Wali Kota Subulussalam, H. Affan Alfian Bintang menyerahkan cinderamata mata kepada Korwil BKMT Regional Sumatera, H. Abdul Aziz. Foto: portalsatu.com/sudirman

SUBULUSSALAM – Koordinasi Badan Kontak Majelis Taklim (BKMT) Regional Sumatera H. Abdul Aziz, S.P., M.M menghadiri pelantikan BKMT kecamatan se-Kota Subulussalam berlangsung di Aula PKK Kompleks Meuligoe Wali Kota Subulussalam, Selasa, 16 Maret 2021.

Abdul Aziz mengaku bangga melihat proses pelantikan BKMT kecamatan di Kota Subulussalam langsung dihadiri Wali Kota H. Affan Alfian Bintang, S.E dan Wakil Wali Kota Drs. Salmaza, M.A.P serta anggota DPRK dan sejumlah kepala dinas, badan, kantor dan camat.

Kondis ini jarang terjadi dalam pelantikan BKMT lainnya di wilayah Sumatera, dihadiri paket lengkap pimpinan daerah seperti di Kota Subulussalam.

Abdul Aziz yang juga merupakan Ketua BKMT Sumatera Barat (Sumbar) mengatakan tujuan organisasi ini untuk membantu masyarakat di bidang agama melalui penguatan syiar Islam, dalam rangka membumikan Al-Quran.

“Mari kita membumikan Al-Qur’an melalui memperbanyak kegiatan BKMT. Kuatkan organisasi BKMT dari pusat hingga hingga ke wilayah sampai ke kecamatan serta meningkatkan kepedulian sosial dampak Pandemi Covid-19,” kata Abdul Aziz.

Kedatangan Abdul Aziz ke Kota Subulussalam sekaligus ajang silaturrahmi dan pembekalan pengurus daerah dan kecamatan untuk penguatan kapasitas anggota BKMT. Kemudian dilanjutkan wisata religi ke Makam Syekh Hamzah Fansyuri di Kampong Oboh, Rundeng.

Wali Kota Subulussalam, H. Affan Alfian Bintang dan Ketua BKMT Ramadhany, Ketua TP PKK Hj. Mariani Harahap berswafoto dengan Korwil BKMT Regional Sumatera H. Abdul Aziz.

Wali Kota Subulussalam, Affan Alfian Bintang mengatakan keberadaan BKMT memberikan kontribusi besar bagi kemajuan daerah, yang turut andil mencerdaskan masyarakat lewat kegiatan BKMT bidang keagamaan.

Bintang juga berharap BKMT sebagai benteng akidah dan akhlak bagi masyarakat, membawa pesan moral kepada warga, untuk mengantisipasi dampak buruk dari perkembangan zaman dan era globalisasi.

“Tantangan pendidikan agama semakin hari makin berat seiring era globalisasi dan zaman modern. Untuk itu perlu antisipasi dampak buruk, salah satunya lewat syiar Islam melalui sarana dakwah yang disampaikan BKMT,” kata Affan Alfian Bintang. []

 

 

 

 

 

 

 

 

Tinggalkan Balasan