29.3 C
Banda Aceh
Minggu, Mei 16, 2021

Pedoman Media Siber

BERITA DAERAH

Peraturan Dewan Pers

Pedoman Pemberitaan Media Siber

Kemerdekaan berpendapat, kemerdekaan berekspresi, dan kemerdekaan pers adalah hak asasi manusia yang dilindungi Pancasila, Undang-Undang Dasar 1945, dan Deklarasi Universal Hak Asasi Manusia PBB. Keberadaan media siber di Indonesia juga merupakan bagian dari kemerdekaan berpendapat, kemerdekaan berekspresi, dan kemerdekaan pers.

Media siber memiliki karakter khusus sehingga memerlukan pedoman agar pengelolaannya dapat dilaksanakan secara profesional, memenuhi fungsi, hak, dan kewajibannya sesuai Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers dan Kode Etik Jurnalistik. Untuk itu Dewan Pers bersama organisasi pers, pengelola media siber, dan masyarakat menyusun Pedoman Pemberitaan Media Siber sebagai berikut:

1. Ruang Lingkup

Media Siber adalah segala bentuk media yang menggunakan wahana internet dan melaksanakan kegiatan jurnalistik, serta memenuhi persyaratan Undang-Undang Pers dan Standar Perusahaan Pers yang ditetapkan Dewan Pers.

Isi Buatan Pengguna (User Generated Content) adalah segala isi yang dibuat dan atau dipublikasikan oleh pengguna media siber, antara lain, artikel, gambar, komentar, suara, video dan berbagai bentuk unggahan yang melekat pada media siber, seperti blog, forum, komentar pembaca atau pemirsa, dan bentuk lain.

2. Verifikasi dan keberimbangan berita

Pada prinsipnya setiap berita harus melalui verifikasi.
Berita yang dapat merugikan pihak lain memerlukan verifikasi pada berita yang sama untuk memenuhi prinsip akurasi dan keberimbangan.

Ketentuan dalam butir (a) di atas dikecualikan, dengan syarat:

Berita benar-benar mengandung kepentingan publik yang bersifat mendesak;

Sumber berita yang pertama adalah sumber yang jelas disebutkan identitasnya, kredibel dan kompeten;
Subyek berita yang harus dikonfirmasi tidak diketahui keberadaannya dan atau tidak dapat diwawancarai;
Media memberikan penjelasan kepada pembaca bahwa berita tersebut masih memerlukan verifikasi lebih lanjut yang diupayakan dalam waktu secepatnya. Penjelasan dimuat pada bagian akhir dari berita yang sama, di dalam kurung dan menggunakan huruf miring.
Setelah memuat berita sesuai dengan butir (c), media wajib meneruskan upaya verifikasi, dan setelah verifikasi didapatkan, hasil verifikasi dicantumkan pada berita pemutakhiran (update) dengan tautan pada berita yang belum terverifikasi.

3. Isi Buatan Pengguna (User Generated Content)

Media siber wajib mencantumkan syarat dan ketentuan mengenai Isi Buatan Pengguna yang tidak bertentangan dengan Undang-Undang No. 40 tahun 1999 tentang Pers dan Kode Etik Jurnalistik, yang ditempatkan secara terang dan jelas.
Media siber mewajibkan setiap pengguna untuk melakukan registrasi keanggotaan dan melakukan proses log-in terlebih dahulu untuk dapat mempublikasikan semua bentuk Isi Buatan Pengguna. Ketentuan mengenai log-in akan diatur lebih lanjut.
Dalam registrasi tersebut, media siber mewajibkan pengguna memberi persetujuan tertulis bahwa Isi Buatan Pengguna yang dipublikasikan:
Tidak memuat isi bohong, fitnah, sadis dan cabul;
Tidak memuat isi yang mengandung prasangka dan kebencian terkait dengan suku, agama, ras, dan antargolongan (SARA), serta menganjurkan tindakan kekerasan;
Tidak memuat isi diskriminatif atas dasar perbedaan jenis kelamin dan bahasa, serta tidak merendahkan martabat orang lemah, miskin, sakit, cacat jiwa, atau cacat jasmani.
Media siber memiliki kewenangan mutlak untuk mengedit atau menghapus Isi Buatan Pengguna yang bertentangan dengan butir (c).
Media siber wajib menyediakan mekanisme pengaduan Isi Buatan Pengguna yang dinilai melanggar ketentuan pada butir (c). Mekanisme tersebut harus disediakan di tempat yang dengan mudah dapat diakses pengguna.
Media siber wajib menyunting, menghapus, dan melakukan tindakan koreksi setiap Isi Buatan Pengguna yang dilaporkan dan melanggar ketentuan butir (c), sesegera mungkin secara proporsional selambat-lambatnya 2 x 24 jam setelah pengaduan diterima.
Media siber yang telah memenuhi ketentuan pada butir (a), (b), (c), dan (f) tidak dibebani tanggung jawab atas masalah yang ditimbulkan akibat pemuatan isi yang melanggar ketentuan pada butir (c).
Media siber bertanggung jawab atas Isi Buatan Pengguna yang dilaporkan bila tidak mengambil tindakan koreksi setelah batas waktu sebagaimana tersebut pada butir (f).

4. Ralat, Koreksi, dan Hak Jawab

Ralat, koreksi, dan hak jawab mengacu pada Undang-Undang Pers, Kode Etik Jurnalistik, dan Pedoman Hak Jawab yang ditetapkan Dewan Pers.
Ralat, koreksi dan atau hak jawab wajib ditautkan pada berita yang diralat, dikoreksi atau yang diberi hak jawab.
Di setiap berita ralat, koreksi, dan hak jawab wajib dicantumkan waktu pemuatan ralat, koreksi, dan atau hak jawab tersebut.
Bila suatu berita media siber tertentu disebarluaskan media siber lain, maka:
Tanggung jawab media siber pembuat berita terbatas pada berita yang dipublikasikan di media siber tersebut atau media siber yang berada di bawah otoritas teknisnya;
Koreksi berita yang dilakukan oleh sebuah media siber, juga harus dilakukan oleh media siber lain yang mengutip berita dari media siber yang dikoreksi itu;
Media yang menyebarluaskan berita dari sebuah media siber dan tidak melakukan koreksi atas berita sesuai yang dilakukan oleh media siber pemilik dan atau pembuat berita tersebut, bertanggung jawab penuh atas semua akibat hukum dari berita yang tidak dikoreksinya itu.
Sesuai dengan Undang-Undang Pers, media siber yang tidak melayani hak jawab dapat dijatuhi sanksi hukum pidana denda paling banyak Rp500.000.000 (Lima ratus juta rupiah).

5. Pencabutan Berita

Berita yang sudah dipublikasikan tidak dapat dicabut karena alasan penyensoran dari pihak luar redaksi, kecuali terkait masalah SARA, kesusilaan, masa depan anak, pengalaman traumatik korban atau berdasarkan pertimbangan khusus lain yang ditetapkan Dewan Pers.
Media siber lain wajib mengikuti pencabutan kutipan berita dari media asal yang telah dicabut.
Pencabutan berita wajib disertai dengan alasan pencabutan dan diumumkan kepada publik.

6. Iklan

Media siber wajib membedakan dengan tegas antara produk berita dan iklan.
Setiap berita/artikel/isi yang merupakan iklan dan atau isi berbayar wajib mencantumkan keterangan ”advertorial”, ”iklan”, ”ads”, ”sponsored”, atau kata lain yang menjelaskan bahwa berita/artikel/isi tersebut adalah iklan.

7. Hak Cipta
Media siber wajib menghormati hak cipta sebagaimana diatur dalam peraturan perundang-undangan yang berlaku.

8. Pencantuman Pedoman
Media siber wajib mencantumkan Pedoman Pemberitaan Media Siber ini di medianya secara terang dan jelas.

9. Sengketa
Penilaian akhir atas sengketa mengenai pelaksanaan Pedoman Pemberitaan Media Siber ini diselesaikan oleh Dewan Pers.

Jakarta, 3 Februari 2012
(Pedoman ini ditandatangani oleh Dewan Pers dan komunitas pers di Jakarta, 3 Februari 2012).[]

Berita Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

BERITA POPULER

Berita Rekomendasi

Terbaru

Kunjungi Aceh, Ini Kata Menteri Investasi

BANDA ACEH – Menteri Investasi Republik Indonesia, Bahlil Lahadalia, mengunjungi Aceh pada Ahad, 16...

Begini Kondisi Jalan Lintas Gayo Lues-Aceh Timur Setelah Tanah Longsor Dibersihkan

BLANGKEJEREN - Sempat lumpuh total akibat tanah longsor menutupi badan jalan di dua titik...

Puluhan Rumah Terendam Banjir di Aceh Tenggara

KUTACANE – Puluhan rumah dan badan jalan di Dusun Lumban Sormin Desa Lawe Harum,...

Pemuda Lancok-Lancok Salurkan Bantuan Uang Tunai kepada Korban Kebakaran, Pemkab Diminta Bangun Rumah

BIREUEN - Perwakilan Pemuda Gampong Lancok-Lancok, Kecamatan Kuala, Bireuen, menyerahkan bantuan uang tunai kepada...

2030, Umat Islam Rayakan 2 Kali Ramadan dan Idulfitri, Mengapa?

Hari raya Idulfitri umumnya terjadi satu tahun sekali. Namun, pada tahun 2030, umat Islam...

Mualaf Ali Vyacheslav Polosin: Islam di Rusia Miliki Masa Depan Cerah

MOSKOW -- Masyarakat Rusia pertama kali menemukan populasi etnis Muslim Rusia pada paruh kedua...

Pengadaan Fasilitas Penanganan Sampah di Lhokseumawe 2021: Kapal, Truk dan Bin Container

LHOKSEUMAWE - Pemerintah Kota Lhokseumawe melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH) akan membeli sejumlah fasilitas...

Dinilai tak Becus Tangani Sampah, Dewan: Copot Kepala DLH

LHOKSEUMAWE - Anggota DPRK Lhokseumawe, H. Jailani Usman, mendesak Wali Kota Suaidi Yahya mencopot...

9 Manfaat Makan Mangga Muda, Termasuk Sehatkan Jantung dan Mata

Makan mangga muda mungkin bisa membuat air liur keluar lebih banyak, karena rasanya yang...

Gokil, Bocah 12 Tahun Ini Lulus SMA dan Kuliah Bersamaan

Seorang bocah laki-laki berusia 12 tahun membuktikan bahwa kerja kerasnya terbayar saat pendidikannya tamat. Namun...

Mualaf Song Bo-ra: Banyak Orang Korea Salah Paham Tentang Islam

SEOUL -- Seorang wanita mualaf asal Korea Selatan, Song Bo-ra (30-an), menceritakan kisah perjalanannya...

RSUZA Nyaris Penuh, Pasien Covid-19 Lampaui Puncak Kurva Tahun Lalu

BANDA ACEH — Rumah Sakit Umum Daerah dr. Zainoel Abidin (RSUZA) Banda Aceh nyaris...

Kena Prank Elon Musk, Investor Kripto ‘Rugi’ Rp 5.183 T

Ratusan miliar dolar Amerika Serikat (AS) hilang dari industri uang kripto atau cryptocurrency setelah...

Lebaran di Kota, Pasien Sekarat, dan Jika Pemudik Terjebak

HARI raya Idulfitri tahun ini memiliki kisah tersendiri. Pemerintah Aceh melarang masyarakat pulang kampung...

Begini Kondisi Pasien Covid-19 di RSUZA saat Idulfitri

BANDA ACEH — Pasien Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) ada yang harus mengikuti takbiran menyambut...

Ratusan Masjid di Maroko Dilengkapi Sistem Energi Surya, Ini Tujuannya

Ratusan masjid di Maroko akan dilengkapi dengan sistem energi surya dari pemerintah dalam rangka...

Tanah Masa Depan

Karya: Taufik Sentana Peminat sosial-budaya Puluhan peradaban kota pernah ingin menjamahmu. Wahyu kenabian dan jejejak risalah telah memuliakan tanahmu. Entah itu...

Tammy Jadi Mualaf Setelah Dibantu Muslim yang tak Dikenal

Tammy Parkin dilahirkan dan dibesarkan di kota kecil New Hampshire, Amerika Serikat. Penduduk kota...

Merawat Fitri

Karya: Taufik Sentana Peminat prosa religi Setelah fase Ramadan tibalah Fitri. Fitri adalah aroma kesucian, kemurnian dan...

Erdogan: Virus Islamofobia Sama Bahayanya dengan Virus Corona, Menyebar Cepat di Eropa

ANKARA -- Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan mengatakan virus Islamofobia menyebar di Eropa. "Virus Islamofobia,...