30.5 C
Banda Aceh
Selasa, Agustus 3, 2021

Ini Kata Kadis Perhubungan saat Diskusi ‘Kapal Aceh Hebat’

BERITA DAERAH

JAKARTA – Kehadiran ‘Kapal Aceh Hebat’ menjadi sejarah baru transportasi laut di Aceh karena dapat membantu memutus kesenjangan dan keterbatasan transportasi di wilayah pesisir Tanah Rencong itu.

Hal itu dikemukakan dalam diskusi yang diselenggarakan Forum Mahasiswa Aceh Nusantara (FORMA-NUS) yang bertemakan “Kapal Aceh Hebat, Sejarah Baru Armada Laut Di Aceh” secara virtual di Kantor Badan Penghubung Pemerintah Aceh (BPPA) Indramayu, Menteng, Jakarta Pusat, Rabu, 23 Juni 2021.

Diskusi itu menghadirkan narasumber diantaranya, Kepala Dinas Perhubungan Aceh, Junaidi, Bupati Simeulue, Erli Hasim yang diwakili Kepala Dinas Perhubungan Simeulue, Mulyawan Rohas, Kepala BPPA Almuniza Kamal S.STP, M.Si, Anggota DPR RI Fraksi PKS, Rafly Kande serta Tokoh Muda dan Mahasiswa Aceh Jakarta, Husnul Jamil.

Kepala Dinas Perhubungan Aceh, Junaidi, mengatakan sejarah kapal di perairan Aceh itu sudah dimulai sejak lama, seperti pada tahun 1980 dibukanya rute perintis jalur Ulee Lheue-Sabang yang dilayani oleh KMP Tongkol.

“Ada juga yang dibangun pascatsunami Aceh, Pemerintah melalui Badan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (BRR) melakukan pengadaan KMP BRR untuk mendampingi KMP Tanjung Burang,” katanya.

Ia menyebutkan, untuk rute Ulee Lheue-Sabang tersebut merupakan indikator utama dalam pengembangan transportasi penyeberangan. Karena begitu sibuknya kawasan itu.

Begitu juga, tambahnya, sejarah kapal di perairan pantai barat-selatan Aceh, pada 2003 dibangunnya KMP Teluk Singkil. Lalu, pembangunan KMP Simeulue pada 2004, KMP Teluk Sinabang pada 2007, dan KMP Labuhan Haji pada 2012.

Namun, kehadiran Kapal Aceh Hebat 1, 2, dan 3 katanya, diharapkan mampu memutus  kesenjangan antar wilayah yang menghubungkan wilayah daratan dan kepulauan.

“Kebutuhan dasar tranportasi pada masyarakat harus tertap berlangsung, meskipun tingkat pemenuhan kapasitas angkutan tidak terpenuhi,” katanya.

Kemudian, tambah dia, sistem jaringan transportasi belum sepenuhnya terintegrasi dengan baik. Sehingga menyulitkan perkembangan angkutan logistik.

Pemenuhan transportasi laut untuk konektivitas antar wilayah, katanya, juga tertuang dalam visi misi Gubernur Aceh, dengan menghadirkan peran dan fungsi Dinas Perhubungan Aceh.

“Adalah untuk mencapai sasaran konektivitas antar wilayah melalui strategi peningkatan dan pengembangan konektivitas perhubungan laut, darat, dan udara,” katanya.

Kepala BPPA Almuniza Kamal S.STP., M.Si., mengatakan sangat mendukung dengan diadakan diskusi tersebut, karena akan membuka wawasan dan informasi yang bersifat positif.

“Sangat mengapresiasikan FORMA-NUS karena sudah membuat diskusi ini. Insya Allah ke depan bisa menyelenggarakannya lagi diskusi dengan tema berbeda, agar masyarakat tidak mendapatkan informasi hoaks,” katanya.

Hal itu dikatakannya, karena maraknya isu-isu hoaks yang berkembang di kalangan masyarakat terhadap Pemerintah Aceh. “Yang menjadi masalahnya adalah kita malas mencari informasi dan malas membaca. Kita lebih suka membahas yang belum tentu kebenarannya,” katanya.

Untuk itu, ia mengajak seluruh forum yang hadir dalam diskusi tersebut, supaya mencari informasi di akun-akun resmi media sosial dan online milik Pemerintah. Supaya mendapatkan informasi yang tepat.

Anggota DPR RI Fraksi PKS, Rafly Kande menyambut baik dengan diadakan diskusi tersebut. Namun, ia menganjurkan diskusi terkait Kapal Aceh Hebat seharusnya sudah dilakukan sejak dulu, dan juga menghadirkan narasumber dari anggota Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA). “Mari kita semua membuka cakrawala dalam berpikir demi masa depan Aceh yang lebih baik,” ujarnya.

Kepala Dinas Perhubungan Simeulue, Mulyawan Rohas, menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Aceh karena menghadirkan Kapal Aceh Hebat untuk wilayah Simeulue.

“Kapal Aceh Hebat ini sangat membantu. Karena sebelum adanya kapal tersebut di Simeulue sering terjadinya penumpukan penumpang di pelabuhan,” katanya.

Sementara itu, tokoh muda dan mahasiswa Aceh Jakarta, Husnul Jamil mengapresiasi Pemerintah Aceh karena memberikan perhatian kepada masyarakat yang berada di pesisir.

“Dengan adanya kapal Aceh hebat negara memberikan pesan, bahwa negara hadir di daerah pesisir pantai,” katanya.

Ia mengharapkan kepada Pemerintah Aceh, bahwa kapal Aceh Hebat ini bukann hanya sebagai selogan. Tapi Kapal ini harus dikelola oleh pemerintah daerah untuk mendongkrak perekonomian daerah.

Dia juga menyampaikan empat rekomendasi kepada kepada Pemerintah Aceh yang diterima Kadis Perhubungan, Junaidi, yakni, pertama Pemerintah Aceh harus menyiapkan formulasi dan SDM untuk mengelola Kapal Aceh Hebat melalui BUMD, sebagai wujud komitmen hntuk serta mendongkrak Pendapatan Asli Daerah Provinsi Aceh.

Kedua, kata dia, Pemerintah Acdh wajib melawan Hoaks dalam bentuk apapun. Ketiga, pemerintah dalam hal ini Dinas Perhubungan juga diminta untuk mengontrol pembayaran tiket agar tidak terjadi Pungli.

“Dan yang terakhir adalah, sebagai Mahasiswa Aceh, kami berkomitmen untuk terus melakukan pengawalan dan memberikan dukungan kepada Pemerintah Aceh untuk terus memberikan kesejahteraan kepada Rakyat Aceh,” tutup dia.

Diskusi “Kapal Aceh Hebat, Sejarah Baru Armada Laut Di Aceh” secara virtual di Kantor Badan Penghubung Pemerintah Aceh (BPPA) Indramayu, Menteng, Jakarta Pusat, ini telah melalui protokol kesehatan yang ketat.[](rilis)

 

Berita Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

BERITA POPULER

Berita Rekomendasi

Terbaru

Perangkat Desa tidak Tamat SMA, Pemuda Merasa ‘Terpukul’

BLANGKEJEREN - Pemuda Kecamatan Terangun, Kabupaten Gayo Lues, merasa “terpukul” lantaran masih ada perangkat...

Mobil Pegawai Puskesmas Terjun ke Jurang Genting

BLANGKEJEREN - Mobil hitam jenis Avanza milik pegawai Puskesmas Pintu Rime Kecamatan Pining, Kabupaten...

AJI Lhokseumawe Bikin Video Kreasi Tarian Likok Pulo Meriahkan HUT AJI

LHOKSEUMAWE - Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Kota Lhokseumawe telah membuat video kreasi tarian Likok...

Ratusan Warga Binaan Lapas Lhoksukon Divaksin

LHOSUKON - Sebanyak 439 Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB...

Sampah di Seputaran Kota Blangkejeren tidak Diambil Petugas, Ini Kata Kepala DLH

BLANGKEJEREN - Tumpukan sampah di daerah Centong Bawah, Kota Blangkejeren, Kabupaten Gayo Lues, mulai...

Tersangka Dugaan Korupsi Uang Makan-Minum Hafiz Gayo Lues Kembalikan Sebagian Kerugian Negara

BLANGKEJEREN - Tiga tersangka kasus dugaan korupsi uang makan dan minum hafiz pada Dinas...

Serahkan Bantuan Pribadi, Bintang Sampaikan Turut Belasungkawa Kepada Korban Kebakaran

    SUBULUSSALAM - H. Affan Alfian Bintang menyampaikan turut belasungkawa yang sedalam-dalamnya atas musibah yang...

Nibong Bangkitkan Tradisi Let Tupe

LHOKSUKON - Puluhan warga kembali membangkitkan tradisi let tupe (perburuan tupai) di Gampong Alue...

Pemko Subulussalam Serahkan Bantuan Sembako dan Peralatan Rumah Tangga Kepada Korban Kebakaran

  SUBULUSSALAM - Pemerintah Kota Subulussalam menyerahkan bantuan tanggap darurat kepada keluarga korban kebakaran di...

Sekda Bener Meriah Datangi Ombudsman Aceh

BANDA ACEH - Sekretaris Daerah Bener Meriah, Drs. Haili Yoga, M.Si., mendatangi dan bertemu...

Kapolres Subulussalam: Kebakaran Diduga Arus Pendek Listrik, Total 13 Unit, Kerugian Ditaksir Rp 2 Miliar

SUBULUSSALAM - Kapolres Subulussalam AKBP Qori Wicaksono mengatakan sebanyak 11 unit rumah hangus terbakar,...

Kebakaran Hebat Landa Subulussalam, Belasan Rumah Terbakar, Termasuk Kantor KUA

SUBULUSSALAM - Belasan rumah masyarakat di Kampong Subulussalam Selatan, Kecamatan Simpang Kiri, Kota Subulussalam...

Jurnalis Harus Disiplin Verifikasi, tak Boleh Emosi dalam Melahirkan Karya Jurnalistik

LHOKSEUMAWE - Mantan Ketua Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Kota Lhokseumawe, Saiful Bahri, menegaskan setiap...

Kapolres Subulussalam Kunjungi Petani Putus Kaki Tersambar Mesin Potong Rumput, Serahkan Bantuan

  SUBULUSSALAM - Kapolres Subulussalam AKBP Qori Wicaksono, S.I.K mengunjungi korban putus kaki akibat tersambar...

Viral Isu Komunitas Dibaiat Air Tuak, Ternyata Hoax, Kapolres Subulussalam Ingatkan Warga UU ITE

SUBULUSSALAM - Kapolres Subulussalam AKBP Qori Wicaksono, S.I.K mengimbau masyarakat agar bijak menggunakan media...

Kemenkes Drop 38 Ribu Dosis Vaksin ke Aceh, Masyarakat Diimbau Vaksinasi

BANDA ACEH - Kementerian Kesehatan drop lagi 38.300 dosis vaksin Sinovac mengisi stok vaksin...

Youtuber Sonupaii Terima Donasi Rp100 Juta untuk Bantu Pedagang Kecil Terdampak PPKM

MEDAN – Youtuber sukses asal Medan, Sumatera Utara, Sonupaii akrab disapa Mak Karbol, berhasil...

Besok, Nelayan Asal Sabang Dipulangkan ke Aceh

JAKARTA - Setelah menjalani masa karantina sepekan di Wisma Atlet Pademangan, Jakarta, nelayan Aceh...

RTA Ajak Selamatkan Anak Aceh dari Kecanduan Game

BANDA ACEH – Organisasi santri Aceh, Rabithah Thaliban Aceh (RTA) mengajak masyarakat, terutama para...

Indigo Hackathon Festival; Ajang Bergengsi untuk Para Talent dan Geek Terbaik Indonesia

Banda Aceh, 30 Juli 2021. DILo Hackathon Festival pada tahun 2021 secara resmi berganti...