27.4 C
Banda Aceh
Jumat, April 16, 2021

Bertugas di Blue Line, Kontingen Garuda Cegah Tank Israel Masuk Lebanon

BERITA DAERAH

LHOKSUKON – Tiga prajurit TNI Kompi Senapan B Batalyon Komando 469 Paskhas yang tergabung dalam Kontingen Garuda (Kongan) United Nations Interim Force in Lebanon (UNIFIL) berhasil melaksanakan tugas dengan baik sebagai peacekeeper. Mereka pernah menghalau tank Israel yang hendak menerobos kawasan Blue Line.

Sertu Sumarno, salah satu dari tiga parjurit Kontingen Garuda tersebut, Kamis, 11 Februari 2021, sore, mengungkapkan tugas mereka di sana tidak selalu menghadapi konflik bersenjata, tapi mengemban misi penjaga perdamaian. Mereka juga kerap berbaur dengan masyarakat hingga disambut baik di lingkungan negara tersebut, bahkan warga Lebanon sangat welcome terhadapat prajurit TNI.

“Dari kami atau Kipan B Yonko 469 Paskhas ada tiga personel yang ditugaskan ke sana yaitu Sertu Sumarno, Kopda Haryadi dan Praka Saepudin. Kami ditempatkan di tiga pos yang berbeda selama di Lebanon,” ungkap Sumarno selaku Dantim, usai upacara penyambutan mereka di Markas Kompi Senapan B Yonko 469 Paskhas, di Desa Pinto Makmur, Kecamatan Muara Batu, Aceh Utara.

Baca Juga: Usai Tugas di Lebanon Tiga Prajurit Kontingen Garuda Kembali ke Aceh

Sumarno menceritakan sambutan masyarakat Lebanon di sekitar Kompi dia bertugas  sangat baik, karena sebagai bangsa Indonesia sangat dikenal oleh masyarakat Lebanon. Ia mengaku sampai selesai tugas tidak terjadi kontak tembak senjata. Namun, konflik ataupun gejolak timbul pada dua bulan pertama hingga akhir penugasan, hampir setiap bulannya ada penonjolan situasi di daerah Blue Line (Garis Biru) tepatnya di perbatasan antara Lebanon dan Israel.

Ketika ada penonjolan situasi pihaknya mengatasi dengan sigap melalui jalur komunikasi yang telah terkontrol dengan baik, mereka dilakukan peleraian atau tugas perdamaian. Tujuannya agar kedua negara itu sendiri tidak terjadi konflik yang berkelanjutan. Namun gejolak sempat terjadi ketika ada sebuah tank Israel yang hendak menerobos pembatas blue line.

“Kita sebagai pasukan penjaga perdamaian selalu siap sedia berada di posisi yang ada di koordinat tertentu yang sudah ditentukan, tentunya melalui laporan dari tim yang berada di pos-pos lain. Untuk di Blue Line sendiri ada Pos 34, Pos 35 dan Pos 36, ketiga pos itu selalu menyampaikan informasi atau hal-hal yang menonjol di lapangan kepada kelompok komunikasi atau TOC yang ada di kompi (pos) kami,” kata Sumarno.

Menurut Sumarno, pasukan perdamaian dari setiap negara itu berbeda pos atau area penjagaan di sana. Untuk Satgas Yonmek TNI XXIII-N itu sebelumnya dikirimkan ke Lebanon tiga Matra (TNI AD, TNI AL, TNI AU) berjumlah 850 personel. Terkait kondisi terakhir hingga tugasnya selesai di sana aman dan tidak ada lagi gejolak.[]

Baca Juga: Perayaan Tahun Baru Imlek di Banda Aceh Sepi.

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

BERITA POPULER

Berita Rekomendasi

Terbaru

Gubernur Aceh Sampaikan LKPJ 2020: Realisasi Pendapatan Rp14,4 Triliun, Belanja Rp13,2 T

BANDA ACEH – Realisasi Pendapatan Aceh Tahun Anggaran (TA) 2020 mencapai Rp.14,441 triliun lebih...

Profil CEO Brian Armstrong, Sosok yang Bawa Coinbase Melantai di Wall Street

Resmi melantai di wall street, perusahaan jual beli mata uang kripto, Coinbase mampu membawa...

Dishub Lhokseumawe Atur Lalu Lintas Jelang Buka Puasa di Lokasi Ini

LHOKSEUMAWE - Petugas Dinas Perhubungan (Dishub) Lhokseumawe ikut mengatur arus lalu lintas di sejumlah...

[Cerita Bersambung] KAPTEN LET PANDE: Episode 1

KAPTEN LET PANDE Episode 1 - Cerita Bersambung - Novel Serial Karya: Thayeb Loh Angen Seratus perahu...

Ini Pesan Khatib saat Shalat Jumat di Masjid Islamic Center Lhokseumawe

LHOKSEUMAWE - Ramai jamaah melaksanakan shalat Jumat pada pekan pertama bulan suci Ramadhan 1442...

Dipecat dan Banyak Utang, Wanita Ini Bangkit dengan Rp 72 Ribu

Dipecat dari pekerjaan dengan gaji besar serta memiliki setumpuk utang memang bukan hal yang...

Perempuan Kreatif, Siti Juita Mastura Aktif Ciptakan Drone

BATU PAHAT - Kemunculan wanita dalam bidang teknologi dron amat kurang, sedangkan usaha itu...

Abu Bakar Omar, Aktor Senior Malaysia Meninggal Dunia

KUALA LUMPUR - Aktor senior Malaysia, Abu Bakar Omar, meninggal dunia pada pukul 9.04...

Ini Bahayanya Sering Isi BBM Saat Tangki Kosong

MENGISI bahan bakar minyak (BBM) sudah menjadi kewajiban bagi setiap pemilik kendaraan. Tanpa BBM,...

AS Jatuhkan Sanksi dan Usir Diplomat Rusia terkait Intervensi

Amerika Serikat menjatuhkan sanksi dan mengusir 10 diplomat Rusia pada Kamis 15 April 2021...

Neraca Perdagangan Indonesia Surplus 1,57 Miliar Dolar AS

JAKARTA – Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), Neraca perdagangan Indonesia Maret 2021 kembali...

Ini Penyakit yang Menyebabkan Bau Mulut

Bau mulut tidak hanya disebabkan oleh kebersihan mulut yang tidak terjaga, tapi juga bisa...

Dari Balik Penjara, Habib Rizieq Shihab Selesaikan Gelar S-3

JAKARTA - Kuasa Hukum Habib Rizieq Shihab (HRS), Aziz Yanuar menyampaikan kabar bahwa kliennya...

Artis Pakistan Menggubah Lagu Hubungan Turki, Azerbaijan, Pakistan

Seorang seniman nasyid Pakistan telah membuat lagu dan membuat video musik untuk menarik perhatian...

Puasa yang Sia-sia, Hati- Hati Ini Penyebabnya

Puasa yang sia-sia. Istilah ini sering terdengar namun apa maksudnya dan orang yang bagaimana...

Mualaf Inggris Olu Thomas: Saya Jatuh Cinta Pada Islam

LONDON -- Perantau Inggris bernama Olu Thomas adalah pengusaha yang sangat sukses di Uni...

Aksi Solidaritas untuk Nurhadi, AJI Banda Aceh: Usut Tuntas Kekerasan Terhadap Jurnalis

BANDA ACEH - Para jurnalis berhimpun dalam Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Banda Aceh menggelar...

IOM Serahkan Pendingin Vaksin kepada Dinkes Lhokseumawe

LHOKSEUMAWE - International Organization for Migration (IOM) menyerahkan satu unit pendingin vaksin (TCW3000AC) kepada...

9 Resep Minuman Apel Cocok untuk Sahur, Bisa Kurangi Kantuk

Apel merupakan salah satu buah yang mudah ditemukan dan harganya terjangkau. Apel sangat baik...

Tangan-Tangan yang Menggapai Meraih Puncak Dunia

Karya: Jamaluddin Penyuka Sastra Ingin meraih Jalanan berbatu dan terjal Terjatuh bergulingan ke jurang Bangkit kembali Berjalan merasakan perihnya runcing-runcing...