27.7 C
Banda Aceh
Selasa, Mei 11, 2021

Ini Kata Kapolres Soal Oknum Wartawan Diduga Terima Aliran Dana Kasus Hafiz Rp270 Juta

BERITA DAERAH

BLANGKEJEREN – Penyidik Polres Gayo Lues akan terus mendalami soal aliran dana kasus dugaa korupsi uang makan minum hafiz yang merugikan keuangan negara Rp3,7 miliar. Termasuk dugaan aliran dana kepada oknum wartawan Rp270 juta.

Kapolres Gayo Lues, AKBP Carlie Syahputra Bustamam, Rabu, 28 April 2021, mengatakan hingga hari ini tersangka HS alias Apuk dan rekannya yang mengaku menyerahkan uang kepada oknum wartawan itu belum membuat lapora polisi (LP).

“Kita akan terus dalami, dan masih ada lagi yang akan kita panggil untuk dimintai keterangan, termasuk masalah aliran dan Rp270 juta itu, kita akan lakukan penyelidikan. Namun hingga hari ini laporan resmi belum ada,” kata Kapolres.

Kapolres menegaskan pihaknya akan mencari kemana saja aliran dana kasus dugaan korupsi tersebut. Jika memang ada oknum tertentu yang menerima dana itu, maka harus dikembalikan kepada negara.

Kasat Reskrim Polres Gayo Lues, Iptu Irwansyah, berharap para wartawan dan LSM agar bersabar. Penyidik akan melakukan penyelidikan untuk mengetahui kebenaran atas apa yang disampaikan tersangka HS alias Apuk terkait adanya aliran dana Rp270 juta kepada oknum wartawan diduga untuk menyetop pemberitaan kasus dugaan korupsi itu.

“Kita tunggu dulu, apakah tersangka HS alias Apuk dan rekan-rekanya akan membuat laporan atau tidak. Kalau mereka membuat laporan, cukup laporan itu saja untuk memeriksa yang terlibat, tapi kalau tidak ada laporan, ya silakan teman-teman pers dan LSM yang membuat laporan polisi terkait masalah ini,” kata Irwansyah.

Diberitakan sebelumnya, saat konferensi pers di Aula Mapolres Gayo Lues, tersangka SH alias Apuk mengakui telah mengantarkan uang Rp270 juta ke rumah wartawan berinisial NS setelah rekannya HM datang ke Dinas Syariat Islam.

Pengakuan Apuk itu juga dibenarkan tersangka LUK selaku rekanan dan diketahui oleh tersangka HUS, mantan Kepala Dinas Syariat Islam yang saat ini menjabat Kadis Dayah dan Plt. Kepala Baitul Mal Gayo Lues. Ketiganya ditahan di Mapolres Gayo Lues.

Sementara itu, NS membantah telah menyuruh seseorang menjemput atau meminta uang dari Dinas Syariat Islam, NS mengaku tidak menerima aliran dana kasus dugaan korupsi uang makan minum hafiz Rp270 juta tersebut.[]

Berita Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

BERITA POPULER

Berita Rekomendasi

Terbaru

Ustaz Tengku Zulkarnain Wafat, UAS Ucapkan Ini

Ustaz Tengku Zulkarnain berpulang ke Rahmatullah pada Senin, 10 Mei 2021 malam bertepatan hari...

Kukuhkan Pengurus MAA, Ini Pesan Wali Nanggroe

BANDA ACEH – Kepengurusan Majelis Adat Aceh masa bakti 2021-2026 secara resmi dikukuhkan oleh...

Kasus Covid-19 Bertambah 68 Orang di Aceh, Lima Meninggal Dunia

BANDA ACEH — Kasus konfirmasi baru Coronavirus Disease 2019 atau Covid-19 bertambah lagi 68...

Anggota DPRK Ini Borong Satu Ton Mentimun Kelompok Tani Tunes Ayu

BLANGKEJEREN - Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Gayo Lues, Idris Arlem, memberikan apresiasi...

AKBP Carlie Jenguk Nek Ipah yang Hidup Sebatang Kara di Penampaan Uken

BLANGKEJEREN - Nek Ipah, warga Desa Penampaan Uken, Kecamatan Blangkejeren, Kabupaten Gayo Lues, butuh...

Masjid Syiah Kuala, Ikon Masyarakat Aceh di Kota Batam

Masjid merupakan salah satu tempat ibadah bagi kaum muslim. Selain digunakan sebagai tempat ibadah,...

Ramai Nasabah Tebus Emas di Pegadaian Lhokseumawe

LHOKSEUMAWE - Pihak Kantor Pegadaian Kota Lhokseumawe menyatakan sebagian besar nasabah menebus gadaian emas...

Pimpin Pengprov Woodball Aceh, Azwardi: Tantangan Berat!

BANDA ACEH – Dunia olahraga Aceh kini kembali diramaikan dengan kehadiran satu cabang baru,...

12 Tahun Jarang Pakai Seragam, Jenderal Ini Bisa Jadi Panglima TNI

Tak sembarangan perwira bisa menduduki kursi Panglima TNI. Selain harus punya jiwa kepemimpinan yang...

Terinspirasi Mohamed Salah, Ben Bird Masuk Islam

LONDON -- Pesepak bola Liverpool asal Mesir, Mohamed Salah, telah memberikan pengaruh positif di...

Alhamdulillah, KNPGL Beli Mentimun Kelompok Tani Tunes Ayu

BLANGKEJEREN - Kelompok Tani Tunes Ayu Desa Raklintang (Bemem Buntul Pegayon), Kecamatan Blangpegayon, Kabupaten...

Mohon Dibaca, Warning Elon Musk Soal Kripto

Uang kripto memang sedang naik daun. Salah satu orang terkaya dunia, Elon Musk bahkan Namun...

Setelah Didalami, BPKP Aceh: Kerugian Negara Kasus Proyek Jalan Muara Situlen-Gelombang di Agara Rp4 M Lebih

BANDA ACEH – Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Perwakilan Aceh menyampaikan informasi terbaru...

Bermimpi Dibawa ke Masjid oleh Orang Bersurban Putih, Hasballah Silitonga Masuk Islam

BANDA ACEH - Hasballah Silitonga adalah laki-laki kelahiran Sawit Hulu, Kecamatan Sawit Seberang, Kabupaten...

Mualaf Renate Minta Dimakamkan di Turki Secara Islam

TRABZON -- Renate (83 tahun) meninggal baru-baru ini dan pada akhirnya dimakamkan di distrik...

Jelang Lebaran Pabrik Turunkan TBS, Apkasindo Perjuangan: Praktik Kotor Pengusaha Zalim

SUBULUSSALAM - Wakil Ketua DPP Asosiasi Petani Kelapa Indonesia Apkasindo (Apkasindo) Perjuangan, Subangun Berutu...

Lansia Terima Bantuan Sembako dari Komunitas XTrim Subulusalam

  SUBULUSSALAM - Sejumlah warga lanjut usia (lansia) dan masyarakat kurang mampu di wilayah Kecamatan...

Remaja Masjid Islamic Center Lhokseumawe Gelar Perlombaan Daurah Ramadhan

LHOKSEUMAWE - Remaja Masjid Agung Islamic Center Lhokseumawe menggelar perlombaan 0pada rangkaian penutupan kegiatan...

Polisi Bubarkan Pemasang Petasan di Balai Musara

BLANGKEJEREN - Dua anggota polisi Polres Gayo Lues membubarkan anak-anak dan remaja yang memasang...

HUT ke-59 Korem 011/Lilawangsa, TNI Bagikan Sembako untuk Kaum Duafa

LHOKSEUMAWE - Korem 011/Lilawangsa membagikan sebanyak 200 paket sembako untuk kaum duafa di Lhokseumawe,...