27.4 C
Banda Aceh
Sabtu, April 17, 2021

Asosiasi Uighur Desak AS Tuntut China Tutup Kamp

BERITA DAERAH

JENEWA – Kelompok terbesar yang mewakili etnis Uighur yang diasingkan telah menulis kepada Menteri Luar Negeri AS Antony Blinken. Dalam surat tersebut, Asosiasi Muslim Uighur meminta Blinken mendesak China menutup kamp-kamp tahanan di Xinjiang.

Surat tersebut disampaikan kepada Blinken sebelum ia dan penasihat keamanan nasional Jake Sullivan bertemu dengan diplomat tinggi China Yang Jiechi dan Penasihat Negara Wang Yi di Alaska. Ini merupakan pertemuan pertama sejak Joe Biden menjadi Presiden AS.

Dalam surat tersebut, Presiden Kongres Uighur Dunia Dolkun Isa mengatakan yang pertama dan terpenting, menuntut China segera dan tanpa syarat mengakhiri genosida yang sedang berlangsung dan kejahatan terhadap kemanusiaan di Turkestan Timur.

“Ini termasuk China menutup semua kamp interniran dan membebaskan tanpa syarat semua yang ditahan secara sewenang-wenang. Mereka (orang Uighur) menyebut Xinjiang sebagai Turkestan Timur dan kelompok tersebut menggunakan ejaan yang berbeda untuk kata Uighur,” katanya dalam surat dari basis kelompoknya di Muenchen, Jerman, Sabtu (20/3).

Isa mengatakan China juga harus mengakhiri kerja paksa di Xinjiang dan wilayah lain dan mengizinkan pengawas PBB untuk menyelidikinya. Duta Besar China untuk Perserikatan Bangsa-Bangsa di Jenewa, Chen Xu mengatakan kepada Dewan Hak Asasi Manusia PBB tidak ada alasan mendasar atas tuduhan genosida.

“Hari ini, Xinjiang dan Tibet menikmati kemakmuran dan stabilitas. Tidak ada yang lebih absurd untuk menyematkan label ‘genosida’ pada China, dan upaya ini tidak akan berhasil,” ucap Chen Xu.

Menurutnya, semua orang yang menghadiri kompleks tersebut telah lulus dan pulang. Akses dibatasi dan tidak mungkin memverifikasi pernyataan China secara independen.

Blinken sebelumnya telah menuduh China melakukan paksaan dan agresi di dalam dan di sekitar wilayah Xinjiang. China dengan tegas selalu menolak tuduhan AS bahwa mereka telah melakukan genosida terhadap etnis dan agama minoritas, dan mengatakan kamp tersebut memberikan pelatihan untuk membantu membasmi ekstremisme dan separatisme.

Aktivis dan pakar PBB menyatakan lebih dari satu juta Muslim Uighur dan Muslim Turki lainnya ditahan di kamp-kamp yang keras di wilayah barat yang terpencil di China.[]sumber:republika.co.id/ihram.co.id

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

BERITA POPULER

Berita Rekomendasi

Terbaru

HMI Komisariat Hukum Unimal Bagikan Takjil untuk Tukang Parkir Hingga Fakir Miskin

LHOKSEUMAWE - Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Komisariat Hukum Universitas Malikussaleh (Unimal) membagikan ratusan takjil...

Gubernur Aceh Sampaikan LKPJ 2020: Realisasi Pendapatan Rp14,4 Triliun, Belanja Rp13,2 T

BANDA ACEH – Realisasi Pendapatan Aceh Tahun Anggaran (TA) 2020 mencapai Rp.14,441 triliun lebih...

Profil CEO Brian Armstrong, Sosok yang Bawa Coinbase Melantai di Wall Street

Resmi melantai di wall street, perusahaan jual beli mata uang kripto, Coinbase mampu membawa...

Dishub Lhokseumawe Atur Lalu Lintas Jelang Buka Puasa di Lokasi Ini

LHOKSEUMAWE - Petugas Dinas Perhubungan (Dishub) Lhokseumawe ikut mengatur arus lalu lintas di sejumlah...

[Cerita Bersambung] KAPTEN LET PANDE: Episode 1

KAPTEN LET PANDE Episode 1 - Cerita Bersambung - Novel Serial Karya: Thayeb Loh Angen Seratus perahu...

Ini Pesan Khatib saat Shalat Jumat di Masjid Islamic Center Lhokseumawe

LHOKSEUMAWE - Ramai jamaah melaksanakan shalat Jumat pada pekan pertama bulan suci Ramadhan 1442...

Dipecat dan Banyak Utang, Wanita Ini Bangkit dengan Rp 72 Ribu

Dipecat dari pekerjaan dengan gaji besar serta memiliki setumpuk utang memang bukan hal yang...

Perempuan Kreatif, Siti Juita Mastura Aktif Ciptakan Drone

BATU PAHAT - Kemunculan wanita dalam bidang teknologi dron amat kurang, sedangkan usaha itu...

Abu Bakar Omar, Aktor Senior Malaysia Meninggal Dunia

KUALA LUMPUR - Aktor senior Malaysia, Abu Bakar Omar, meninggal dunia pada pukul 9.04...

Ini Bahayanya Sering Isi BBM Saat Tangki Kosong

MENGISI bahan bakar minyak (BBM) sudah menjadi kewajiban bagi setiap pemilik kendaraan. Tanpa BBM,...

AS Jatuhkan Sanksi dan Usir Diplomat Rusia terkait Intervensi

Amerika Serikat menjatuhkan sanksi dan mengusir 10 diplomat Rusia pada Kamis 15 April 2021...

Neraca Perdagangan Indonesia Surplus 1,57 Miliar Dolar AS

JAKARTA – Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), Neraca perdagangan Indonesia Maret 2021 kembali...

Ini Penyakit yang Menyebabkan Bau Mulut

Bau mulut tidak hanya disebabkan oleh kebersihan mulut yang tidak terjaga, tapi juga bisa...

Dari Balik Penjara, Habib Rizieq Shihab Selesaikan Gelar S-3

JAKARTA - Kuasa Hukum Habib Rizieq Shihab (HRS), Aziz Yanuar menyampaikan kabar bahwa kliennya...

Artis Pakistan Menggubah Lagu Hubungan Turki, Azerbaijan, Pakistan

Seorang seniman nasyid Pakistan telah membuat lagu dan membuat video musik untuk menarik perhatian...

Puasa yang Sia-sia, Hati- Hati Ini Penyebabnya

Puasa yang sia-sia. Istilah ini sering terdengar namun apa maksudnya dan orang yang bagaimana...

Mualaf Inggris Olu Thomas: Saya Jatuh Cinta Pada Islam

LONDON -- Perantau Inggris bernama Olu Thomas adalah pengusaha yang sangat sukses di Uni...

Aksi Solidaritas untuk Nurhadi, AJI Banda Aceh: Usut Tuntas Kekerasan Terhadap Jurnalis

BANDA ACEH - Para jurnalis berhimpun dalam Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Banda Aceh menggelar...

IOM Serahkan Pendingin Vaksin kepada Dinkes Lhokseumawe

LHOKSEUMAWE - International Organization for Migration (IOM) menyerahkan satu unit pendingin vaksin (TCW3000AC) kepada...

9 Resep Minuman Apel Cocok untuk Sahur, Bisa Kurangi Kantuk

Apel merupakan salah satu buah yang mudah ditemukan dan harganya terjangkau. Apel sangat baik...