26.9 C
Banda Aceh
Sabtu, April 17, 2021

Persoalan Perbup Tapal Batas Bikin Warga Bawa Surat Tanpa Stempel Keuchik ke Kantor Camat

BERITA DAERAH

LHOKSUKON – Aksi puluhan keuchik mengembalikan stempel ke Kantor Bupati Aceh Utara sebagai bentuk penolakan terhadap Perbup No. 1 Tahun 2021 tentang Tapal Batas Kecamatan Tanah Luas dan Paya Bakong, kini berdampak terhadap pelayanan masyarakat. Ramai warga dari sejumlah desa di Kecamatan Tanah Luas mendatangi kantor camat setempat, Senin, 15 Maret 2021.

Para warga itu membawa surat keterangan sudah diteken keuchik, tapi tanpa stempel. Di antaranya, Zainuddin (26), warga Desa Plu Pakam, Kecamatan Tanah Luas, membawa surat keterangan jual beli hewan yang sudah diteken keuchik gampong itu tanpa dilengkapi stempel. Ada pula warga membawa surat keterangan kurang mampu, telah ditandatangani keuchik, tapi belum berstempel.

“Kami datang ke Kantor Camat Tanah Luas karena stempel keuchik sudah dikembalikan ke Kantor Bupati Aceh Utara. Saya tidak bisa jual sapi karena surat keterangan tidak ada stempel keuchik. Padahal, saya butuh uang, apalagi satu bulan lagi kita menyambut bulan Ramadan,” ujar Zainuddin kepada para wartawan di Kantor Camat Tanah Luas.

Menurut Zainuddin, setelah keuchik mengembalikan stempel ke Kantor Bupati Aceh Utara, sejumlah warga lainnya juga mengalami kendala untuk memperoleh surat kelengkapan administarsi. “Ada masyarakat ingin buat surat kurang mampu, surat beasiswa anak yatim dan lainnya, terkendala, terhambat, karena tidak ada stempel keuchik. Ini merugikan masyarakat,” tegasnya.

Zainuddin menyebut para keuchik di Tanah Luas mengembalikan stempel ke Kantor Bupati Aceh Utara sebagai bentuk penolakan terhadap Perbup No. 1 Tahun 2021 tentang Tapal Batas Kecamatan Tanah Luas dan Paya Bakong.

“Pemkab Aceh Utara telah memberikan sebagian Kecamatan Tanah Luas kepada Paya Bakong, sehingga keuchik di Tanah Luas mengembalikan stempel. Kami meminta Pemkab Aceh Utara menanggapi dengan serius dan secepatnya menyelesaikan masalah ini agar tidak lagi berdampak terhadap masyarakat,” tutur Zainuddin.

Mulya Saputra mewakili Forum Keuchik Kecamatan Tanah Luas mengatakan saat ini pihaknya hanya bisa menandatangani surat keterangan yang dibutuhkan warga, tanpa dilengkapi stempel lantaran sudah dikembalikan ke Kantor Bupati Aceh Utara.

“Kami juga tidak bisa mencairkan BLT (Bantuan Langsung Tunai) dan segala macam administarsi menyangkut APBG (Anggaran Pendapatan dan Belanja Gampong), karena tidak ada stempel. Stempel sudah kami kembalikan sebagai bentuk mosi (tidak percaya) kepada Pemkab yang tidak adil dalam mengambil suatu kebijakan (terkait tapal batas Kecamatan Tanah Luas dan Paya Bakong),” ujar Mulya Saputra kepada para wartawan di Kantor Camat Tanah Luas.

Dia menyebut saat ini baru segelintir masyarakat yang terkendala dalam memperoleh surat keterangan keuchik tanpa stempel, sehingga mendatangi kantor camat. “Hari ini mungkin hanya satu dua warga di masing-masing desa (dalam Kecamatan Tanah Luas) yang mengurus surat. Ke depan mungkin anak sekolah, anak dayah, surat fakir miskin, dalam satu desa bisa 10 sampai 15 orang per hari,” kata Mulya Saputra yang juga Keuchik Desa Manyang Tunong.

“Kalau camat sanggup menghadapi masalah ini, silakan. Kami sebagai keuchik hanya bisa tanda tangan surat, selanjutnya kami serahkan kepada Muspika. Jika ke depan masyarakat bergerak, jangan menyalahkan kami keuchik. Karena kami hanya bisa mengarahkan masyarakat ke kantor camat. Kami juga tidak bisa membendung bagaimana sikap masyarakat ke depan. Saya selaku perwakilan Forum Keuchik Kecamatan Tanah Luas hanya bisa berharap ada kebijakan dari Pak Camat, Muspika dan Muspida plus, menyangkut Perbup Nomor 1 Tahun 2021 itu,” tambah Mulya Saputra.

Mulya Saputra menyatakan pihaknya mengembalikan stempel ke Kantor Bupati Aceh Utara, bukan berarti berhenti dari jabatan keuchik. “Tapi sebagai mosi terhadap ketidakadilan Pemkab inilah (terkait tapal batas), kami mengembalikan stempel,” ucapnya.

“Forum Keuchik Kecamatan Tanah Luas dengan dukungan masyarakat, sejengkal tanah di Kecamatan Tanah Luas kami tidak akan rela untuk diambil alih kecamatan mana pun,” tegas Mulya Saputra.

Mulya Saputra menambahkan seharusnya Bupati atau pejabat terkait di Pemkab Aceh Utara memanggil kedua belah pihak (para keuchik di Tanah Luas dan Paya Bakong) untuk duduk bermusyawarah dan mufakat yang baik. “Jangan divoniskan secara Perbup, karena Perbup itu merugikan sepihak,” pungkasnya.

Diberitakan sebelumnya, puluhan keuchik/geuchik di Kecamatan Tanah Luas, mengembalikan stempel ke Kantor Bupati Aceh Utara, di Landeng, Lhoksukon, Senin, 8 Maret 2021.

Aksi itu dilakukan dengan mengusung spanduk bertuliskan “Geuchik beserta Imum Mukim se-Kecamatan Tanah Luas menolak Perbup No. 1 Tahun 2021 tentang Tapal Batas Kecamatan Tanah Luas dan Paya Bakong. Apabila tidak dicabut Perbup No. 1 Tahun 2021 maka kami mengembalikan stempel geuchik kepada Bapak Bupati Aceh Utara!”

(Baca: Puluhan Keuchik di Kecamatan Tanah Luas Kembalikan Stempel kepada Pemkab Aceh Utara) [] (*)

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

BERITA POPULER

Berita Rekomendasi

Terbaru

HMI Komisariat Hukum Unimal Bagikan Takjil untuk Tukang Parkir Hingga Fakir Miskin

LHOKSEUMAWE - Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Komisariat Hukum Universitas Malikussaleh (Unimal) membagikan ratusan takjil...

Gubernur Aceh Sampaikan LKPJ 2020: Realisasi Pendapatan Rp14,4 Triliun, Belanja Rp13,2 T

BANDA ACEH – Realisasi Pendapatan Aceh Tahun Anggaran (TA) 2020 mencapai Rp.14,441 triliun lebih...

Profil CEO Brian Armstrong, Sosok yang Bawa Coinbase Melantai di Wall Street

Resmi melantai di wall street, perusahaan jual beli mata uang kripto, Coinbase mampu membawa...

Dishub Lhokseumawe Atur Lalu Lintas Jelang Buka Puasa di Lokasi Ini

LHOKSEUMAWE - Petugas Dinas Perhubungan (Dishub) Lhokseumawe ikut mengatur arus lalu lintas di sejumlah...

[Cerita Bersambung] KAPTEN LET PANDE: Episode 1

KAPTEN LET PANDE Episode 1 - Cerita Bersambung - Novel Serial Karya: Thayeb Loh Angen Seratus perahu...

Ini Pesan Khatib saat Shalat Jumat di Masjid Islamic Center Lhokseumawe

LHOKSEUMAWE - Ramai jamaah melaksanakan shalat Jumat pada pekan pertama bulan suci Ramadhan 1442...

Dipecat dan Banyak Utang, Wanita Ini Bangkit dengan Rp 72 Ribu

Dipecat dari pekerjaan dengan gaji besar serta memiliki setumpuk utang memang bukan hal yang...

Perempuan Kreatif, Siti Juita Mastura Aktif Ciptakan Drone

BATU PAHAT - Kemunculan wanita dalam bidang teknologi dron amat kurang, sedangkan usaha itu...

Abu Bakar Omar, Aktor Senior Malaysia Meninggal Dunia

KUALA LUMPUR - Aktor senior Malaysia, Abu Bakar Omar, meninggal dunia pada pukul 9.04...

Ini Bahayanya Sering Isi BBM Saat Tangki Kosong

MENGISI bahan bakar minyak (BBM) sudah menjadi kewajiban bagi setiap pemilik kendaraan. Tanpa BBM,...

AS Jatuhkan Sanksi dan Usir Diplomat Rusia terkait Intervensi

Amerika Serikat menjatuhkan sanksi dan mengusir 10 diplomat Rusia pada Kamis 15 April 2021...

Neraca Perdagangan Indonesia Surplus 1,57 Miliar Dolar AS

JAKARTA – Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), Neraca perdagangan Indonesia Maret 2021 kembali...

Ini Penyakit yang Menyebabkan Bau Mulut

Bau mulut tidak hanya disebabkan oleh kebersihan mulut yang tidak terjaga, tapi juga bisa...

Dari Balik Penjara, Habib Rizieq Shihab Selesaikan Gelar S-3

JAKARTA - Kuasa Hukum Habib Rizieq Shihab (HRS), Aziz Yanuar menyampaikan kabar bahwa kliennya...

Artis Pakistan Menggubah Lagu Hubungan Turki, Azerbaijan, Pakistan

Seorang seniman nasyid Pakistan telah membuat lagu dan membuat video musik untuk menarik perhatian...

Puasa yang Sia-sia, Hati- Hati Ini Penyebabnya

Puasa yang sia-sia. Istilah ini sering terdengar namun apa maksudnya dan orang yang bagaimana...

Mualaf Inggris Olu Thomas: Saya Jatuh Cinta Pada Islam

LONDON -- Perantau Inggris bernama Olu Thomas adalah pengusaha yang sangat sukses di Uni...

Aksi Solidaritas untuk Nurhadi, AJI Banda Aceh: Usut Tuntas Kekerasan Terhadap Jurnalis

BANDA ACEH - Para jurnalis berhimpun dalam Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Banda Aceh menggelar...

IOM Serahkan Pendingin Vaksin kepada Dinkes Lhokseumawe

LHOKSEUMAWE - International Organization for Migration (IOM) menyerahkan satu unit pendingin vaksin (TCW3000AC) kepada...

9 Resep Minuman Apel Cocok untuk Sahur, Bisa Kurangi Kantuk

Apel merupakan salah satu buah yang mudah ditemukan dan harganya terjangkau. Apel sangat baik...