27.9 C
Banda Aceh
Selasa, April 20, 2021

Kisah Sukses Sabriandi Honorer yang Beralih jadi Petani Jagung

BERITA DAERAH

BLANGKEJEREN – Sebagai tenaga honorer di Sekretariat Daerah (Setda) Kabupaten Gayo Lues, pendapatan Sabriandi hanya pas-pasan untuk menghidupi istri dan satu anaknya. Kebutuhan hidup yang semakin hari semakin banyak, membuat pria kelahiran 15 Maret 1984 itu memikirkan cara lain untuk memperoleh pendapatan tambahan.

Bermodal pengalamannya bertani jagung di Aceh Tenggara, Sabriandi memberanikan diri menyewa lahan terlantar milik penduduk. Kini lahan terlantar milik warga yang disewa semakin luas, dan jagung yang ditanamnya sudah hampir panen lagi.

Baca Juga: Kisah Sukses Yani, Pebisnis Pakaian dengan Omset Miliaran.

Seperti Jumat, 19 Februari 2021 kemarin, ayah satu anak itu tampak tergesa-gesa menuju kebun di bawah terik matahari.  Ia ingin melihat jagung yang ditanam empat bulan lalu di kawasan Lempuh, Kecamatan Blangkejeren, Kabupaten Gayo Lues. Ia terlihat senang, usahanya tidak sia-sia.

“Alhamdulilah sudah mulai kering buahnya. Sebelum merantau ke Gayo Lues, tahun 2000 lalu saya pernah menanam jagung di Aceh Tenggara, hasilnya lumayan juga, tapi lebih banyak hasil menanam jagung di Gayo Lues, di sini tanahnya sangat subur ,” ungkapnya.

Sabriandi awalnya tak menyangka ia akan sukses menjadi petani jagung di Gayo Lues. Pada tahun 2005 lalu ia merantau dari Ketambe, Kabupaten Aceh Tenggara ke Kabupaten Gayo Lues. Untuk menopang hidup ia hanya mengandalkan penghasilan dari pekerjaannya sebagai tenaga honorer di pemerintahan.

Baca Juga: Muhammad Nazar Raih Penghargaan Inspiring Innovative Professional.

Sebelumnya, saat masih lajang, Sabriandi sudah berniat inggin menanam jagung di daerah Kecamatan Blangkejeren, tetapi terkendala tidak memiliki lahan dan tidak berani menyewa lahan warga.

Baru pada tahun 2010 ia memberanian diri menyewa lahan milik warga di desa Palok. Dari sana ia mulai merintis usaha taninya. Setelah berkeluarga, ia memperluas lahan yang disewa dari masyarakat. Atas dorongan istrinya, Sabriandi semakin bersemangat bertani, dari 5 kilogram bibit jagung yang ditanamnya di lahan sewa, ia memperoleh hasil panen sampai 4 ton jagung kering dengan harga jual Rp 3.000 per kilogram.

Setelah itu ia pun memberanikan diri memperluas lagi lahan yang disewa dari masyarakat. Ia mendatanggi pemilik kebun yang lahannya dibiarkan terlantar,  kemudian menyewanya dengan harga yang pantas. Untuk satu hektar lahan ia sewa Rp5 juta per tahun, dengan target bisa dua kali panen.

“Terakhir saya panen pada bulan September 2020 lalu, itu luas jagung yang saya tanam 2 hektar lahan, hasilnya ada 17 ton jagung dengan harga Rp 3 ribu per kilogram, jika ditotalkan penghasilannya sekitar Rp 51 juta,” katanya sambil tersenyum.

Baca Juga: 20 Desa di Gayo Lues Rawan Penyalahgunaan Narkoba.

Menanam jagung kata Sabriandi, petani harus benar-benar bisa memperkirakan cuaca dan menghindari panen bersamaan dengan petani jagung di tanah Karo, Sumatera Utara, jika kedua itu bisa diprediksi, maka hasil menanam jagung selama empat bulan akan bagus.

“Jagung yang sekarang ini sudah berumur 4 bulan, ini luasnya 2,5 hektar, target saya hasil panenya di atas 20 ton Insya Allah. Dan semua lahan ini saya sewa dari warga,” jelasnya.

Sabriandi mengajak masyarakat Gayo Lues untuk mengubah nasih sendiri dengan memafaatkan lahan yang ada, jangan sampai tanah subur di Gayo Lues dibiarkan terlantar.

“Untuk mencukupi kebutuhan rumah tangga, saya rasa masyarakat sudah harus berpikir, dan menguranggi waktu yang terbuang sia-sia. Tanah di Gayo Lues ini sangat subur, tinggal memanfaatkanya dengan baik, maka lahan itu akan menghidupi dan memenuhi kebutuhan kita,” pungkasnya.[]

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

BERITA POPULER

Berita Rekomendasi

Terbaru

Perkemahan Penghafal Alquran di Masjid Agung Islamic Center Lhokseumawe Dibuka

LHOKSEUMAWE - Perkemahan Tahfidz Gerakan Pemuda Rihlah Shaum (PETA GPRS) ke-5 dan Daurah Ramadhan...

Pimpinan DPRK Surati Bupati, Kisruh Penetapan Komisioner Baitul Mal Gayo Lues Berakhir

BLANGKEJEREN - Pimpinan Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Gayo Lues sudah melayangkan surat kepada...

Polisi Buru Tersangka Penganiayaan Ibu Rumah Tangga di Dewantara

ACEH UTARA - Polsek Dewantara, Aceh Utara, memburu pria berinisial D (24), diduga melakukan...

Ikamat Harap Dukungan Pemerintah Aceh

ISTANBUL - Pengurus Ikatan Masyarakat Aceh - Turki (Ikamat) menyampaikan apresiasi dan terima kasih...

Rintihan Putri Kamaliah, Putri Pahang dibalik Puing-Puing Kehilangan

Karya: Jamaluddin Peminat Sastra, Lhokseumawe. Perhiasan ini telah berdebu Rinduku takkan pernah lekang Apa yang telah terjadi Duhai Pemilik...

Rapat IPAL di Kantor Ombudsman Aceh, Ini Pandangan Mapesa

BANDA ACEH - Ombudsman RI Perwakilan Aceh melaksanakan rapat tentang Instalasi Pembuangan Air Limbah...

Kereta dan Kota Emas Firaun Ditemukan, Tongkat Nabi Musa Dicari

Heboh penemuan Kota Emas berusia 3.000 tahun yang digadang-gadang peninggalan kerjaan Firaun melengkapi penemuan...

Anggota Dewan Gayo Lues ‘Dinonaktifkan’, Ini Surat Ketua DPRK

BLANGKEJEREN - Masyarakat Kabupaten Gayo Lues yang hendak berurusan atau menjumpai Anggota Dewan Perwakilan...

Operasi Senyap Kopassus Jalan Kaki Ratusan Km saat Puasa di Rimba Kalimantan

Puasa Ramadhan adalah salah satu ibadah yang wajib dilakukan oleh seluruh umat Islam. Selama...

Akhlak Calon Suami Antarkan Nadya Jadi Mualaf

Nadya Noviena, yang saat ini berusia 24 tahun, wanita yang baru saja memeluk Islam...

Bintang Borong Takjil Perpena, Bagikan kepada Abang Becak

SUBULUSSALAM - Lapak pedagang takjil menyediakan menu berbuka puasa milik  Persatuan Pemuda Penanggalan (Perpena)...

[Cerita Bersambung] KAPTEN LET PANDE: Episode 4

KAPTEN LET PANDE Episode 4 - Cerita Bersambung - Novel Serial Karya: Thayeb Loh Angen Setelah matahari...

Pemilik Tanah di Areal Waduk Keureuto Datangi BPN Aceh Utara Terkait Persoalan Ini

ACEH UTARA - Sejumlah pemilik tanah sah yang berada di Gampong Blang Pante, Kecamatan...

Perang Aceh-Portugis Dalam Lukisan Maestro Delsy Syamsumar

Memasuki ruang kontemporer Museum Aceh, Rabu, 14 April 2021 lalu, 28 lukisan dari para...

Putra Subulussalam ini Wakili Aceh jadi Anggota Paskibraka di Istana Negara

SUBULUSSALAM - Kota Subulussalam, patut berbangga hati, dua putra putri terbaik di Bumi Syekh...

Anak 8 Tahun Diculik di Prancis, Penyelamatannya Mirip Operasi Militer

Seorang anak perempuan delapan tahun asal Prancis diselamatkan di Swiss kemarin setelah lima hari...

2 Kasat dan 2 Kapolsek Diganti, Ini Kata Kapolres Gayo Lues

BLANGKEJEREN - Empat perwira di jajaran Polres Kabupaten Gayo Lues digantikan dengan yang baru...

Mengenal Struktur Tulang Belakang dan Fungsinya

Tulang belakang memiliki peran penting dalam menopang tubuh manusia. Dengan mengenali struktur tulang belakang,...

Kisah Putri Tanjung Jatuh Bangun Jalani Bisnis Sejak Usia 15 Tahun

Putri Indahsari Tanjung dikenal dengan Putri Tanjung, adalah anak pertama dari Chairul Tanjung. Menjadi...

Ratusan Petani Jagung Gayo Lues Sulit Tebus Pupuk Subsidi, Pemda Diminta Ambil Tindakan

BLANGKEJEREN - Petani jagung di Kabupaten Gayo Lues mengaku kesulitan menebus pupuk subsidi dari...