27.1 C
Banda Aceh
Senin, April 12, 2021

Dua Perbup Dinilai Bermasalah, Zubir HT Dorong Pimpinan DPRK Bentuk Pansus

BERITA DAERAH

LHOKSUKON – Wakil Ketua Panitia Legislasi DPRK Aceh Utara, Zubir HT., mendorong Pimpinan DPRK segera membentuk Pansus untuk mengkaji dua Perbup yang dinilai bermasalah sehingga muncul penolakan dari masyarakat.

“Terkait dengan banyaknya kebijakan pemerintah yang ditolak oleh masyarakat Aceh Utara, terutama menyangkut Perbup Nomor 01 Tahun 2021 dan Perbup Nomor 03 tentang Siltap, saya menyarankan Pimpinan DPRK Aceh Utara untuk menginisiasi pelaksanaan Pansus agar memiliki ruang yang luas dalam mengkaji dan menganalisa kedua Perbup tersebut,” kata Zubir HT., melalui siaran persnya, Selasa, 30 Maret 2021, malam.

Catatan portalsatu.com, Perbup Aceh Utara Nomor 1 Tahun 2021 tentang Penetapan dan Penegasan Batas Wilayah Gampong Blang Pante, Kecamatan Paya Bakong, dengan Gampong Plu Pakam, Kecamatan Tanah Luas. Sedangkan Perbup Nomor 3 Tahun 2021 tentang Tata Cara Pengalokasian Alokasi Dana Gampong (ADG) dalam Kabupaten Aceh Utara Tahun Anggaran 2021, yang turut mengatur soal penghasilan tetap (Siltap) aparatur desa.

Penolakan terhadap Perbup Nomor 3 Tahun 2021 kembali dilakukan mahasiswa dan aparatur gampong melalui aksi demo di DPRK Aceh Utara, Senin/kemarin.

“Kita perlu mempelajari berbagai kebijakan pemerintah yang menimbulkan keresahan dan gejolak sosial dalam kehidupan masyarakat Aceh Utara saat ini. Apalagi dampak dari kedua Perbup tersebut sangat mengkhawatirkan, terutama Perbup Nomor 01 tentang Penegasan Tapal Batas Tanah Luas dan Paya Bakong yang sampai saat ini Geuchik di Kecamatan Tanah Luas masih belum mengambil stempelnya di Kantor Camat dan membuat lumpuhnya administrasi gampong,” tegas Zubir HT.

“Yang kedua Perbup pengaturan Siltap, perlu kita ketahui daerah lain PMK 17 itu sifatnya kan menyeluruh, tapi justru kebijakan di daerah lain tidak sampai menimbulkan gejolak apapun,” tambah Zubir yang juga Anggota Komisi III DPRK.

Itulah sebabnya, Zubir menyarankan agar Pimpinan DPRK Aceh Utara menginisiasi Pansus Keuangan atau Pansus Kebijakan Pemkab Aceh Utara. “DPR sebagai representasi dari rakyat wajib hukumnya memperjuangkan kepentingan rakyat,” tegasnya.

Menurut Zubir, soal Perbup Nomor 1 Tahun 2021 tentang Penegasan Tapal Batas Paya Bakong dan Tanah Luas, ia sudah mencoba membaca berbagai risalah notulensi rapat dan telaah staf dalam proses mediasi yang dilaksanakan pemerintah sejak 2019.

“Didalamnya ada masukan dan arahan Bupati untuk menggunakan batas alam (sungai) dalam proses mediasi sebagaimana lazimnya batas wilayah yang digunakan seperti SK HGU dan SK Perpanjangan HGU PT Satya Agung. Namun ada (oknum) pemerintah yang justru menggiring opini agar kedua pihak menyepakati penggunaan peta Top dam/Topo mini atau topografi militer yang dikeluarkan TNI AD tahun 1976 sebagai referensi penyelesaian tapal batas. Padahal pihak gampong yang satunya lagi sama sekali tidak mengerti dan memahami maksud peta Top dam itu sendiri. Akhirnya dalam Perbup juga digunakan dasar tapal batas mengacu pada peta Top dam yang menimbulkan gejolak sampai saat ini,” ujar Zubir.

Zubir menambahkan “walaupun (persoalan tapal batas) saat ini sedang dikaji dan diselesaikan Komisi I DPRK Aceh Utara, tapi pelaksanaan Pansus akan menghentikan sejenak proses pekerjaan di lapangan agar kondisi sosial masyarakat kembali kondusif dan pelaksana proyek dapat melanjutkan kegiatannya dengan baik”.

“Kebijakan pelaksanaan Pansus nantinya akan memberi ruang yang leluasa dan hal-hal yang harus dipelajari secara khusus dibenarkan karena kebijakan Panitia Khusus yang dibentuk secara resmi dalam paripurna istimewa DPRK. Dengan pelaksanaan Pansus, maka anggota DPRK yang notabenenya sebagai representasi dari rakyat jelas keberpihakannya sebagaimana sumpah janji anggota,” kata anggota DPRK dari Partai Nasdem itu.

Zubir juga menyayangkan insiden kecil yang terjadi saat unjuk rasa mahasiswa dan aparatur gampong di gedung DPRK Aceh Utara, Senin/kemarin. “Saya memahami maksud dan tujuan dari teman-teman mahasiswa, karena geram dan kesal terhadap berbagai kebijakan pemerintah yang dianggap tidak berpihak kepada rakyat. Maka teman-teman mahasiswa langsung meminta solusi yang kongkret, di tengah kondisi kami yang belum bisa memberikan keputusan secara kelembagaan. Namun, saya berharap choas kecil tersebut sebaiknya jangan dibesar-besarkan agar ke depan kita bisa sama-sama lebih fokus memperjuangkan kepentingan rakyat,” pungkas Zubir HT. [](*)

 

 

Berita Terkait

1 KOMENTAR

  1. Jangan kalian permainkan rakyat kalian dari Rakyat akan kembali kepada rakyat
    Jangan sampai gambaran kalian 2 akan tercetak di generasi yg akan datang
    Kalian ingat pada pundak kalian semua adalah harapan rakyat jgn sampai kalian yg terhormat di laknat oleh Allah dengan ucapan rakyat dgn doa masyakat yg kalian zalimi jagalah amanah yg telah dititipkan pada kalian

Tinggalkan Balasan

BERITA POPULER

Berita Rekomendasi

Terbaru

Es Teler Bang Gam

 BANDA ACEH - Bulan puasa tahun ini akan kita masuki esok, Selasa, 13 April...

Prihatin Insentif Imam Masjid Belum Dibayar, Salehati Sarankan BPKD Prioritaskan Pencairan Dana Desa

SUBULUSSALAM - Politikus Partai Aceh, Salehati menyarankan pemerintah melalui Badan Pengelolaan Keuangan Daerah (BPKD)...

Ini Kata Kasatlantas Lhokseumawe Soal Pengaturan Lalu Lintas saat Ramadhan

LHOKSEUMAWE- Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Lhokseumawe memprediksi akan terjadi kepadatan dan kemacetan di...

Polres Gayo Lues Gelar Operasi Keselamatan-2021

BLANGKEJEREN - Polres Gayo Lues akan melaksanakan Operasi Keselamatan Seulawah-2021 selama 14 hari, mulai...

Nasib Pengungsi Rohingya di Aceh: Merajut Asa, Menunggu tanpa Kepastian

Muhammad Ismail (24 tahun), pengungsi Rohingya, datang dari Malaysia ke Aceh demi menemui istrinya...

Dilema “Lawan Covid-19” Pengungsi Rohingya Aceh

Pengungsi Rohingya diharuskan disiplin menerapkan protokol kesehatan demi terhindar dari infeksi Covid-19. Namun, masyarakat...

Pengungsi Rohingya di Lhokseumawe Siapkan Ikan Asin untuk Menu Berbuka hingga Dikirim ke Medan, Begini Pengolahannya

LHOKSEUMAWE – Pengungsi Rohingnya di Lhokseumawe menyiapkan ikan asin untuk menu berbuka puasa di...

Over Kapasitas Lapas di Aceh Hampir 500 Persen

BANDA ACEH – Over kapasitas di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) di Aceh sudah hampir mencapai...

Sambut Ramadhan, Anggota DPRK Salehati Berikan Bantuan ke Masjid-masjid

SUBULUSSALAM - Anggota DPRK Subulussalam dari Partai Aceh, Salehati memberikan bantuan paket Ramadhan 1442...

Inilah Ragam Makanan Sehat untuk Jantung

Mengonsumsi makanan sehat untuk jantung dan menjalani pola hidup sehat dapat membuat Anda terhindar...

Ini Nama-nama Pengurus Dewan Perwakilan Mahasiswa USK 2021

BANDA ACEH - Struktural Dewan Perwakilan Mahasiswa Universitas Syiah Kuala (DPM USK) Tahun 2021...

Pimpinan Kelompok Salamullah Lia Eden Meninggal Dunia

Pimpinan kelompok Salamullah Lia Aminuddin alias Lia Eden meninggal dunia. Kabar tersebut dibagikan dalam...

11 Kandidat Siap Rebut Kursi Ketum HMI Lhokseumawe-Aceh Utara

LHOKSEUMAWE - Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Lhokseumawe- Aceh Utara akan melaksanakan Konferensi Cabang...

Walkot Bintang: Harga Sembako Stabil, Tidak ada Lonjakan

SUBULUSSALAM - Wali Kota Subulussalam, H. Affan Alfian Bintang memastikan harga kebutuhan pokok di...

Jelang Ramadhan, Walkot Bintang Blusukan Cek Harga Sembako

 SUBULUSSALAM - Wali Kota Subulussalam, H. Affan Alfian Bintang blusukan di pasar mingguan Penanggalan...

3.264 Peserta Ikut UTBK SBMPTN di Unimal, Ini Aturannya

LHOKSEUMAWE - Pelaksanaan Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) untuk Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi...

Ini Harga Daging dan Kepala Sapi di Pasar Geudong

ACEH UTARA - Harga daging sapi pada meugang pertama menyambut bulan puasa tahun ini...

Kepala Polisi New York Kawal Masjid Islamic Center

NEW YORK- Imam Besar Masjid Islamic Center New York, Amerika Serikat, Imam Shamsi Ali...

Ini 10 Orang Terkaya RI, Ada Bos Kamu?

Forbes kembali merilis daftar orang-orang terkaya di dunia melalui 'The Richest in 2021'. Sejumlah...

Dawn Maqsood, Muslim Skotlandia

Dawn Maqsood menghadapi tantangan yang tak mudah usai memutuskan menjadi Muslim. Namun, tantangan itu...