27.2 C
Banda Aceh
Rabu, Mei 19, 2021

Terdakwa Korupsi Dana Desa Ujong Pacu Divonis 4 Tahun Penjara, Denda Rp200 Juta, Uang Pengganti Rp317 Juta

BERITA DAERAH

BANDA ACEH – Majelis Hakim Pengadilan Tipikor Banda Aceh menjatuhkan vonis terhadap dua terdakwa perkara dugaan korupsi Dana Desa Ujong Pacu, Kecamatan Muara Satu, Lhokseumawe, masing-masing empat tahun pidana penjara dikurangi masa penahanan yang sudah dijalani. Kedua terdakwa itu Muslem Hasballah dan Edi Saputra, Keuchik dan Bendahara Desa Ujong Pacu pada tahun 2019.

Putusan tersebut dibacakan Majelis Hakim diketuai Nani Sukmawati, S.H., M.H., dalam sidang di Pengadilan Tipikor Banda Aceh, Kamis, 15 April 2021. Turut hadir Jaksa Penuntut Umum (JPU) dari Kejaksaan Negeri Lhokseumawe, Saifuddin, S.H., M.H., serta Penasihat Hukum (PH) kedua terdakwa, Mustafa M. Zein, S.H. dan Azwir, S.H. Sedangkan terdakwa Muslem Hasballah dan Edi Saputra yang ditahan di Lapas Lhokseumawe mengikuti sidang itu secara virtual.

Informasi diperoleh portalsatu.com, dalam putusannya majelis hakim menyatakan kedua terdakwa terbukti bersalah sebagaimana dimaksud dalam dakwaan primer, melanggar pasal 2 ayat (1) juncto (jo) pasal 18 Undang-Undang RI No. 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi, sebagaimana telah diubah dan ditambah dengan UU RI No. 20 Tahun 2001, jo pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHPidana.

Selain pidana penjara masing-masing empat tahun, kedua terdakwa dihukum membayar denda masing-masing Rp200 juta subsider (pengganti denda) dua bulan kurungan. Kedua terdakwa juga dihukum membayar uang pengganti kerugian keuangan negara secara tanggung renteng Rp317.559.762. Jika tidak membayar uang pengganti setelah perkara itu berkekuatan hukum tetap, kedua terpidana dihukum masing-masing tujuh bulan kurungan.

“Atas putusan itu, saya sebagai JPU menyatakan ‘pikir-pikir’. Terdakwa juga menyatakan ‘pikir-pikir’ dulu,” kata JPU Saifuddin yang juga Kasi Pidana Khusus Kejari Lhokseumawe dihubungi portalsatu.com melalui telepon seluler usai sidang tersebut.

Diberitakan sebelumnya, JPU menuntut dua terdakwa perkara dugaan korupsi Dana Desa Ujong Pacu, Kecamatan Muara Satu, Lhokseumawe, masing-masing dihukum pidana penjara selama lima tahun dikurangi masa penahanan yang sudah dijalani. Kedua terdakwa itu berinisial MH dan ES, Keuchik dan Bendahara Desa Ujong Pacu.

Tuntutan itu dibacakan JPU Kejari Lhokseumawe, Saifuddin, S.H., M.H., dalam sidang di Pengadilan Tipikor Banda Aceh, Selasa, 23 Februari 2021. Sidang tersebut dipimpin Majelis Hakim diketuai Nani Sukmawati, S.H., M.H., dan dihadiri PH kedua terdakwa, Azwir, S.H.

Kedua terdakwa, MH dan ES, yang saat ini ditahan di Lapas Kelas IIA Lhokseumawe sebagai tahanan titipan hakim, mengikuti sidang tersebut secara virtual. “Terdakwa sidang virtual. Hanya JPU, PH dan saksi-saksi serta ahli yang wajib hadir ke (Pengadilan Tipikor) Banda Aceh,” kata Saifuddin, Ketua Tim JPU perkara tersebut, dikonfirmasi portalsatu.com usai sidang, Selasa (23/2) sore.

Dalam tuntutan dibacakan pada sidang itu, JPU Saifuddin memohon supaya Majelis Hakim yang memeriksa dan mengadili perkara ini memutuskan, menyatakan terdakwa MH dan ES telah terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan “tindak pidana korupsi”, sebagaimana dimaksud dalam dakwaan primair (primer) melanggar pasal 2 ayat (1) juncto (jo) pasal 18 Undang-Undang RI No. 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi, sebagaimana telah diubah dan ditambah dengan UU RI No. 20 Tahun 2001, jo pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHPidana.

“Menjatuhkan pidana terhadap terdakwa dengan pidana penjara selama lima tahun, dikurangi masa penahanan yang telah dijalani terdakwa dengan perintah terdakwa tetap ditahan,” kata Saifuddin saat membacakan tuntutan terhadap terdakwa MH. Bunyi tuntutan yang sama terhadap terdakwa ES.

Selain itu, Saifuddin menuntut kedua terdakwa dihukum pidana denda masing-masing Rp200 juta, subsidair (subsider/pengganti denda, red) tiga bulan pidana kurungan.

Kedua terdakwa juga dituntut membayar uang pengganti kerugian keuangan negara secara tanggung renteng Rp317.559.762. “Dan jika terpidana tidak membayar uang pengganti paling lama dalam satu bulan sesudah putusan pengadilan memperoleh kekuatan hukum tetap, maka harta bendanya disita oleh jaksa dan dilelang untuk menutupi uang pengganti tersebut. Dalam hal terpidana tidak mempunyai harta benda yang mencukupi untuk membayar uang pengganti tersebut, maka dipidana penjara selama dua tahun dan enam bulan,” kata Saifuddin.

Keuchik dan Bendahara Desa Ujong Pacu, MH (45) dan ES (31), mulanya ditahan oleh jaksa penyidik pada Kejari Lhokseumawe, di Rumah Tahanan Polres Lhokseumawe, usai menjalani pemeriksaan di Kejari, Kamis, 15 Oktober 2020, sore. Keduanya ditahan sebagai tersangka perkara dugaan korupsi Dana Desa Ujong Pacu Tahun Anggaran 2019. [](red)

Berita Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

BERITA POPULER

Berita Rekomendasi

Terbaru

GerTAK: Bupati Aceh Utara Penguasa, Bukan Pemimpin!

LHOKSUKON - LSM Gerakan Transparansi dan Keadilan (GerTAK) menyoroti kebijakan Pemkab Aceh Utara memangkas...

3.841 CJH Vaksinasi Covid-19, Pasien Baru Tambah 128 Orang di Aceh

BANDA ACEH — Sebanyak 3.841 Calon Jamaah Haji (CJH) telah mengikuti vaksinasi Coronavirus Disease...

Komandan Pussen Arhanud Cek Alutsista di Detasemen Arhanud-001

ACEH UTARA - Komandan Pusat Kesenjataan (Danpussen) Arhanud Kodiklat Angkatan Darat, Mayjen TNI Nisan...

Satpol PP Sita Rak Pedagang Bandel

BIREUEN - Personel Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Bireuen menyita rak milik...

Bandara Malikussaleh Kembali Ramai Usai Larangan Mudik

ACEH UTARA - Bandara Malikussaleh Aceh Utara kembali ramai penumpang pesawat usai pemberlakuan larangan...

TKI Asal Aceh Selatan Sakit Keras di Malaysia, Teuku Riefky Tanggung Biaya Pengobatan dan Pemulangan

  SUBULUSSALAM - Anggota DPR RI asal Aceh, Teuku Riefky Harsya (TRH) siap membantu biaya...

‘Tenaga Kontrak Itu Rakyat Juga, Gajinya Kecil Dipangkas Tersisa 7 Bulan, Peudeh That!’

LHOKSUKON – Lebih 2.000 tenaga kontrak dan hampir 2.000 tenaga bakti murni di lingkungan...

PHE Serahkan Blok B kepada PGE, Ini Kata BPMA Soal Potensi Pengembangan Migas

LHOKSUKON – PT Pertamina melalui anak usahanya PT Pertamina Hulu Energi North Sumatra B-Block...

Banjir Landa Sultan Daulat, Lintas Aceh-Sumut Lumpuh Total

  SUBULUSSALAM - Hujan deras mengguyur wilayah Kota Subulussalam dan sekitarnya menyebabkan sejumlah desa di...

Laporan CIA: Israel akan Tumbang dalam 20 Tahun

Sebuah studi dilakukan Central Intelligence Agency (CIA) telah menimbulkan keraguan atas kelangsungan hidup Israel...

Gaji Tenaga Kontrak hanya 7 Bulan, Tunjangan Bupati, DPRK, TPK PNS, Perjalanan Dinas dan Belanja Pelatihan?

LHOKSUKON – Pemerintah Kabupaten Aceh Utara memangkas anggaran tahun 2021 untuk gaji tenaga kontrak...

Lawan KLB Deli Serdang, Tim Hukum AHY Menang Telak 4-0

  JAKARTA - Pengadilan Negeri Jakarta Pusat (PN Jakpus) kembali menolak gugatan hukum pelaku KLB...

Permasa Rayon Batam Kota Halal Bihalal di Pantai Melayu

BATAM - Demi mempererat silaturahim sesama warga. Persatuan Masyarakat Aceh (Permasa) Rayon Batam Kota mengadakan...

Pasien Covid-19 di RSUCM Aceh Utara Meningkat

LHOKSEUMAWE - Pasien Covid-19 dirawat di Ruang RICU Rumah Sakit Umum Cut Meutia (RSUCM)...

Kejari Lhokseumawe Kembali Gelar Donor Darah, Ini Hasilnya

LHOKSEUMAWE - Kejaksaan Negeri Lhokseumawe dan Pengurus IAD Lhokseumawe melaksanakan donor darah di Kantor...

Perubahan APBK Aceh Utara 2021 dengan Perbup: Pendapatan Berkurang Belanja Bertambah, Mengapa?

LHOKSUKON – Anggaran Pendapatan dan Belanja Kabupaten (APBK) Aceh Utara tahun 2021 beberapa kali...

Alat Berat PUPR Bersihkan Tiga Titik Longsor Jalan Tripe Jaya, BPBD: Rumah Warga Aman

BLANGKEJEREN – Tim Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Gayo Lues bersama...

Potret Super Model Bella Hadid Dukung Merdeka Palestina

Model dunia, Bella Hadid mengejutkan publik dengan ikut turun ke jalan mendukung gerakan Free...

Inspirasi Syawal

Oleh: Taufik Sentana Peminat literasi sosial dan dakwah. Dalam sebaris surat Alquran di surat Al Ankabut,...

Jalan Menuju Air Terjun dan Kolam Biru Tripe Jaya Longsor, Perumahan Warga Uyem Beriring Terancam

BLANGKEJEREN - Akses jalan menuju Kecamatan Tripe Jaya, Kabupaten Gayo Lues, mengalami longsor, Ahad,...