29.3 C
Banda Aceh
Minggu, Mei 16, 2021

Ini 10 Orang Terkaya RI, Ada Bos Kamu?

BERITA DAERAH

Forbes kembali merilis daftar orang-orang terkaya di dunia melalui ‘The Richest in 2021’. Sejumlah nama yang sudah tidak asing lagi mengisi daftar tersebut seperti CEO Amazon Jeff Bezos yang mempertahankan posisinya sebagai orang terkaya nomor satu di dunia.

Dalam daftar tersebut juga ada nama-nama taipan dari Indonesia yang sudah tidak asing lagi. Ada kakak beradik pemilik perusahaan rokok Djarum dan Bank Central Asia yang tetap mempertahankan posisinya sebagai orang kaya nomor satu dan dua di tanah air.
Meski tidak masuk dalam daftar 10 orang terkaya di dunia, tapi jika harta kedua kakak beradik ini di total, maka bisa masuk 100 orang terkaya di dunia. Kekayaan keduanya jika di total menjadi US$ 40,2 miliar atau Rp 603 triliun (kurs Rp 15.000/US$).

Berikut rincian 10 orang terkaya di Indonesia:
10. Djoko Susanto

Djoko Susanto menjadi orang terkaya nomor 10 di Indonesia dan 1.833 di dunia sama dengan Mochtar Riady dan Theodore Rachmat. Total kekayaannya saat ini US$ 1,7 miliar atau Rp 25,5 triliun.

Kekayaan Djoko Susanto naik tajam dibandingkan dengan tahun 2020 yang tercatat US$ 1,2 miliar atau Rp atau Rp 18 triliun.

Djoko diketahui sebagai pendiri industri ritel yakniAlfamart yang saat ini memiliki lebih dari 16.000 gerai di seluruh Indonesia.
9. Mochtar Riady dan Keluarga

Mochtar Riady berada di posisi ke-9 sebagai orang terkaya di Indonesia. Kekayaannya tahun ini tercatat US$ 1,7 miliar atau Rp 25,5 triliun.

Adapun kekayaan pria berusia 91 tahun ini tidak bertambah maupun berkurang atau stagnan dari tahun lalu. Dan saat ini ia menjadi orang terkaya nomor 1.833 di dunia.

Saat ini perusahaannya dijalankan oleh anaknya James dan Stephen. Ia memiliki sejumlah usaha dari real estate, ritel, kesehatan, media serta pendidikan. Cucunya John kini menjalankan e-commerce MatahariMall. Ia juga menjalankan bisnis digital bank, Bank Nobu. John Riady juga menjadi CEO PT Lippo Karawaci Tbk (LPKR).

8. Theodore Rachmat

Theodore Rachmat adalah orang terkaya Indonesia di posisi kedelapan dan 1.833 di dunia. Total kekayaannya di tahun ini tercatat US$ 1,7 miliar atau Rp 25,5 triliun.

Kekayaannya naik dibandingkan dengan tahun lalu yang tercatat US$ 1,2 miliar atau Rp 18 triliun.

Theodore Rachmat adalah pengusaha pendiri Triputra group pada tahun 1998 lalu. Ia saat ini memiliki bisnis dibidang agribisnis, manufaktur dan pertambangan.

Ia diketahui memilki saham minoritas di Adaro Energy, dimana ia menjabat sebagai Wakil Presiden Komisaris. Sedangkan, putranya Ariano adalah Wakil Presiden Direktur dan Wakil CEO Adaro Energy.

7. Jerry Ng

Posisi ketujuh orang terkaya di Indonesia dan 1.249 dunia dipegang oleh Jerry Ng. Ia merupakan miliarder yang baru masuk di daftar orang terkaya dunia di tahun ini.

Total kekayaanya saat ini tercatat US$ 2,5 miliar atau Rp 37,5 triliun.

Jerry Ng dikenal sebagai bankir veteran yang berpengalaman lebih dari tiga dekade dan mendapatkan pundi-pundinya melalui saham di Bank Jago.

Bank Jago sebelumnya dikenal dengan bank Artos yang telah diakuisis olehnya pada Desember 2019 lalu dan saat ini bertransformasi menjadi bank digital.

Jerry Ng sebelumnya pernah menjadi pejabat di Bank Danamon dan Bank Central Asia. Kemudian hingga Februari 2019 menjabat sebagai Direktur Utama di Bank BTPN.
6. Eddy Kusnadi Sariaatmadja

Posisi keenam orang terkaya di Indonesia diisi oleh Eddy Kusnadi Sariaatmadja dengan total kekayaan US$ 3 miliar atau Rp 45 triliun.

Eddy Kusnadi adalah pendiri salah satu perusahaan media di Indonesia yakni grup Emtek pada tahun 1983 lalu. Pada tahun 2020 lalu, ia sempat terdepak dari daftar orang terkaya di dunia dan pada tahun ini kembali lagi.

Total kekayaan pria berusia 67 tahun ini naik signifikan dibandingkan dengan tahun 2019 lalu yang tercatat US$ 1,3 miliar atau Rp 19,5 triliun.

Grup Emtek diketahui menaungi tiga stasiun televisi yakni SCTV, Indosiar dan O Channel. Saat ini anaknya Alvin Sariaatmadja menjabat sebagai Presiden Direktur Emtek grup.

Emtek juga menjalin kerjasama dengan Alibaba’s Ant Financial untuk sistem pembayaran digital di Indonesia.
5. Keluarga Tahir

Keluarga Tahir berada di urutan 925 orang terkaya di dunia. Sedangkan di Indonesia berada di posisi kelima.

Total kekayaan keluarga Tahir tahun ini tercatat US$ 3,3 miliar atau Rp 49,5 triliun. Harta ini turun signifikan dari tahun lalu yang tercatat sebesar US$ 4,1 miliar atau Rp 61,5 triliun.

Kekayaan Tahir yang berkurang ini yang membuatnya turun dari posisi orang terkaya nomor empat di Indonesia dan 437 dunia pada tahun 2020 lalu.

Keluarga Tahir diketahui sebagai pengusaha, investor, sekaligus pendiri Mayapada Group. Perusahaan ini membawahi holding company yang memiliki beberapa unit bidang usaha, seperti perbankan, TV berbayar, media cetak, properti, sampai rumah sakit.

Sebagai informasi, kekayaan Tahir telah turun sejak tahun 2019 lalu. Di 2019 kekayaan Tahir tercatat US$ 4,5 miliar dan tahun 2020 turun menjadi US$ 4,1 miliar dan di 2021 menjadi US$ 3,3 miliar.
4. Chairul Tanjung

Di posisi keempat ada Chairul Tanjung yang kekayaannya juga bertambah dari tahun lalu. Pundi-pundi Chairul tercatat US$ 4,8 miliar atau Rp 72 triliun.

Kekayaan Chairul yang bertambah ini membuatnya naik menjadi orang terkaya nomor empat dari sebelumnya di posisi keenam dengan harta Rp US$ 3,1 miliar atau Rp 46,5 triliun di 2020.

Sedangkan di dunia Chairul Tanjung tercatat sebagai orang terkaya posisi ke 589.

Chairul Tanjung merupakan pemilik CT Corp dengan sejumlah diversifikasi bisnis. Pria berusia 58 tahun ini memiliki perusahaan media, termasuk online dan televisi. Ia juga memiliki bisnis ritel melalui Carrefour dan Transmart. Ia juga mengontrol franchise Wendy’s di Indonesia, Versace, Mango dan Jimmy Choo.

Beberapa perusahaan yang menjadi portofolio investasi CT Corp di antaranya PT Bank Mega Tbk (MEGA), PT Bank Mega Syariah, PT Mega Capital Sekuritas, PT Mega Asset Management, PT Mega Finance, PT Asuransi Umum Mega (Mega Insurance), PT Garuda Indonesia Tbk (GIAA), Trans Resort Bali, CT Agro, Transmedia, dan The Trans Luxury Hotel Bandung.

3. Prajogo Pangestu

Prajogo Pangestu menduduki posisi ketiga orang terkaya di Indonesia dan orang terkaya nomor 404 di dunia. Total kekayaannya saat ini mencapai US$ 6,5 miliar atau Rp 97,5 triliun.

Kekayaan pria berusia 76 tahun ini bertambah signifikan dibandingkan tahun 2020 lau yang tercatat US$ 3,5 miliar atau Rp 52,5 triliun. Kenaikan harta ini membuatnya berhasil naik menggeser posisi Sri Prakash Lohia yang tahun lalu menjadi orang terkaya nomor tiga dan ia berada di posisi nomor lima.

Prajogo membangun perusahaan publik PT Barito Pacific Tbk (BRPT), sebelumnya Pacific Lumber, pada 1993. Di 2007, ia mengakuisisi perusahaan petrokimia Chandra Asri yang kemudian merger dengan Tri Polyta Indonesia.

Perusahaan ini kini menjadi produsen petrokimia terintegrasi terbesar di Indonesia. Di 2015, PT Chandra Asri Petrochemical Tbk (TPIA) bekerjasama dengan Michelin, pabrikan ban asal Prancis, di Indonesia.

2. Michael Bambang Hartono

Michael Bambang Hartono menjadi orang terkaya di urutan kedua menyusul adiknya Robert Budi Hartono di posisi pertama. Sedangkan di daftar crazy rich dunia ia berada di posisi 89.

Total kekayaannya di 2021 tercatat US$ 19,7 miliar atau Rp 295,5 triliun. Sama halnya seperti sang adik, pundi-pundi yang didapatkan Michael berasal dari rokok dan perbankan.

Kekayaan pria berusia 81 tahun ini juga naik signifikan dari tahun 2020 lalu yang tercatat US$ 13 miliar atau Rp 195 triliun.

Michael Bambang Hartono juga dikenal sebagai atlet Bridge yang menyumbangkan medali perunggu di Asian Games 2018.

1. Robert Budi Hartono

Robert Budi Hartono menduduki posisi pertama orang terkaya di Indonesia dan posisi ke 86 orang terkaya di dunia. Total kekayaannya saat ini mencapai US$ 20,5 miliar atau Rp 307,5 triliun.

Pundi-pundi Budi bertambah signifikan dari tahun 2020 lalu yang tercatat sebesar US$ 13,6 miliar atau Rp 204 triliun. Perolehan kekayaannya didapatkan melalui perbankan dan rokok.

Seperti diketahui, Budi bersama kakaknya Michael Bambang Hartono adalah pemilik perusahaan rokok Djarum dan juga pemegang saham di PT Bank Central Asia Tbk (BBCA).

Hartono bersaudara membeli saham BCA dari Salim Group, tahun 1997-1998 saat krisis ekonomi Asia terjadi.[]sumber:cnbcindonesia.com

Berita Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

BERITA POPULER

Berita Rekomendasi

Terbaru

Kunjungi Aceh, Ini Kata Menteri Investasi

BANDA ACEH – Menteri Investasi Republik Indonesia, Bahlil Lahadalia, mengunjungi Aceh pada Ahad, 16...

Begini Kondisi Jalan Lintas Gayo Lues-Aceh Timur Setelah Tanah Longsor Dibersihkan

BLANGKEJEREN - Sempat lumpuh total akibat tanah longsor menutupi badan jalan di dua titik...

Puluhan Rumah Terendam Banjir di Aceh Tenggara

KUTACANE – Puluhan rumah dan badan jalan di Dusun Lumban Sormin Desa Lawe Harum,...

Pemuda Lancok-Lancok Salurkan Bantuan Uang Tunai kepada Korban Kebakaran, Pemkab Diminta Bangun Rumah

BIREUEN - Perwakilan Pemuda Gampong Lancok-Lancok, Kecamatan Kuala, Bireuen, menyerahkan bantuan uang tunai kepada...

2030, Umat Islam Rayakan 2 Kali Ramadan dan Idulfitri, Mengapa?

Hari raya Idulfitri umumnya terjadi satu tahun sekali. Namun, pada tahun 2030, umat Islam...

Mualaf Ali Vyacheslav Polosin: Islam di Rusia Miliki Masa Depan Cerah

MOSKOW -- Masyarakat Rusia pertama kali menemukan populasi etnis Muslim Rusia pada paruh kedua...

Pengadaan Fasilitas Penanganan Sampah di Lhokseumawe 2021: Kapal, Truk dan Bin Container

LHOKSEUMAWE - Pemerintah Kota Lhokseumawe melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH) akan membeli sejumlah fasilitas...

Dinilai tak Becus Tangani Sampah, Dewan: Copot Kepala DLH

LHOKSEUMAWE - Anggota DPRK Lhokseumawe, H. Jailani Usman, mendesak Wali Kota Suaidi Yahya mencopot...

9 Manfaat Makan Mangga Muda, Termasuk Sehatkan Jantung dan Mata

Makan mangga muda mungkin bisa membuat air liur keluar lebih banyak, karena rasanya yang...

Gokil, Bocah 12 Tahun Ini Lulus SMA dan Kuliah Bersamaan

Seorang bocah laki-laki berusia 12 tahun membuktikan bahwa kerja kerasnya terbayar saat pendidikannya tamat. Namun...

Mualaf Song Bo-ra: Banyak Orang Korea Salah Paham Tentang Islam

SEOUL -- Seorang wanita mualaf asal Korea Selatan, Song Bo-ra (30-an), menceritakan kisah perjalanannya...

RSUZA Nyaris Penuh, Pasien Covid-19 Lampaui Puncak Kurva Tahun Lalu

BANDA ACEH — Rumah Sakit Umum Daerah dr. Zainoel Abidin (RSUZA) Banda Aceh nyaris...

Kena Prank Elon Musk, Investor Kripto ‘Rugi’ Rp 5.183 T

Ratusan miliar dolar Amerika Serikat (AS) hilang dari industri uang kripto atau cryptocurrency setelah...

Lebaran di Kota, Pasien Sekarat, dan Jika Pemudik Terjebak

HARI raya Idulfitri tahun ini memiliki kisah tersendiri. Pemerintah Aceh melarang masyarakat pulang kampung...

Begini Kondisi Pasien Covid-19 di RSUZA saat Idulfitri

BANDA ACEH — Pasien Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) ada yang harus mengikuti takbiran menyambut...

Ratusan Masjid di Maroko Dilengkapi Sistem Energi Surya, Ini Tujuannya

Ratusan masjid di Maroko akan dilengkapi dengan sistem energi surya dari pemerintah dalam rangka...

Tanah Masa Depan

Karya: Taufik Sentana Peminat sosial-budaya Puluhan peradaban kota pernah ingin menjamahmu. Wahyu kenabian dan jejejak risalah telah memuliakan tanahmu. Entah itu...

Tammy Jadi Mualaf Setelah Dibantu Muslim yang tak Dikenal

Tammy Parkin dilahirkan dan dibesarkan di kota kecil New Hampshire, Amerika Serikat. Penduduk kota...

Merawat Fitri

Karya: Taufik Sentana Peminat prosa religi Setelah fase Ramadan tibalah Fitri. Fitri adalah aroma kesucian, kemurnian dan...

Erdogan: Virus Islamofobia Sama Bahayanya dengan Virus Corona, Menyebar Cepat di Eropa

ANKARA -- Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan mengatakan virus Islamofobia menyebar di Eropa. "Virus Islamofobia,...