27 C
Banda Aceh
Selasa, Mei 11, 2021

Anak 8 Tahun Diculik di Prancis, Penyelamatannya Mirip Operasi Militer

BERITA DAERAH

Seorang anak perempuan delapan tahun asal Prancis diselamatkan di Swiss kemarin setelah lima hari diculik dari rumah neneknya di Prancis. Penyelamatan bocah itu mirip dengan “operasi militer” dan diduga penculikan ini melibatkan ibunya.

Kantor Kejaksaan Prancis mengatakan, setelah aparat menggelar pencarian besar-besaran, tim pencari menemukan bocah itu, Mia, dan ibunya, Lola Montemaggi, di dalam sebuah pabrik kosong di Kota Sainte-Croix, Swiss.

Dilansir dari laman Channel News Asia, Senin, 19 April 2021, ibu Mia yang berusia 28 tahun ditangkap bersama lima pria lainnya yang diduga ikut membantu menculik anaknya.

Semua pria itu dituntut kasus penculikan anak di bawah umur dan empat di antaranya sudah ditahan, kata kantor kejaksaan di Nancy, sebelah timur laut Prancis.

Tiga dari lima pria itu berpura-pura sebagai pejabat dinas sosial yang memakai identitas palsu untuk meyakinkan nenek Mia supaya mau menyerahkan cucunya yang tinggal bersamanya di Desa Poulieres, dekat perbatasan Prancis-Swiss Selasa lalu.

Jaksa Francois Perain mengatakan tidak ada kekerasan terjadi selama penculikan ini, namun dia menyebut upaya penyelamatan Mia mirip “operasi militer” dengan “rencana yang disiapkan matang” dan bahkan upaya penyelamatan ini diberi kode” “Operasi Lima”.

Tim penyelamat memakai alat komunikasi walkie-talkie, peralatan berkemah, plat mobil palsu, dan dana operasional sebesar 3.000 euro atau sekitar Rp 54 juta.

Para penculik sebelumnya tidak dikenal polisi dan digambarkan sebagai bagian dari “komplotan yang sepaham.”

“Mereka melawan negara dan bergerak menentang apa yang mereka sebut “kediktatoran kesehatan”, kata jaksa. Mereka menganggap anak-anak yang tinggal bukan dengan orangtuanya berarti “direnggut dari orangtua mereka secara tidak adil”.

Setelah menculik, tiga pria dan ibu Mia membawa bocah itu melewati perbatasan Prancis-Swiss.

Ditangani psikolog
Pria dengan nama samaran Romeo menjemput Mia dan ibunya dengan mobil Prosche dan membawa mereka ke sebuah hotel di Swiss.

Mereka kemudian menginap semalam dengan seorang perempuan yang merupakan “simpatisan gerakan ini” sebelum tiba di Sainte-Croix.

Lima orang yang terlibat dengan penculikan ini berusia 23-60 tahun dan ditangkap di Prancis sejak Rabu hingga Jumat lalu.

Mia dalam kondisi selamat dan baik-baik saja. Dia akan ditangani psikolog dan petugas dinas sosial sebelum diserahkan kembali ke neneknya, kata jaksa.

Namun dengan besarnya pemberitaan penculikan ini di Prancis, tekanan media membuat mereka tampaknya belum bisa segera berkumpul di Poulieres, kata tim penyelidik.

Sang ibu, Lola Montemaggi, tidak menolak ketika ditangkap oleh tim penyelidik Swiss di pabrik kosong yang datang dengan dua mobil. Saksi mengatakan kepada fotografer AFP, Mia terdengar sempat berteriak ketika tim penyelamat datang.

Montemaggi kini ditahan di kepolisian Swiss dan akan segera diekstradisi ke Prancis.

Hampir 200 polisi dikerahkan untuk mencari Mia.

Bagi keluarga neneknya, penyelamatan ini sangat melegakan, kata pengacara mereka.

“Ini adalah akhir dari kecemasan dan ketakutan terhadap nasib gadis kecil kami, terutama karena tekad jahat para penculik,” kata mereka.[]sumber:merdeka.com

Berita Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

BERITA POPULER

Berita Rekomendasi

Terbaru

Ustaz Tengku Zulkarnain Wafat, UAS Ucapkan Ini

Ustaz Tengku Zulkarnain berpulang ke Rahmatullah pada Senin, 10 Mei 2021 malam bertepatan hari...

Kukuhkan Pengurus MAA, Ini Pesan Wali Nanggroe

BANDA ACEH – Kepengurusan Majelis Adat Aceh masa bakti 2021-2026 secara resmi dikukuhkan oleh...

Kasus Covid-19 Bertambah 68 Orang di Aceh, Lima Meninggal Dunia

BANDA ACEH — Kasus konfirmasi baru Covid-19 atau Coronavirus Disease 2019 bertambah lagi 68...

Anggota DPRK Ini Borong Satu Ton Mentimun Kelompok Tani Tunes Ayu

BLANGKEJEREN - Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Gayo Lues, Idris Arlem, memberikan apresiasi...

AKBP Carlie Jenguk Nek Ipah yang Hidup Sebatang Kara di Penampaan Uken

BLANGKEJEREN - Nek Ipah, warga Desa Penampaan Uken, Kecamatan Blangkejeren, Kabupaten Gayo Lues, butuh...

Masjid Syiah Kuala, Ikon Masyarakat Aceh di Kota Batam

Masjid merupakan salah satu tempat ibadah bagi kaum muslim. Selain digunakan sebagai tempat ibadah,...

Ramai Nasabah Tebus Emas di Pegadaian Lhokseumawe

LHOKSEUMAWE - Pihak Kantor Pegadaian Kota Lhokseumawe menyatakan sebagian besar nasabah menebus gadaian emas...

Pimpin Pengprov Woodball Aceh, Azwardi: Tantangan Berat!

BANDA ACEH – Dunia olahraga Aceh kini kembali diramaikan dengan kehadiran satu cabang baru,...

12 Tahun Jarang Pakai Seragam, Jenderal Ini Bisa Jadi Panglima TNI

Tak sembarangan perwira bisa menduduki kursi Panglima TNI. Selain harus punya jiwa kepemimpinan yang...

Terinspirasi Mohamed Salah, Ben Bird Masuk Islam

LONDON -- Pesepak bola Liverpool asal Mesir, Mohamed Salah, telah memberikan pengaruh positif di...

Alhamdulillah, KNPGL Beli Mentimun Kelompok Tani Tunes Ayu

BLANGKEJEREN - Kelompok Tani Tunes Ayu Desa Raklintang (Bemem Buntul Pegayon), Kecamatan Blangpegayon, Kabupaten...

Mohon Dibaca, Warning Elon Musk Soal Kripto

Uang kripto memang sedang naik daun. Salah satu orang terkaya dunia, Elon Musk bahkan Namun...

Setelah Didalami, BPKP Aceh: Kerugian Negara Kasus Proyek Jalan Muara Situlen-Gelombang di Agara Rp4 M Lebih

BANDA ACEH – Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Perwakilan Aceh menyampaikan informasi terbaru...

Bermimpi Dibawa ke Masjid oleh Orang Bersurban Putih, Hasballah Silitonga Masuk Islam

BANDA ACEH - Hasballah Silitonga adalah laki-laki kelahiran Sawit Hulu, Kecamatan Sawit Seberang, Kabupaten...

Mualaf Renate Minta Dimakamkan di Turki Secara Islam

TRABZON -- Renate (83 tahun) meninggal baru-baru ini dan pada akhirnya dimakamkan di distrik...

Jelang Lebaran Pabrik Turunkan TBS, Apkasindo Perjuangan: Praktik Kotor Pengusaha Zalim

SUBULUSSALAM - Wakil Ketua DPP Asosiasi Petani Kelapa Indonesia Apkasindo (Apkasindo) Perjuangan, Subangun Berutu...

Lansia Terima Bantuan Sembako dari Komunitas XTrim Subulusalam

  SUBULUSSALAM - Sejumlah warga lanjut usia (lansia) dan masyarakat kurang mampu di wilayah Kecamatan...

Remaja Masjid Islamic Center Lhokseumawe Gelar Perlombaan Daurah Ramadhan

LHOKSEUMAWE - Remaja Masjid Agung Islamic Center Lhokseumawe menggelar perlombaan 0pada rangkaian penutupan kegiatan...

Polisi Bubarkan Pemasang Petasan di Balai Musara

BLANGKEJEREN - Dua anggota polisi Polres Gayo Lues membubarkan anak-anak dan remaja yang memasang...

HUT ke-59 Korem 011/Lilawangsa, TNI Bagikan Sembako untuk Kaum Duafa

LHOKSEUMAWE - Korem 011/Lilawangsa membagikan sebanyak 200 paket sembako untuk kaum duafa di Lhokseumawe,...