27.1 C
Banda Aceh
Senin, April 12, 2021

Penjelasan Pemkab Aceh Utara Soal Ganti Rugi Tanah Masyarakat Blang Pante di Waduk Keureuto

BERITA DAERAH

ACEH UTARA – Pemkab Aceh Utara menyatakan inventarisasi lahan untuk lokasi Waduk Krueng Keureuto merupakan kewenangan BPN, dan pembayaran ganti rugi oleh Balai Wilayah Sungai Sumatera-I. Pembebasan lahan itu juga tidak ada kaitannya dengan tapal batas desa.

Hal itu disampaikan Asisten I Sekda Aceh Utara, Dayan Albar, saat dihubungi portalsatu.com via telepon seluler, Sabtu, 30 Januari 2021. Dayan Albar menyebut kewenangan ganti rugi lahan itu bukan pada Pemkab Aceh Utara, tapi di Badan Pertanahan Nasional (BPN) dan Balai Wilayah Sungai Sumatera-I.

“Itu kan Proyek Strategis Nasional (PSN), maka kewenangan bukan dari pemerintah daerah. Kalau prosesnya itu dari BPN, sedangkan untuk pembayaran dari pihak Balai Wilayah Sungai Sumatera-I. Untuk inventarisasi lahan itu dilakukan pihak Kantor BPN Aceh Utara sebelumnya, karena itu memang tugas mereka,” kata Dayan Albar.

Menurut Dayan, karena bukan kewenangan Pemkab Aceh Utara maka pihaknya tidak terlalu mengikuti lagi sejauh mana sudah perkembangannya. “Begitu juga berkaitan luas lahan, bagaimana sistem pembayaran, apa saja yang bisa dibayar, itu proses administrasi di BPN. Mungkin untuk pembayarannya apakah nanti bersumber dari dana APBN. Sedangkan tugas Pemkab adalah perencanaan dan persiapan. Untuk tahapan pelaksanaan itu dari BPN”.

“Karena prinsipnya kita kan hanya menyampaikan kepada BPN untuk dipercepat. Sedangkan bisa atau tidak itu BPN yang lebih tahu secara teknis. Dan kenapa terlambat, apakah ada kekurangan dokumen atau bagaimana, itu mereka (BPN) yang lebih mengetahui,” ujar Dayan.

Dayan juga menyampaikan bahwa masalah pembebasan lahan itu tidak ada kaitannya dengan tapal batas antara Desa Blang Pante, Kecamatan Paya Bakong dengan Plu Pakam, Tanah Luas, Aceh Utara. “Jadi, jangan nanti dikait-kaitkan kalau ada perselisihan tapal batas itu terhambatnya pembebasan lahan, tidak ada hubungan itu”.

“Karena pada dasarnya kepemilikan tanah itu di mana saja bisa. Artinya, tidak ada kaitan mengenai hal tersebut dan berbeda persoalannya. Yang lebih tahu siapa kepemilikannya itu adalah BPN,” ucap Dayan Albar.

Diberitakan sebelumnya, tokoh masyarakat Gampong Blang Pante, Kecamatan Paya Bakong, meminta Pemerintah Kabupaten Aceh Utara, BPN dan Balai Wilayah Sungai Sumatera-I mempercepat proses pembayaran ganti rugi tanah warga desa itu di kawasan Waduk Krueng Keureuto.

Hal itu disampaikan Keuchik Gampong Blang Pante, Marzuki Abdullah, dalam keterangan pers diterima portalsatucom, Sabtu, 30 Januari 2021. Menurut Marzuki, lahan yang akan dibebaskan itu berada dalam wilayah Gampong Blang Pante untuk lokasi bendungan dan pengambilan material konstruksi Waduk Krueng Keureuto.

“Saat ini lahan yang akan dibebaskan tersebut merupakan lahan pertanian masyarakat yang belum ada bangunan apapun. Luasnya kurang lebih 420 hektare,” ujar Marzuki.

Marzuki mengatakan inventarisasi tanah itu telah selesai dilakukan pemerintah. Namun, sampai saat ini belum ada kejelasan kapan kepastian dilakukan pembayaran ganti rugi kepada masyarakat pemilik lahan.

“Ini sudah seringkali dipertanyakan masyarakat mengenai kepastian ganti rugi tersebut. Tetapi tidak dapat memberikan kepastian waktu dilakukan pembayaran, karena itu merupakan kewenangan Pemkab Aceh Utara, Badan Pertanahan Nasional (BPN) Aceh Utara serta pihak terkait lainnya,” kata Marzuki.

Marzuki menyebut pembangunan Waduk Krueng Keureuto itu untuk mengatasi banjir di Aceh Utara dan tersedianya air irigasi pertanian. “Saya selaku Keuchik berharap Pemkab Aceh Utara, BPN maupun Balai Wilayah Sungai Sumatera-I segera memberikan kepastian kapan dilaksanakan ganti rugi tanah kepada masyarakat,” tuturnya.

Dia juga menyampaikan bahwa sengketa wilayah antara Gampong Blang Pante, Kecamatan Paya Bakong dengan Gampong Plu Pakam, Kecamatan Tanah Luas, sudah lama selesai. Sebab, kedua belah pihak telah musyawarah pada 22 April 2020 yang melahirkan kesepakatan pemilihan peta dasar, yaitu peta topdam tahun 1977 serta bersepakat titik koordinat tapal batas kedua belah pihak.

Kuasa Hukum Keuchik Blang Pante, Zul Azmi Abdullah, S.H., juga meminta Pemkab Aceh Utara, BPN Aceh Utara dan Balai Wilayah Sungai Sumatera-I serta pihak terkait lainnya segera melakukan pembayaran ganti rugi tanah tersebut. “Karena secara yuridis telah ada landasan hukum untuk melakukan pembayaran tanah,” ucapnya.

Menurut dia, soal gugatan perdata terkait sengketa wilayah atau tapal batas dua desa itu sudah ada putusan Pengadilan Negeri (PN) Lhoksukon Nomor: 6/Pdt.G/2020 tanggal 30 April 2020 pada 26 November 2020. “Amarnya (putusan) menyatakan gugatan penggugat (Keuchik Plu Pakam) tidak dapat diterima (Niet Onvankelijke Verklaard),” tutur Zul Azmi.

Selain itu, kata Zul Azmi, sudah ada Peraturan Bupati Aceh Utara Nomor 1 Tahun 2021 tentang Penetapan, Penegasan dan Pengesahan Batas Wilayah Gampong Blang Pante, Kecamatan Paya Bakong dengan Gampong Plu Pakam, Tanah Luas, tanggal 8 Januari 2021.

“Peraturan Bupati Nomor 1 Tahun 2021 ini telah ditetapkan sehingga sengketa wilayah sudah terselesaikan. Semua pihak harus taat pada peraturan itu,” ucap Zul Azmi.[](Fazil)

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

BERITA POPULER

Berita Rekomendasi

Terbaru

Es Teler Bang Gam

 BANDA ACEH - Bulan puasa tahun ini akan kita masuki esok, Selasa, 13 April...

Prihatin Insentif Imam Masjid Belum Dibayar, Salehati Sarankan BPKD Prioritaskan Pencairan Dana Desa

SUBULUSSALAM - Politikus Partai Aceh, Salehati menyarankan pemerintah melalui Badan Pengelolaan Keuangan Daerah (BPKD)...

Ini Kata Kasatlantas Lhokseumawe Soal Pengaturan Lalu Lintas saat Ramadhan

LHOKSEUMAWE- Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Lhokseumawe memprediksi akan terjadi kepadatan dan kemacetan di...

Polres Gayo Lues Gelar Operasi Keselamatan-2021

BLANGKEJEREN - Polres Gayo Lues akan melaksanakan Operasi Keselamatan Seulawah-2021 selama 14 hari, mulai...

Nasib Pengungsi Rohingya di Aceh: Merajut Asa, Menunggu tanpa Kepastian

Muhammad Ismail (24 tahun), pengungsi Rohingya, datang dari Malaysia ke Aceh demi menemui istrinya...

Dilema “Lawan Covid-19” Pengungsi Rohingya Aceh

Pengungsi Rohingya diharuskan disiplin menerapkan protokol kesehatan demi terhindar dari infeksi Covid-19. Namun, masyarakat...

Pengungsi Rohingya di Lhokseumawe Siapkan Ikan Asin untuk Menu Berbuka hingga Dikirim ke Medan, Begini Pengolahannya

LHOKSEUMAWE – Pengungsi Rohingnya di Lhokseumawe menyiapkan ikan asin untuk menu berbuka puasa di...

Over Kapasitas Lapas di Aceh Hampir 500 Persen

BANDA ACEH – Over kapasitas di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) di Aceh sudah hampir mencapai...

Sambut Ramadhan, Anggota DPRK Salehati Berikan Bantuan ke Masjid-masjid

SUBULUSSALAM - Anggota DPRK Subulussalam dari Partai Aceh, Salehati memberikan bantuan paket Ramadhan 1442...

Inilah Ragam Makanan Sehat untuk Jantung

Mengonsumsi makanan sehat untuk jantung dan menjalani pola hidup sehat dapat membuat Anda terhindar...

Ini Nama-nama Pengurus Dewan Perwakilan Mahasiswa USK 2021

BANDA ACEH - Struktural Dewan Perwakilan Mahasiswa Universitas Syiah Kuala (DPM USK) Tahun 2021...

Pimpinan Kelompok Salamullah Lia Eden Meninggal Dunia

Pimpinan kelompok Salamullah Lia Aminuddin alias Lia Eden meninggal dunia. Kabar tersebut dibagikan dalam...

11 Kandidat Siap Rebut Kursi Ketum HMI Lhokseumawe-Aceh Utara

LHOKSEUMAWE - Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Lhokseumawe- Aceh Utara akan melaksanakan Konferensi Cabang...

Walkot Bintang: Harga Sembako Stabil, Tidak ada Lonjakan

SUBULUSSALAM - Wali Kota Subulussalam, H. Affan Alfian Bintang memastikan harga kebutuhan pokok di...

Jelang Ramadhan, Walkot Bintang Blusukan Cek Harga Sembako

 SUBULUSSALAM - Wali Kota Subulussalam, H. Affan Alfian Bintang blusukan di pasar mingguan Penanggalan...

3.264 Peserta Ikut UTBK SBMPTN di Unimal, Ini Aturannya

LHOKSEUMAWE - Pelaksanaan Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) untuk Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi...

Ini Harga Daging dan Kepala Sapi di Pasar Geudong

ACEH UTARA - Harga daging sapi pada meugang pertama menyambut bulan puasa tahun ini...

Kepala Polisi New York Kawal Masjid Islamic Center

NEW YORK- Imam Besar Masjid Islamic Center New York, Amerika Serikat, Imam Shamsi Ali...

Ini 10 Orang Terkaya RI, Ada Bos Kamu?

Forbes kembali merilis daftar orang-orang terkaya di dunia melalui 'The Richest in 2021'. Sejumlah...

Dawn Maqsood, Muslim Skotlandia

Dawn Maqsood menghadapi tantangan yang tak mudah usai memutuskan menjadi Muslim. Namun, tantangan itu...