27.9 C
Banda Aceh
Selasa, April 20, 2021

Komisi Informasi Perintahkan Distanbun Aceh Serahkan Data HGU kepada WALHI

BERITA DAERAH

BANDA ACEH – Komisi Informasi Aceh (KIA) menangkan Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (WALHI) Aceh terkait permohonan data Hak Guna Usaha (HGU) kepada Dinas Pertanian dan Perkebunan (Distanbun) Aceh. Keputusan sengketa informasi Nomor 038/XI/KIA-PS/2019 tanggal 25 November 2019 tersebut, dibacakan Selasa 9 Maret 2021 di ruang sidang KIA di Banda Aceh.

Dalam sidang putusan KIA yang dipimpin Ketua Majelis Nurlaili Idrus, didamping dua anggota majelis Andi Rahmadsyah, dan Muslim Khadri mengabulkan permohonan informasi yang dimohonkan WALHI Aceh, dan memerintahkan pihak Termohon Distanbun Aceh untuk menyerahkan data dan informasi yang dikuasai kepada pihak Pemohon WALHI Aceh dalam jangka waktu 14 hari sejak diterimanya putusan.

Salah satu pertimbangan majelis menyatakan bahwa informasi HGU perkebunan bukan informasi yang dikecualikan, yaitu berdasarkan keputusan Mahkamah Agung Nomor 121 K/TUN/2017 terkait keputusan kasasi antara Kementerian Agraria dan Tata Ruang / Badan Pertanahan Nasional dengan Forest Watch Indonesia (FWI). Dalam putusan tersebut mempertimbangkan bahwa informasi yang dimohonkan berupa dokumen administratif yang berhubungan dengan HGU tidak termasuk informasi yang dikecualikan.

“Berdasarkan pertimbangan (yurisprudensi-red) ini, kami menyatakan bahwa informasi HGU tidak termasuk informasi yang dikecualikan. Karena itu, memerintahkan pihak Termohon untuk menyerahkan data informasi HGU kepada pihak Pemohon,” demikian kata hakim ketua majelis.

Atas keputusan tersebut, WALHI Aceh berharap kepada Distanbun Aceh untuk segera mengeksekusi putusan KIA. “Kemenangan ini bagian dari semangat keterbukaan informasi publik, tidak hanya untuk Dinas Pertanian dan Perkebunan Aceh tetapi semua badan publik untuk mendukung keterbukaan informasi. Karena masyarakat memiliki hak atas informasi untuk melakukan pengawasan dan partisipasi aktif dalam rencana pembangunan daerah,” kata Direktur WALHI Aceh, Muhammad Nur, S.H., melalui siaran pers yang turut diterima portalsatu.com.

Menurut Muhammad Nur, masih banyak persoalan dilapangan yang belum mampu diselesaikan, salah satunya sengketa lahan masyarakat dengan perusahaan pemilik HGU perkebunan. Hampir seluruh kabupaten/kota di Aceh yang memiliki perkebunan besar terjadi konflik lahan dengan masyarakat, faktor penyebab karena masyarakat tidak memiliki data dan informasi terkait batasan lokasi HGU tersebut.

Untuk itu WALHI Aceh berharap, kemenangan ini harus menjadi pintu masuk kepada semua pihak sehingga tidak terjadi lagi gugatan yang sama pada saat memohon data dan informasi HGU perkebunan di Aceh.

Sengketa informasi ini berlabuh ke KIA setelah pihak Distanbun Aceh tidak mengabulkan surat permohonan WALHI Aceh pada 18 Juli 2019. Surat permohonan tersebut terkait data HGU perkebunan dan kebun plasma yang terdiri dari peta jpeg, shapefile peta, dan dokumen/data lainnya. Lalu, pada 29 Juli 2019, Kepala Distanbun Aceh membalas surat WALHI Aceh, menyatakan data yang dimohonkan merupakan informasi yang dikecualikan.

Kemudian pada 7 Agustus 2019, WALHI Aceh menyampaikan keberatan kepada Pimpinan PPID Pemerintah Aceh atau Sekda Aceh, atas balasan surat Kepala Distanbun Aceh. Balasan dari Sekda Aceh juga menyatakan data dan informasi yang dimohonkan belum dapat dipenuhi. Akhirnya WALHI Aceh mendaftarkan sengketa informasi kepada Komisi Informasi Aceh (KIA).[](-)

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

BERITA POPULER

Berita Rekomendasi

Terbaru

Perkemahan Penghafal Alquran di Masjid Agung Islamic Center Lhokseumawe Dibuka

LHOKSEUMAWE - Perkemahan Tahfidz Gerakan Pemuda Rihlah Shaum (PETA GPRS) ke-5 dan Daurah Ramadhan...

Pimpinan DPRK Surati Bupati, Kisruh Penetapan Komisioner Baitul Mal Gayo Lues Berakhir

BLANGKEJEREN - Pimpinan Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Gayo Lues sudah melayangkan surat kepada...

Polisi Buru Tersangka Penganiayaan Ibu Rumah Tangga di Dewantara

ACEH UTARA - Polsek Dewantara, Aceh Utara, memburu pria berinisial D (24), diduga melakukan...

Ikamat Harap Dukungan Pemerintah Aceh

ISTANBUL - Pengurus Ikatan Masyarakat Aceh - Turki (Ikamat) menyampaikan apresiasi dan terima kasih...

Rintihan Putri Kamaliah, Putri Pahang dibalik Puing-Puing Kehilangan

Karya: Jamaluddin Peminat Sastra, Lhokseumawe. Perhiasan ini telah berdebu Rinduku takkan pernah lekang Apa yang telah terjadi Duhai Pemilik...

Rapat IPAL di Kantor Ombudsman Aceh, Ini Pandangan Mapesa

BANDA ACEH - Ombudsman RI Perwakilan Aceh melaksanakan rapat tentang Instalasi Pembuangan Air Limbah...

Kereta dan Kota Emas Firaun Ditemukan, Tongkat Nabi Musa Dicari

Heboh penemuan Kota Emas berusia 3.000 tahun yang digadang-gadang peninggalan kerjaan Firaun melengkapi penemuan...

Anggota Dewan Gayo Lues ‘Dinonaktifkan’, Ini Surat Ketua DPRK

BLANGKEJEREN - Masyarakat Kabupaten Gayo Lues yang hendak berurusan atau menjumpai Anggota Dewan Perwakilan...

Operasi Senyap Kopassus Jalan Kaki Ratusan Km saat Puasa di Rimba Kalimantan

Puasa Ramadhan adalah salah satu ibadah yang wajib dilakukan oleh seluruh umat Islam. Selama...

Akhlak Calon Suami Antarkan Nadya Jadi Mualaf

Nadya Noviena, yang saat ini berusia 24 tahun, wanita yang baru saja memeluk Islam...

Bintang Borong Takjil Perpena, Bagikan kepada Abang Becak

SUBULUSSALAM - Lapak pedagang takjil menyediakan menu berbuka puasa milik  Persatuan Pemuda Penanggalan (Perpena)...

[Cerita Bersambung] KAPTEN LET PANDE: Episode 4

KAPTEN LET PANDE Episode 4 - Cerita Bersambung - Novel Serial Karya: Thayeb Loh Angen Setelah matahari...

Pemilik Tanah di Areal Waduk Keureuto Datangi BPN Aceh Utara Terkait Persoalan Ini

ACEH UTARA - Sejumlah pemilik tanah sah yang berada di Gampong Blang Pante, Kecamatan...

Perang Aceh-Portugis Dalam Lukisan Maestro Delsy Syamsumar

Memasuki ruang kontemporer Museum Aceh, Rabu, 14 April 2021 lalu, 28 lukisan dari para...

Putra Subulussalam ini Wakili Aceh jadi Anggota Paskibraka di Istana Negara

SUBULUSSALAM - Kota Subulussalam, patut berbangga hati, dua putra putri terbaik di Bumi Syekh...

Anak 8 Tahun Diculik di Prancis, Penyelamatannya Mirip Operasi Militer

Seorang anak perempuan delapan tahun asal Prancis diselamatkan di Swiss kemarin setelah lima hari...

2 Kasat dan 2 Kapolsek Diganti, Ini Kata Kapolres Gayo Lues

BLANGKEJEREN - Empat perwira di jajaran Polres Kabupaten Gayo Lues digantikan dengan yang baru...

Mengenal Struktur Tulang Belakang dan Fungsinya

Tulang belakang memiliki peran penting dalam menopang tubuh manusia. Dengan mengenali struktur tulang belakang,...

Kisah Putri Tanjung Jatuh Bangun Jalani Bisnis Sejak Usia 15 Tahun

Putri Indahsari Tanjung dikenal dengan Putri Tanjung, adalah anak pertama dari Chairul Tanjung. Menjadi...

Ratusan Petani Jagung Gayo Lues Sulit Tebus Pupuk Subsidi, Pemda Diminta Ambil Tindakan

BLANGKEJEREN - Petani jagung di Kabupaten Gayo Lues mengaku kesulitan menebus pupuk subsidi dari...