27.2 C
Banda Aceh
Rabu, April 21, 2021

Tebing Gunung Retak, Pemukiman Warga Terancam Disapu Longsoran

BERITA DAERAH

BLANGKEJEREN – Sekitar setengah hektar tebing gunung di desa Pepelah, Kecamatan Pining, Kabupaten Gayo Lues retak karena labil setelah diguyur hujan. Jika hujan dengan itensitas tinggi terus terjadi, pemukiman warga di bawahnya terancam tetimpa longsoran.

Camat Pining, Win Zulfian, Sabtu, 23 Januari 2021 mengabarkan bahwa pihaknya sudah melakukan peninjauan ke lokasi. Tim survei melihat ada keretakan tanah seluas setengah hektar dan banyak batu besar yang berpeluang turun ke arah perumahan warga jika longsoran terjadi.

“Warga Pepelah meminta kepada Pemerintah Daerah agar merelokasikan pemukiman penduduk ketempat yang aman, warga mengaku tidak berani lagi tinggal di rumah masing-masing, namun meski begitu, ada juga warga yang tetap bersikeras tinggal di rumahnya, dan kami sudah menyarankan agar untuk sementara tinggal di tempat pengungsian dulu,” ungkapnya.

Win Zulfian menambahkan, meski belum ada kerusakan rumah warga akibat lumpur yang terbawa air dari tebing gunung, tapi mereka khawatir sewaktu-waktu longsoran tebing gunung bisa menimbun pemukiman warga.

“Tadi malam saya bersama warga di pengungsian, jumlahnya sekitar 167 orang, itu sudah termasuk yang mengungsi ke rumah saudaranya, sementara sebagian lagi ada yang menjaga rumahnya, mungkin takut kehilangan barang-barang,” tambahnya.

Pemukiman warga desa Pepelah memang berada di bawah bukit dengan ketinggin 300 meter lebih dengan kondisi yang cukup miring. Saat ini, anak sungai dari atas gununng masih mengeluarkan air keruh bercampur lumpur. Win Zulfian mengaku sudah menyampaikan hal itu kepada Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Gayo Lues.

“Mungkin hari Senin akan didiskusikan dengan Bupati H Muhammad Amru terkait permintaan warga yang inggin direlokasi. Kami juga sudah cek ke lokasi relokasi, namun tidak cocok lantaran daerah itu juga berpeluang sewaktu-waktu terjadi longsor,” jelas Win Zulfian.

Sementara di desa Pasir Putih, selain rumah warga dan jembatan gantung yang menjadi imbas longsor dan banjir bandang, salah satu Pustu yang biasa menjadi tempat warga berobat juga masuk lumpur, dan pihak desa bersama pihak kecamatan sudah berupaya melakukan penangan. [Win Porang]

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

BERITA POPULER

Berita Rekomendasi

Terbaru

Bazar Perpena, 100 Persen Keuntungan Disalurkan kepada Warga Kurang Mampu

SUBULUSSALAM - Ketua Persatuan Pemuda Penanggalan (Perpena) Kota Subulussalam, R Hidayat Putra Manurung mengatakan...

Pegawai Kejaksaan Gayo Lues Teken Komitmen Wilayah Bebas Korupsi

BLANGKEJEREN - Pegawai Kejaksaan Negeri Kabupaten Gayo Lues melakukan penandatanganan komitmen bersama untuk mewujudkan...

Keuchik Diminta Pahami Permendes Terkait Penggunaan Dana Desa

BANDUNG – Para kepala desa (keuchik) diminta untuk memahami Peraturan Menteri Desa, Pembangunan Daerah...

[Cerita Bersambung] KAPTEN LET PANDE: Episode 5

KAPTEN LET PANDE Episode 4 - Cerita Bersambung - Novel Serial Karya: Thayeb Loh Angen Dari atas...

Perkemahan Penghafal Alquran di Masjid Agung Islamic Center Lhokseumawe Dibuka

LHOKSEUMAWE - Perkemahan Tahfidz Gerakan Pemuda Rihlah Shaum (PETA GPRS) ke-5 dan Daurah Ramadhan...

Pimpinan DPRK Surati Bupati, Kisruh Penetapan Komisioner Baitul Mal Gayo Lues Berakhir

BLANGKEJEREN - Pimpinan Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Gayo Lues sudah melayangkan surat kepada...

Polisi Buru Tersangka Penganiayaan Ibu Rumah Tangga di Dewantara

ACEH UTARA - Polsek Dewantara, Aceh Utara, memburu pria berinisial D (24), diduga melakukan...

Ikamat Harap Dukungan Pemerintah Aceh

ISTANBUL - Pengurus Ikatan Masyarakat Aceh - Turki (Ikamat) menyampaikan apresiasi dan terima kasih...

Rintihan Putri Kamaliah, Putri Pahang dibalik Puing-Puing Kehilangan

Karya: Jamaluddin Peminat Sastra, Lhokseumawe. Perhiasan ini telah berdebu Rinduku takkan pernah lekang Apa yang telah terjadi Duhai Pemilik...

Rapat IPAL di Kantor Ombudsman Aceh, Ini Pandangan Mapesa

BANDA ACEH - Ombudsman RI Perwakilan Aceh melaksanakan rapat tentang Instalasi Pembuangan Air Limbah...

Kereta dan Kota Emas Firaun Ditemukan, Tongkat Nabi Musa Dicari

Heboh penemuan Kota Emas berusia 3.000 tahun yang digadang-gadang peninggalan kerjaan Firaun melengkapi penemuan...

Anggota Dewan Gayo Lues ‘Dinonaktifkan’, Ini Surat Ketua DPRK

BLANGKEJEREN - Masyarakat Kabupaten Gayo Lues yang hendak berurusan atau menjumpai Anggota Dewan Perwakilan...

Operasi Senyap Kopassus Jalan Kaki Ratusan Km saat Puasa di Rimba Kalimantan

Puasa Ramadhan adalah salah satu ibadah yang wajib dilakukan oleh seluruh umat Islam. Selama...

Akhlak Calon Suami Antarkan Nadya Jadi Mualaf

Nadya Noviena, yang saat ini berusia 24 tahun, wanita yang baru saja memeluk Islam...

Bintang Borong Takjil Perpena, Bagikan kepada Abang Becak

SUBULUSSALAM - Lapak pedagang takjil menyediakan menu berbuka puasa milik  Persatuan Pemuda Penanggalan (Perpena)...

[Cerita Bersambung] KAPTEN LET PANDE: Episode 4

KAPTEN LET PANDE Episode 4 - Cerita Bersambung - Novel Serial Karya: Thayeb Loh Angen Setelah matahari...

Pemilik Tanah di Areal Waduk Keureuto Datangi BPN Aceh Utara Terkait Persoalan Ini

ACEH UTARA - Sejumlah pemilik tanah sah yang berada di Gampong Blang Pante, Kecamatan...

Perang Aceh-Portugis Dalam Lukisan Maestro Delsy Syamsumar

Memasuki ruang kontemporer Museum Aceh, Rabu, 14 April 2021 lalu, 28 lukisan dari para...

Putra Subulussalam ini Wakili Aceh jadi Anggota Paskibraka di Istana Negara

SUBULUSSALAM - Kota Subulussalam, patut berbangga hati, dua putra putri terbaik di Bumi Syekh...

Anak 8 Tahun Diculik di Prancis, Penyelamatannya Mirip Operasi Militer

Seorang anak perempuan delapan tahun asal Prancis diselamatkan di Swiss kemarin setelah lima hari...