30.3 C
Banda Aceh
Senin, April 19, 2021

Ini Kata Aktivis FPARAL Soal Kantor BBTNGL

BERITA DAERAH

BLANGKEJEREN – Forum Parlemen Jalanan (FPARAL) Kabupaten Gayo Lues meminta pemerintah mempertimbangkan penempatan Kantor Balai Besar Taman Nasional Gunung Leuser (BBTNGL) yang dipindahkan dari Sumatra Utara ke Provinsi Aceh. Sebaiknya lokasi Kantor BBTNGL tidak berjauhan dengan hutan Leuser.

Pernyataan itu disampaikan Riky Udayara, Aktivis FPARAL, Kamis, 18 Februari 2021. Dia menilai Kantor BBTNGL lebih tepat dibangun di Kabupaten Gayo Lues lantaran Taman Nasional Gunung Leuser (TNGL) di Aceh yang paling luas berada di Gayo Lues.

“Dengan berkantornya BBTNGL di Gayo Lues akan memudahkan pemerintah untuk mengamati dan mengontrol secara langsung kondisi TNGL saat ini. TNGL juga dapat lebih dekat dengan masyarakat yang tinggal di seputaran kawasan TNGL yang notabenenya adalah penerima mamfaat langsung atas setiap program-program pemerintah melalui BBTNGL,” kata Riky melalui pesan WhatsApp.

Menurut Riky, pemindahan Kantor BBTNGL dari Sumatra ke Ibukota Provinsi Aceh malah lebih menjauhkan rentang kendali menuju hutan Leuser terluas di Aceh. Jika dari Sumatera Utara jarak ke pusat TNGL hanya 200-300 Km, ketika BBTNG berakntor di Banda Aceh akan berjarak 400-500 Km menuju pusat TNGL.

“Masalah kantor memang bukan menjadi patokan utama, asalkan komitmen menjaga hutan Leuser dan menyejahterakan masyarakat yang tinggal di kaki hutan Leuser bisa terpenuhi. Namun lebih tepatnya, Kantor BBTNGL jauh lebih baik jika berada di kawasan tempat tinggal masyarakat yang selama ini menjaga hutan Lindung,” tuturnya.

FPARAL juga mendesak Anggota DPR RI dari Komisi IV, H. Irmawan dan Fahri yang merupakan putra asli kaki gunung Leuser, agar ikut memperjuangkan penempatan Kantor BBTNGL di tempat yang semestinya, tidak terlalu jauh dari TNGL.

“Letak Kantor BBTNGL berada di Gayo Lues adalah bukti nyata keseriusan pemerintah untuk menjamin keselamatan TNGL itu sendiri, dan memerhatikan masyarakat yang berada di seputaran kawasan TNGL,” kata Riky.

Berdasarkan pantauan FPARAL, kata Riky, kondisi TNGL di Gayo Lues saat ini sudah sangat mengkhawatirkan karena secara terus menerus dilakukan perambahan oleh oknum yang tidak peduli dan paham tentang fungsi hutan. Hal ini juga tidak bisa dipungkiri karena faktor ekonomi masyarakat tidak begitu baik, dan TNGL belum memiliki solusi kongkret tentang itu.

“Jadi perambahan hutan di Gayo Lues dalam rangka memenuhi kebutuhan hidup masyarakat yang terus berlangsung, karena di kawasan TNGL yang sudah ditebang, masyarakat menanam kopi, serai wangi, jahe dan tanaman lainya,” ucap Riky.[]

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

BERITA POPULER

Berita Rekomendasi

Terbaru

Kisah Putri Tanjung Jatuh Bangun Jalani Bisnis Sejak Usia 15 Tahun

Putri Indahsari Tanjung dikenal dengan Putri Tanjung, adalah anak pertama dari Chairul Tanjung. Menjadi...

Ratusan Petani Jagung Gayo Lues Sulit Tebus Pupuk Subsidi, Pemda Diminta Ambil Tindakan

BLANGKEJEREN - Petani jagung di Kabupaten Gayo Lues mengaku kesulitan menebus pupuk subsidi dari...

Pesawat Jatuh di Prancis, 4 Orang Tewas

Empat orang tewas dalam kecelakaan pesawat di Paris, Prancis, Minggu 18 April 2021. Pesawat ringan...

Kelainan Genetik Langka, Bayi 3 Bulan Lahir dengan 3 Penis

Seorang bayi laki-laki dari Duhok, Irak dilaporkan memiliki tiga penis setelah dilahirkan. Hal ini...

Malam Ini Grand Final Indonesian Idol Special Season

JAKARTA - Indonesian Idol Special Season telah mencapai puncaknya setelah terpilih dua finalis yang...

Rempah-Rempah Khas Gresik, Sehat dan Cocok untuk Buka Puasa

MINUMAN temu mesem khas Gresik, Jawa Timur, menjadi hidangan yang pas untuk buka puasa...

Mualaf Landisa: Aku Berkomitmen pada Islam, Aku Telah Pulang

Landisa, berkisah tentang kepindahan agamanya dari Kristen ke Islam. Dia tumbuh sebagai seorang Kristen...

[Cerita Bersambung] KAPTEN LET PANDE: Episode 3

KAPTEN LET PANDE Episode 3 - Cerita Bersambung - Novel Serial Karya: Thayeb Loh Angen Aroma ikan...

Safari Ramadhan di Mutiara Timur, Keurukon Katibul Wali Serahkan Sejumlah Bantuan

PIDIE – Malam keenam Ramadhan 1442 Hijriah atau 2021 Masehi, Keurukon Katibul Wali Nanggroe...

Laptop Tidak Mau Menyala, Ini Solusinya

Saat kita sedang melakukan aktivitas menggunakan laptop, terkadang banyak sekali kendala yang kita temui....

9 Alasan Harus Makan Telur Setiap Hari, Menyehatkan Mata Lebih Pintar

Nutrisi yang berbeda dalam telur dapat memberi tubuh semua jenis manfaat kesehatan yang tidak...

Jack Ma Terancam Didepak Perusahaannya Sendiri

BEIJING - Ant Group, perusahaan fintech yang didirikan dan dikendalikan Jack Ma, dilaporkan malah...

Ferrari Akan Rilis Mobil Listrik Pertama pada 2025

Banyak pembesut mobil mainstream yang belakangan ini mengembangkan mobil listrik, namun tidak dengan produsen...

Susah Salat, Model AS Halima Aden Pensiun dari Dunia Fesyen

Model muslimah Amerika Serikat (AS) kelahiran Somalia, Halima Aden mengumumkan pensiun dari dunia fesyen....

Hujan Deras, Singapura Diterjang Banjir Bandang

Banjir bandang dilaporkan terjadi di beberapa bagian Singapura, di tengah hujan lebat yang mengguyur...

Imam Syafii Minum Air Zamzam dan Ini yang Terjadi

Rasulullah SAW telah menunjukkan tentang berkah dan keutamaan air zamzam. عَنْ جَابِرٍ قَالَ : سَمِعْتُ...

Di Musala Ini Imam dan Seluruh Jamaahnya Perempuan

Salat Isya dan Tarawih jamaah seluruhnya perempuan. Mulai azan, iqamah dan imam salat dilakukan...

Mualaf Amerika Wolfe: Bagi Saya Islam Agama yang Sempurna

WASHINGTON - Seorang penyair, penulis Amerika Serikat (AS), dan Presiden dan Produser Co-Executive dari...

Helen Mccrory, Aktris Pemeran Film Harry Potter Meninggal Dunia

Aktor Inggris Helen McCrory, yang membintangi acara televisi "Peaky Blinders" dan film "Harry Potter",...

Giliran Rombongan PKK Subulussalam Buru Kuliner di Ramadhan Fair

  SUBULUSSALAM - Suasana Ramadhan Fair yang berlokasi di Jalan Raja Asal, depan Masjid Agung...