27.6 C
Banda Aceh
Rabu, April 21, 2021

Ini Kata Wakil Ketua DPRA Saat Tinjau Kebun Warga Amblas Akibat Abrasi Sungai

BERITA DAERAH

CALANG – Wakil Ketua DPRA, Safaruddin, meninjau lokasi lahan kebun warga Desa Blang Dalam, Babahrot, Aceh Barat Daya, yang amblas tergerus sungai akibat abrasi. Dia menuju lokasi itu menggunakan sepeda motor trail lantaran harus melewati jalanan bebatuan yang sulit ditempuh dilalui kendaraan roda empat, Sabtu, 3 April 2021.

Awalnya Safaruddin ingin mengendarai sendiri motor trail yang telah disiapkan. Namun, salah seorang stafnya meminta izin agar memboncenginya, karena kondisi jalan dikabarkan banyak berlubang dan berlumpur.

Safaruddin menjajal kawasan Simpang Meurandeh, melewati perkebunan warga dengan medan jalan yang berbantuan. Sekitar 20 menit, setelah menempuh jarak lebih kurang tiga kilometer, Safaruddin sampai di lokasi dan menemui beberapa petani.

Juliadi, petani ditemui Safaruddin menceritakan kondisi lahan mereka yang amblas akibat abrasi sungai. “Selama ini, sedikit-sedikit lahan kami tergerus sungai. Diperkirakan lahan yang tergerus sudah mencapai tiga hektare di sepanjang aliran Sungai Babahrot Gampong Blang Dalam. Di sini, kami setiap warga hanya punya satu hektare kebun. Kalau itu habis karena abrasi, bagaimana nasib kami, pak,” keluh Juliadi didampingi beberapa petani lainnya kepada Safaruddin ditemani Anggota DPRK Abdya, Zulfan.

Setelah mendapat keterangan para petani itu, politikus Partai Gerindra Aceh ini pun bertanya kepada para petani guna memastikan lahan kebun di kawasan itu bukan milik perusahaan.

“Kalau punya perusahaan saya tidak bisa bantu, apa yang sudah saya upayakan pun akan saya batalkan. Tapi kalau memang ini betul-betul punya warga, maka akan saya lanjutkan rencana programnya,” tegas Safaruddin.

Para petani itu memastikan lahan kebun di areal kawasan Sungai Babahrot itu milik mereka sendiri yang telah dikelola sejak lama. Mendengar itu, Safaruddin menjelaskan tentang upaya yang telah dilakukannya guna menyelamatkan lahan warga yang terus amblas akibat abrasi.

“Saya sebelumnya telah mengupayakan anggaran Rp1 miliar untuk program normalisasi Sungai Babahrot, namun karena pertimbangan program itu tidak memadai dengan anggaran segitu, maka kembali saya upayakan penambahan menjadi Rp3 miliar,” paparnya.

Safaruddin menjelaskan program normalisasi Sungai Babahrot tersebut telah tertuang dalam program APBA 2021.

“Kemungkinan dalam waktu dekat, Pemerintah Aceh akan segera melakukan tender program tersebut dan pekerjaannya akan dilakukan tahun ini,” jelasnya.

Setelah memberikan penjelasan kepada para petani, Safaruddin pamit melanjutkan perjalanan untuk menemui kepala desa setempat dan para warga lainnya di titik nol pengerjaan program itu. Dia memberikan penjelasan yang sama kepada aparatur desa tersebut tentang program normalisasi Sungai Babahrot. Dia meminta para aparatur desa dan warga untuk mengawal seluruh pengerjaan program normalisasi sungai itu agar terlaksana dengan baik serta sesuai dengan harapan warga.

“Bantu saya selaku wakil rakyat untuk mengawal semua ini agar terlaksana dengan baik. Jangan nanti program jni akan menjadi masalah baru jika pelaksanaannya tidak tepat, jadi harus dikawal. Perencanaan hingga pelaksanaannya harus jelas, sehingga nantinya betul-betul dapat menyelamatkan perkebunan warga di sini,” ungkapnya.

Safaruddin mengatakan selain lahan perkebunan, juga terdapat beberapa rumah warga di aliran Sungai Babahrot yang terancam amblas ke sungai, akibat tebing sungai terus terkikis abrasi.

“Lahan di sini merupakan sumber utama pendapatan warga di sini. Apalagi masing-masing warga hanya memiliki lahan satu hektare, jadi kan kasihan kalau tidak diselamatkan. Dan ini juga akan berdampak kepada perekonomian warga desa ini jika lahan mereka hilang,” ungkapnya.

Setelah peninjauan ini, kata Safaruddin, dirinya akan mengawal dinas terkait sebagai penanggungjawab pelaksanaan program normalisasi sungai itu, agar betul-betul terlaksana dengan baik.

“Jika program ini betul-betul terlaksana, maka akan menjadi kebahagiaan para warga di sini, karena lahan perkebunan mereka terselamatkan,” ujar Safaruddin melalui siaran persnya. [](*)

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

BERITA POPULER

Berita Rekomendasi

Terbaru

Bazar Perpena, 100 Persen Keuntungan Disalurkan kepada Warga Kurang Mampu

SUBULUSSALAM - Ketua Persatuan Pemuda Penanggalan (Perpena) Kota Subulussalam, R Hidayat Putra Manurung mengatakan...

Pegawai Kejaksaan Gayo Lues Teken Komitmen Wilayah Bebas Korupsi

BLANGKEJEREN - Pegawai Kejaksaan Negeri Kabupaten Gayo Lues melakukan penandatanganan komitmen bersama untuk mewujudkan...

Keuchik Diminta Pahami Permendes Terkait Penggunaan Dana Desa

BANDUNG – Para kepala desa (keuchik) diminta untuk memahami Peraturan Menteri Desa, Pembangunan Daerah...

[Cerita Bersambung] KAPTEN LET PANDE: Episode 5

KAPTEN LET PANDE Episode 4 - Cerita Bersambung - Novel Serial Karya: Thayeb Loh Angen Dari atas...

Perkemahan Penghafal Alquran di Masjid Agung Islamic Center Lhokseumawe Dibuka

LHOKSEUMAWE - Perkemahan Tahfidz Gerakan Pemuda Rihlah Shaum (PETA GPRS) ke-5 dan Daurah Ramadhan...

Pimpinan DPRK Surati Bupati, Kisruh Penetapan Komisioner Baitul Mal Gayo Lues Berakhir

BLANGKEJEREN - Pimpinan Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Gayo Lues sudah melayangkan surat kepada...

Polisi Buru Tersangka Penganiayaan Ibu Rumah Tangga di Dewantara

ACEH UTARA - Polsek Dewantara, Aceh Utara, memburu pria berinisial D (24), diduga melakukan...

Ikamat Harap Dukungan Pemerintah Aceh

ISTANBUL - Pengurus Ikatan Masyarakat Aceh - Turki (Ikamat) menyampaikan apresiasi dan terima kasih...

Rintihan Putri Kamaliah, Putri Pahang dibalik Puing-Puing Kehilangan

Karya: Jamaluddin Peminat Sastra, Lhokseumawe. Perhiasan ini telah berdebu Rinduku takkan pernah lekang Apa yang telah terjadi Duhai Pemilik...

Rapat IPAL di Kantor Ombudsman Aceh, Ini Pandangan Mapesa

BANDA ACEH - Ombudsman RI Perwakilan Aceh melaksanakan rapat tentang Instalasi Pembuangan Air Limbah...

Kereta dan Kota Emas Firaun Ditemukan, Tongkat Nabi Musa Dicari

Heboh penemuan Kota Emas berusia 3.000 tahun yang digadang-gadang peninggalan kerjaan Firaun melengkapi penemuan...

Anggota Dewan Gayo Lues ‘Dinonaktifkan’, Ini Surat Ketua DPRK

BLANGKEJEREN - Masyarakat Kabupaten Gayo Lues yang hendak berurusan atau menjumpai Anggota Dewan Perwakilan...

Operasi Senyap Kopassus Jalan Kaki Ratusan Km saat Puasa di Rimba Kalimantan

Puasa Ramadhan adalah salah satu ibadah yang wajib dilakukan oleh seluruh umat Islam. Selama...

Akhlak Calon Suami Antarkan Nadya Jadi Mualaf

Nadya Noviena, yang saat ini berusia 24 tahun, wanita yang baru saja memeluk Islam...

Bintang Borong Takjil Perpena, Bagikan kepada Abang Becak

SUBULUSSALAM - Lapak pedagang takjil menyediakan menu berbuka puasa milik  Persatuan Pemuda Penanggalan (Perpena)...

[Cerita Bersambung] KAPTEN LET PANDE: Episode 4

KAPTEN LET PANDE Episode 4 - Cerita Bersambung - Novel Serial Karya: Thayeb Loh Angen Setelah matahari...

Pemilik Tanah di Areal Waduk Keureuto Datangi BPN Aceh Utara Terkait Persoalan Ini

ACEH UTARA - Sejumlah pemilik tanah sah yang berada di Gampong Blang Pante, Kecamatan...

Perang Aceh-Portugis Dalam Lukisan Maestro Delsy Syamsumar

Memasuki ruang kontemporer Museum Aceh, Rabu, 14 April 2021 lalu, 28 lukisan dari para...

Putra Subulussalam ini Wakili Aceh jadi Anggota Paskibraka di Istana Negara

SUBULUSSALAM - Kota Subulussalam, patut berbangga hati, dua putra putri terbaik di Bumi Syekh...

Anak 8 Tahun Diculik di Prancis, Penyelamatannya Mirip Operasi Militer

Seorang anak perempuan delapan tahun asal Prancis diselamatkan di Swiss kemarin setelah lima hari...