tanda kenabian telah nyata pada diri Baginda Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam,” sebut  Ustad Supri Gayo yang juga Da’i Melenial MUI Pusat itu.

“Orang-orang (Yahudi dan Nasrani) yang telah kami beri al-Kitab (Taurat dan Injil)
mengenal Muhammad seperti mereka mengenal anak-anaknya sendiri. Sungguh sebagian di antara mereka menyembunyikan kebenaran, padahal mereka mengetahui (QS Al Baqarah [2]: 146)”.

Khatib mengatakan, bukan seperti pengikut Ahmadiyah yang menolak Rasulullah SAW sebagai penutup para Nabi dan Rasul. Mereka malah mengimani Mirza Ghulam Ahmad sebagai Nabi terakhir.

Padahal Rasulullah SAW, telah bersabda, “Aku adalah al-‘Aqib (yang paling belakang). Al-‘Aqib yaitu [Nabi] yang tidak ada lagi Nabi sesudahnya (HR Muslim)”.

Begitu juga membacakan shalawat dan salam bagi beliau adalah hak Nabi SAW. Sebagaimana firman-Nya: “Sungguh Allah dan para malaikat-Nya bershalawat untuk Nabi. Wahai orang-orang yang beriman, bershalawatlah kalian untuk Nabi dan ucapkanlah salam penghormatan kepada dirinya (QS al-Ahzab [33]: 56)”.

Selain itu, Rasulullah SAW juga punya hak untuk dicintai umatnya. Ini adalah bagian kesempurnaan iman. Kecintaan kepada Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bukan cinta biasa, tetapi kecintaan di atas segalanya; melebihi cinta pada harta, keluarga dan manusia lain.

Sabda beliau: “Tidaklah sempurna keimanan salah seorang di antara kalian hingga aku lebih dia cintai dari pada hartanya, keluarganya dan seluruh umat manusia (HR Muslim)”.

“Penting bertanya kepada diri kita, sudah luruskah cinta kita kepada Rasulullah SAW? Jangan-jangan kita lebih cinta kepada keluarga, harta, jabatan, kelompok, suku bangsa, atau tokoh idola kita, melebihi cinta kita kepada baginda Nabi SAW,” katanya.

Ia mengatakan, perhatikan peringatan Allah SWT: “Katakanlah, Jika bapak-bapak kalian, anak-anak kalian, saudara-saudara kalian, istri-istri kalian, keluarga kalian, harta kekayaan yang kalian usahakan, perdagangan yang
kalian khawatirkan kerugiannya dan rumah-rumah tempat tinggal yang kalian sukai lebih kalian cintai daripada Allah dan Rasul-Nya serta berjihad di jalan-Nya, maka tunggulah
sampai Allah memberikan keputusan (azab)-Nya. Allah tidak memberikan petunjuk kepada kaum yang fasik (QS at-Taubah [9]: 24)”.

Menurutnya, ketaatan kepada Rasulullah SAW akan mengantarkan umat ke dalam surga-Nya. Inilah janji Rasulullah SAW: “Setiap umatku masuk surga selain yang enggan,” Para Sahabat bertanya, “Wahai Rasulullah, siapa yang enggan?” Beliau menjawab, “Siapa yang menaatiku masuk surga dan siapa yang membangkang kepadaku berarti ia enggan.” (HR al-Bukhari).

Karena itu jangan sia-siakan rasa cinta kepada Nabi SAW dengan membangkang kepada beliau, menolak syariah Islam yang beliau bawa, mengkriminalisasi khilafah, memusuhi para pengemban dakwah dan membubarkan organisasi Islam, menebarkan fitnah kepada sesama Muslim, lalu malah bermesraan dengan musuh-musuh Allah dan Rasul-Nya.

“Mari kita tunaikan hak-hak Nabi SAW, mulai sekarang. Terima dengan sepenuh hati warisan beliau, Al-Qur’an dan Sunnah. Dan mari kita perjuangkan untuk diterapkan secara kaffah,” ujarnya.[]adv

Berita Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

BERITA POPULER

Terbaru

Ini Ketentuan dalam Ingub Aceh Soal PPKM yang Berlaku pada Lingkungan Kerja Instansi Pemerintah

BANDA ACEH - Selain mengatur pemberlakuan PPKM Mikro sampai tingkat gampong/desa, dalam Instruksi Gubernur...

Ini Waktu Shalat Paling Besar Pahalanya

Ustaz Khalid Basalamah mengatakan shalat merupakan salah satu kewajiban yang harus dikerjakan kaum Muslimin....

PPKM Mikro di Aceh Kembali Diperpanjang, Begini Pemberlakuan Tingkat Gampong

BANDA ACEH - Gubernur Aceh Nova Iriansyah mengeluarkan Instruksi Gubernur Aceh Nomor 26/INSTR/2021/ tentang...

Rakyat Aceh Sumbang Mobil Tangki Air untuk Warga Gaza Palestina

LHOKSEUMAWE - Ikatan Muslimin Aceh Meudalat (IMAM) bekerja sama dengan Hilal Merah Indonesia-Front Persaudaran...

Capaian Vaksinasi Tanggung Jawab Bersama, Masyarakat Diimbau Ikut Membantu

BANDA ACEH - Kapolda Aceh Irjen Pol. Ahmad Haydar mengajak seluruh elemen masyarakat membantu...

Harga CPO Terus Bergerak, TBS Diperkirakan Bisa Tembus Rp 3.000 per Kilogram

SUBULUSSALAM - Harga Tandan Buah Sawit (TBS) kelapa sawit terus mengalami kenaikan sejak setahun...

Bupati Gayo Lues Lantik 45 Pengulu, Ini Nama-Namanya

BLANGKEJEREN - Bupati Gayo Lues H. Muhammad Amru melantik dan mengambil sumpah jabatan 45...

Seluruh Kepala Sekolah dan Guru Diminta Maksimalkan Capaian Vaksinasi Siswa

BANDA ACEH - Seluruh kepala sekolah dan guru SMA maupun SLB yang kewenangannya di...

Ini Kata Sekretaris Perusahaan PT PAG Soal Kunjungan Ahok

LHOKSEUMAWE – Komisaris Utama PT Pertamina (Persero), Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok, berkunjung ke...

HMI Lhokseumawe Serahkan Petisi kepada Ahok saat Berkunjung ke PAG

LHOKSEUMAWE - Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Lhokseumawe dan Aceh Utara menyerahkan petisi dan...

Capai Target Vaksinasi, Muspika Muara Satu dan Nisam Dapat Penghargaan

LHOKSEUMAWE – Kapolres Lhokseumawe AKBP Eko Hartanto memberikan penghargaan kepada Muspika Muara Satu dan...

Gubernur Aceh Silaturahmi dengan Ketua Yarsis dan Rektor Unusa

SURABAYA - Gubernur Aceh Ir Nova Iriansyah MT melakukan silaturahmi dengan Ketua Yayasan Rumah...

Massa IKBAL Hadang Mobil Rombongan Ahok di PAG Lhokseumawe

LHOKSEUMAWE - Masyarakat tergabung dalam Ikatan Keluarga Blang Lancang (IKBAL) menghadang mobil rombongan Komisaris...

Alquran dan Sains Ungkap Gunung Selalu Bergerak Dinamis

GUNUNG Semeru meletus dan mengeluarkan sejumlah material vulkanis pada Sabtu, 4 Desember 2021, sekira...

Ini Langkah Sederhana Istri Menuju Surga

Seorang perempuan itu sejatinya sangat mudah untuk menjadi penghuni surga. Banyak hadis yang menjelaskan...

Aceh Raih Tiga Juara Nasional Vokalis Gambus dan Pop Religi di NTB

LOMBOK –Tiga putra putri Aceh di bawah binaan Lembaga Seni dan Qasidah Indonesia (LASQI)...

Pidie Jaya Juara Umum Pra-PORA Muaythai

BANDA ACEH – Para fighter asal Kabupaten Pidie Jaya sukses mendominiasi perolehan medali pada...

SMAN 9 Tangsel dan SMPN 19 Jakarta Selatan Juara Festival Tari Ratoh Jaroe

JAKARTA - Panitia Badan Penghubung Pemerintah Aceh (BPPA) akhirnya menyerahkan Piala Bergilir Gubernur Aceh...

Milad GAM, Bendera Bintang Bulan Sempat Berkibar di Lhokseumawe

LHOKSEUMAWE - Warga dan mantan kombatan Gerakan Aceh Merdeka (GAM) tergabung dalam Majelis Wilayah...

Kapolres Subulussalam Ingatkan Netizen Tentang Ujaran Kebencian, Ada Sanksi Pidana

  SUBULUSSALAM - Kapolres Subulussalam AKBP Qori Wicaksono mengingatkan pengguna media sosial (medsos) di wilayah...