30.1 C
Banda Aceh
Selasa, Agustus 3, 2021

Paket Belanja Obat-Obatan Dinkes Aceh Utara dari DAK 2021 Rp2,4 M Ditender, Mengapa?

BERITA DAERAH

LHOKSUKON – Pemerintah Kabupaten Aceh Utara melalui Unit Layanan Pengadaan (ULP) sedang melelang paket “Belanja obat-obatan Dinas Kesehatan (DAK)” tahun anggaran 2021 senilai Rp2.406.884.000 (Rp2,4 miliar lebih). Mengapa metode pemilihan penyedia paket di bawah di Dinas Kesehatan Aceh Utara bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK) itu melalui proses tender, bukan lewat e-purchasing?

E-purchasing adalah tata cara pembelian barang/jasa melalui sistem katalog elektronik (e-catalogue). Katalog elektronik adalah sistem informasi elektronik yang memuat daftar, jenis, spesifikasi teknis dan harga barang/jasa tertentu dari berbagai penyedia barang/jasa pemerintah.

Dilihat portalsatu.com, Jumat, 2 Juli 2021, pada laman resmi Sistem Informasi Rencana Umum Pengadaan (SIRUP) LKPP RI, dalam RUP Dinas Kesehatan Aceh Utara Tahun 2021, paket “Belanja obat-obatan Dinas Kesehatan (DAK)” Rp2,4 miliar (M) lebih, metode pemilihan penyedia melalui tender.

Sedangkan paket “Belanja obat-obatan Dinas Kesehatan (DAK Selisih) Rp1.953.116.650 (Rp1,9 M lebih) metode pemilihan e-purchasing; “Belanja Pengadaan Bahan Habis Pakai Kesehatan (DID)” Rp1,2 M metode pemilihan e-purchasing; dan “Belanja Bahan-Bahan Lainnya (Belanja Bahan Habis Pakai Kegiatan Dukungan Vaksinasi Covid 19)” Rp5 M, metode pemilihan juga e-purchasing.

Data pada laman resmi Layanan Pengadaan Secara Elektronik (LPSE) Kabupaten Aceh Utara, paket “Belanja obat-obatan Dinas Kesehatan (DAK)” Rp2,4 M lebih itu tahapan tender saat ini pengumuman pascakualifikasi, download dokumen pemilihan, dan upload dokumen penawaran, 29 Juni hingga 6 Juli 2021. Adapun tahapan dan jadwal penetapan pemenang dan pengumuman pemenang pada 28 Juli, masa sanggah 29 Juli – 4 Agustus, dan penandatanganan kontrak 6 Agustus 2021.

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Aceh Utara, Amir Syarifuddin, saat dikonfirmasi soal mengapa paket “Belanja obat-obatan Dinas Kesehatan (DAK)” Rp2,4 M, metode pemilihan penyedia melalui proses tender, bukan lewat e-purchasing atau sistem e-katalog, dia meminta portalsatu.com menghubungi PPK.

Penjabat Pembuat Komitmen (PPK) Dinkes Aceh Utara, dr. Adnani, dikonfirmasi portalsatu.com, Jumat, 2 Juli 2021, mengatakan, “karena ini dana DAK maka kita mempersiapkan untuk tender. Dikhawatirkan jika (dari sistem) e-katalog tidak tampil semua (jenis obat-obatan yang akan dibeli) atau belum tayang semua. Jadi, Dinkes mempersiapkan tender juga, mengingat DAK waktunya terbatas, kalau tidak salah pada pertengahan Juli 2021”.

“Jadi, rencananya dalam beberapa hari ini kami klik semua, yang tidak terdapat di e-katalog baru ditenderkan. Memang kita sudah siapkan untuk proses tender juga, tapi kita tetap mengutamakan yang pada e-katalog,” kata Adnani.

Ditanya apa pertimbangan Dinkes sehingga paket tersebut ditender, Adnani mengatakan, “kalau untuk tender itu pertimbangannya adalah bila seandainya di e-katalog tidak tayang juga sampai dengan hari inilah istilahnya, itu harus ditenderkan karena mengingat batas waktu dana DAK tersebut terbatas. Tetapi jika masih ada pada e-katalog sampai hari ini ataupun besok istilahnya, itu kita akan tetap diambil di e-katalog dulu”.

“Tapi kita utamakan yang e-katalog terlebih dahulu. Akan tetapi dalam satu atau dua hari ini tidak ada di situ, maka baru kita tenderkan. Karena mengingat ketersediaan obat ini untuk kebutuhan di Aceh Utara. Kalau e-katalog tidak ter-cover mau tidak mau kita akan usahakan untuk tender,” tambah Adnani.

Menurut Adnani, sejauh ini belum ada pemenang tender paket tersebut “karena baru tahapan memasukkan berkas”.

“Jadi, mengingat waktu maka kita memasukkan terus berkas (tender ke ULP) karena dikhawatirkan nanti e-katalog tidak tampil, tapi masih bisa ditenderkan untuk pengadaan obat tahun 2021, persiapan istilahnya. Apabila e-katalog tidak tampil, kesiapan kedua kita sudah ada. Tapi kita tetap utamakan di e-katalog,” tutur dia.

“Sejauh ini kami belum mengecek berapa jumlah peserta (tender) yang sudah masuk atau bagaimana,” pungkas Adnani.[]

Berita Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

BERITA POPULER

Berita Rekomendasi

Terbaru

Perangkat Desa tidak Tamat SMA, Pemuda Merasa ‘Terpukul’

BLANGKEJEREN - Pemuda Kecamatan Terangun, Kabupaten Gayo Lues, merasa “terpukul” lantaran masih ada perangkat...

Mobil Pegawai Puskesmas Terjun ke Jurang Genting

BLANGKEJEREN - Mobil hitam jenis Avanza milik pegawai Puskesmas Pintu Rime Kecamatan Pining, Kabupaten...

AJI Lhokseumawe Bikin Video Kreasi Tarian Likok Pulo Meriahkan HUT AJI

LHOKSEUMAWE - Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Kota Lhokseumawe telah membuat video kreasi tarian Likok...

Ratusan Warga Binaan Lapas Lhoksukon Divaksin

LHOSUKON - Sebanyak 439 Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB...

Sampah di Seputaran Kota Blangkejeren tidak Diambil Petugas, Ini Kata Kepala DLH

BLANGKEJEREN - Tumpukan sampah di daerah Centong Bawah, Kota Blangkejeren, Kabupaten Gayo Lues, mulai...

Tersangka Dugaan Korupsi Uang Makan-Minum Hafiz Gayo Lues Kembalikan Sebagian Kerugian Negara

BLANGKEJEREN - Tiga tersangka kasus dugaan korupsi uang makan dan minum hafiz pada Dinas...

Serahkan Bantuan Pribadi, Bintang Sampaikan Turut Belasungkawa Kepada Korban Kebakaran

    SUBULUSSALAM - H. Affan Alfian Bintang menyampaikan turut belasungkawa yang sedalam-dalamnya atas musibah yang...

Nibong Bangkitkan Tradisi Let Tupe

LHOKSUKON - Puluhan warga kembali membangkitkan tradisi let tupe (perburuan tupai) di Gampong Alue...

Pemko Subulussalam Serahkan Bantuan Sembako dan Peralatan Rumah Tangga Kepada Korban Kebakaran

  SUBULUSSALAM - Pemerintah Kota Subulussalam menyerahkan bantuan tanggap darurat kepada keluarga korban kebakaran di...

Sekda Bener Meriah Datangi Ombudsman Aceh

BANDA ACEH - Sekretaris Daerah Bener Meriah, Drs. Haili Yoga, M.Si., mendatangi dan bertemu...

Kapolres Subulussalam: Kebakaran Diduga Arus Pendek Listrik, Total 13 Unit, Kerugian Ditaksir Rp 2 Miliar

SUBULUSSALAM - Kapolres Subulussalam AKBP Qori Wicaksono mengatakan sebanyak 11 unit rumah hangus terbakar,...

Kebakaran Hebat Landa Subulussalam, Belasan Rumah Terbakar, Termasuk Kantor KUA

SUBULUSSALAM - Belasan rumah masyarakat di Kampong Subulussalam Selatan, Kecamatan Simpang Kiri, Kota Subulussalam...

Jurnalis Harus Disiplin Verifikasi, tak Boleh Emosi dalam Melahirkan Karya Jurnalistik

LHOKSEUMAWE - Mantan Ketua Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Kota Lhokseumawe, Saiful Bahri, menegaskan setiap...

Kapolres Subulussalam Kunjungi Petani Putus Kaki Tersambar Mesin Potong Rumput, Serahkan Bantuan

  SUBULUSSALAM - Kapolres Subulussalam AKBP Qori Wicaksono, S.I.K mengunjungi korban putus kaki akibat tersambar...

Viral Isu Komunitas Dibaiat Air Tuak, Ternyata Hoax, Kapolres Subulussalam Ingatkan Warga UU ITE

SUBULUSSALAM - Kapolres Subulussalam AKBP Qori Wicaksono, S.I.K mengimbau masyarakat agar bijak menggunakan media...

Kemenkes Drop 38 Ribu Dosis Vaksin ke Aceh, Masyarakat Diimbau Vaksinasi

BANDA ACEH - Kementerian Kesehatan drop lagi 38.300 dosis vaksin Sinovac mengisi stok vaksin...

Youtuber Sonupaii Terima Donasi Rp100 Juta untuk Bantu Pedagang Kecil Terdampak PPKM

MEDAN – Youtuber sukses asal Medan, Sumatera Utara, Sonupaii akrab disapa Mak Karbol, berhasil...

Besok, Nelayan Asal Sabang Dipulangkan ke Aceh

JAKARTA - Setelah menjalani masa karantina sepekan di Wisma Atlet Pademangan, Jakarta, nelayan Aceh...

RTA Ajak Selamatkan Anak Aceh dari Kecanduan Game

BANDA ACEH – Organisasi santri Aceh, Rabithah Thaliban Aceh (RTA) mengajak masyarakat, terutama para...

Indigo Hackathon Festival; Ajang Bergengsi untuk Para Talent dan Geek Terbaik Indonesia

Banda Aceh, 30 Juli 2021. DILo Hackathon Festival pada tahun 2021 secara resmi berganti...