27 C
Banda Aceh
Selasa, Mei 11, 2021
Array

Mahasiswa Pertanian se-Indonesia Kecam Penahanan Lima Petani Leuser

BERITA DAERAH

BANDA ACEH – Ikatan Senat Mahasiswa Pertanian se-Indonesia (ISMPI) mengatakan, penahanan lima petani di kaki Gunung Leuser, Aceh Tenggara oleh Polda Aceh dinilai lemah. Pasalnya belum ada bukti-bukti otentik yang menguatkan tuduhan atas mereka sehingga polisi bisa menahan kelima petani itu.

Lima petani tersebut ditahan di Mapolda Aceh atas tuduhan perusakan kantor Balai Besar Taman Nasional Gunung Leuser di Aceh Tenggara, saat demonstrasi Persatuan Petani Kawasan Kaki Gunung Leuser pada 6 Maret 2016 lalu.

Demo tersebut dilakukn untuk menolak tindakan BBTNGL yang dinilai agresif terhadap tanaman pertanian dan perkebunan warga, yang juga memaksa agar petani menghentikan segala aktivitas pertanian mereka di kawasan hutan lindung yang sudah dilakukan secara turun temurun oleh masyarakat setempat.

Mantan pimpinan tertinggi ISMPI, Ananda Bahri, mengatakan seharusnya permasalahan ini bisa diselesaikan secara demokratis dan tidak menimbulkan kegaduhan di masyarakat.

“Menginggat petani di kawasan ini adalah petani yang secara turun temurun melakukan budidaya pertanian serta turut aktif dalam menjaga kelestarian alam Kawasan Gunung Leuser dan sudah ditetapkan sebagai masyarakat adat oleh Mahkamah Konstitusi berdasarkan surat No 35/PUU-X/2012,” kata Ananda Bahri kepada portalsatu.com, melalui siaran pers Selasa, 22 Maret 2016.

Ananda menjelaskan, berdasarkan Penjelasan Undang Undang Pokok Agraria (UUPA) tahun 1960 yang merupakan pelaksanaan dari ketentuan pasal 33 ayat (3)  UUD 1945 yang menyatakan bahwa bumi, air dan kekayaan alam yang terkandung di dalamnya dikuasai oleh Negara dan dipergunakan sebesar-besarnya untuk kemakmuran rakyat, artinya masyarakat adat memiliki hak ulayat dalam pengelolaan sumberdaya alam disekitarnya yang dikelola secara turun temurun selama puluhan tahun.

“Untuk itu saya mengajak seluruh elemen masyarakat aceh untuk mendukung petani PPKKGL atas haknya dan harus diselesaikan secara Alternatif Dispute Resolution (ADR), di mana penyelesaian ini diharapkan melibatkan masyarakat, pemerintah, perguruan tinggi, LSM dan para ahli dalam mengambil langkah selanjutnya, karena menginggat pentingnya upaya pemulihan kondisi sosial ekonomi  masyarakat dari dampak yang telah dilakukan BBTNGL terhadap petani di kaki Gunung Lauser,” kata mahasiswa Fakultas Pertanian Unsyiah ini.

Ia juga meminta Polda Aceh agar kasus ini bisa segera di SP3 kan dan juga membebaskan lima petani PPKKGL dari tahanan.

“Mengingat desakan ini tidak hanya hadir dari petani PPKKGL melainkan dari seluruh mahasiswa pertanian Indonesia, paguyuban, LSM dan masyarakat aceh. Saya akan bertemu dengan anggota DPR RI, senator asal Aceh, anggota DPRA dan teman-teman mahasiswa untuk menggalang kekuatan untuk sama-sama membahas dan mencari solusi dari persoalan ini,” ujarnya.[](ihn)

Berita Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

BERITA POPULER

Berita Rekomendasi

Terbaru

Ustaz Tengku Zulkarnain Wafat, UAS Ucapkan Ini

Ustaz Tengku Zulkarnain berpulang ke Rahmatullah pada Senin, 10 Mei 2021 malam bertepatan hari...

Kukuhkan Pengurus MAA, Ini Pesan Wali Nanggroe

BANDA ACEH – Kepengurusan Majelis Adat Aceh masa bakti 2021-2026 secara resmi dikukuhkan oleh...

Kasus Covid-19 Bertambah 68 Orang di Aceh, Lima Meninggal Dunia

BANDA ACEH — Kasus konfirmasi baru Coronavirus Disease 2019 atau Covid-19 bertambah lagi 68...

Anggota DPRK Ini Borong Satu Ton Mentimun Kelompok Tani Tunes Ayu

BLANGKEJEREN - Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Gayo Lues, Idris Arlem, memberikan apresiasi...

AKBP Carlie Jenguk Nek Ipah yang Hidup Sebatang Kara di Penampaan Uken

BLANGKEJEREN - Nek Ipah, warga Desa Penampaan Uken, Kecamatan Blangkejeren, Kabupaten Gayo Lues, butuh...

Masjid Syiah Kuala, Ikon Masyarakat Aceh di Kota Batam

Masjid merupakan salah satu tempat ibadah bagi kaum muslim. Selain digunakan sebagai tempat ibadah,...

Ramai Nasabah Tebus Emas di Pegadaian Lhokseumawe

LHOKSEUMAWE - Pihak Kantor Pegadaian Kota Lhokseumawe menyatakan sebagian besar nasabah menebus gadaian emas...

Pimpin Pengprov Woodball Aceh, Azwardi: Tantangan Berat!

BANDA ACEH – Dunia olahraga Aceh kini kembali diramaikan dengan kehadiran satu cabang baru,...

12 Tahun Jarang Pakai Seragam, Jenderal Ini Bisa Jadi Panglima TNI

Tak sembarangan perwira bisa menduduki kursi Panglima TNI. Selain harus punya jiwa kepemimpinan yang...

Terinspirasi Mohamed Salah, Ben Bird Masuk Islam

LONDON -- Pesepak bola Liverpool asal Mesir, Mohamed Salah, telah memberikan pengaruh positif di...

Alhamdulillah, KNPGL Beli Mentimun Kelompok Tani Tunes Ayu

BLANGKEJEREN - Kelompok Tani Tunes Ayu Desa Raklintang (Bemem Buntul Pegayon), Kecamatan Blangpegayon, Kabupaten...

Mohon Dibaca, Warning Elon Musk Soal Kripto

Uang kripto memang sedang naik daun. Salah satu orang terkaya dunia, Elon Musk bahkan Namun...

Setelah Didalami, BPKP Aceh: Kerugian Negara Kasus Proyek Jalan Muara Situlen-Gelombang di Agara Rp4 M Lebih

BANDA ACEH – Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Perwakilan Aceh menyampaikan informasi terbaru...

Bermimpi Dibawa ke Masjid oleh Orang Bersurban Putih, Hasballah Silitonga Masuk Islam

BANDA ACEH - Hasballah Silitonga adalah laki-laki kelahiran Sawit Hulu, Kecamatan Sawit Seberang, Kabupaten...

Mualaf Renate Minta Dimakamkan di Turki Secara Islam

TRABZON -- Renate (83 tahun) meninggal baru-baru ini dan pada akhirnya dimakamkan di distrik...

Jelang Lebaran Pabrik Turunkan TBS, Apkasindo Perjuangan: Praktik Kotor Pengusaha Zalim

SUBULUSSALAM - Wakil Ketua DPP Asosiasi Petani Kelapa Indonesia Apkasindo (Apkasindo) Perjuangan, Subangun Berutu...

Lansia Terima Bantuan Sembako dari Komunitas XTrim Subulusalam

  SUBULUSSALAM - Sejumlah warga lanjut usia (lansia) dan masyarakat kurang mampu di wilayah Kecamatan...

Remaja Masjid Islamic Center Lhokseumawe Gelar Perlombaan Daurah Ramadhan

LHOKSEUMAWE - Remaja Masjid Agung Islamic Center Lhokseumawe menggelar perlombaan 0pada rangkaian penutupan kegiatan...

Polisi Bubarkan Pemasang Petasan di Balai Musara

BLANGKEJEREN - Dua anggota polisi Polres Gayo Lues membubarkan anak-anak dan remaja yang memasang...

HUT ke-59 Korem 011/Lilawangsa, TNI Bagikan Sembako untuk Kaum Duafa

LHOKSEUMAWE - Korem 011/Lilawangsa membagikan sebanyak 200 paket sembako untuk kaum duafa di Lhokseumawe,...