Beranda News Diduga Peras Kontraktor, Polisi Tangkap Oknum Wartawan

Diduga Peras Kontraktor, Polisi Tangkap Oknum Wartawan

0
BLANGKEJEREN – Tim Polres Gayo Lues menangkap seorang oknum wartawan yang diduga melakukan pemerasan terhadap kontraktor Rp5 juta.
Kapolres Gayo Lues AKBP Carlie Syahputra Bustamam didampingi Wakapolres Kompol M. Wali saat konferensi pers di mapolres, Senin, 25 Januari 2021, mengatakan oknum wartawan berinisial D, warga Blangkejeren, itu diamankan pada Kamis, 14 Januari lalu.
“Kronologinya, pelapor atas nama Amir, Direktur CV Putra Nanggro Aceh melaporkan bahwa D, oknum wartawan, memerasnya. Kemudian petugas melakukan operasi tangkap tangan (OTT) setelah D menerima uang dari kontraktor yang melapor,” kata Kapolres.
Menurut Kapolres, Amir merupakan kontraktor pekerjaan di Puskesmas Rikit Gaib. Proyek itu kemudian diberitakan D melalui salah satu media online. Setelah itu, Amir meminta D menghapus berita tersebut.
“Untuk menghapus berita yang naik di salah satu media itu, D meminta uang Rp5 juta, kemudian diberikan, dan langsung ditangkap di kedai kopi Winlah Blower, Blangkejeren, pukul 19:30 WIB,” ujar Kapolres.
Sementara itu, D mengaku pada Kamis, 14 Januari 2021 dirinya dihubungi Amir. “Kemudian kami duduk minum kopi. Setelah itu, dia minta agar berita yang naik dihapus. Saya bilang, boleh, asalkan ada uang jerih payahnya,” kata D.
Amir lantas berjanji akan bertemu kembali dengan D di kedai kopi Winlah usai Magrib. “Saat kami bertemu di kedai kopi itu, Amir langsung menyerahkan uang kepada saya sembari meminta agar dikantongkan biar tidak nampak (dilihat) orang. Setelah Amir pergi, tim dari Polres langsung menangkap saya,” tutur D.
Rencananya, kata D, uang itu akan dibagi-bagikan kepada rekannya yang ikut turun ke ke Puskesmas Rikit Gaib. Namun, rekan-rekannya tidak mengetahui dirinya telah bertemu dan menerima uang dari Amir.
“Berita saya itu ada dugaan bahwa sebagian item pekerjaan tidak dikerjakan, seperti pot bunga, kemudian airnya tidak masuk. Amir itu sendiri yang meminta saya menghapus beritanya, jadi saya merasa dijebak dalam perkara ini,” ucap D.[](*)

Tinggalkan Balasan