27.4 C
Banda Aceh
Jumat, April 16, 2021

MaTA Dukung Polda Aceh Usut Pengadaan Wastafel

BERITA DAERAH

BANDA ACEH – Masyarakat Transparansi Aceh (MaTA) mendukung langkah Polda Aceh yang sedang menyelidiki indikasi korupsi dalam pengadaan ratusan wastafel tahun anggaran 2020 senilai Rp41,2 miliar di bawah Dinas Pendidikan Aceh.

“Pada awalnya MaTA sudah pernah mempertanyakan kenapa sampai ada pembangunan (pengadaan wastafel untuk sekolah-sekolah di Aceh) tersebut, karena semua sekolah sebelumnya sudah ada tempat cuci tangan bagi siswa dalam rangka pencegahan Covid-19,” kata Koordinator MaTA, Alfian, dalam keterangan tertulis diterima portalsatu.com, Jumat, 26 Februari 2021.

Menurut Alfian, Pemerintah Aceh seharusnya memastikan sekolah mana saja yang masih ada kekurangan fasilitas. “Itu yang perlu diintervensi pembangunannya baik berupa rehabilitasi atau rekonstruksi tempat cuci tangan tersebut,” ujarnya.

“Faktanya, pembangunan (wastafel) yang dibangun tidak sempurna dan pihak sekolah ada yang belum dapat memanfaatkannya. Ada juga pihak sekolah mengeluarkan biaya sendiri agar tempat cuci tangan yang sudah dibangun tersebut dapat difungsikan. Padahal, pemerintah melalui Dinas Pendidikan Aceh sudah mengeluarkan anggaran sebesar Rp41,2 miliar untuk pembangunan tersebut dengan skema anggaran refocusing 2020,” ungkap Alfian.

Oleh karena itu, MaTA menilai langkah Polda Aceh untuk memastikan pengadaan wastafel tersebut tidak ada unsur korupsi sudah sangat tepat. MaTA berharap dalam penyelidikan dan penyidikan terhadap indikasi korupsi yang sedang dilidik adanya kepastian hukum apabila ditemukan unsur korupsinya.

“Dalam pengungkapan kasus ini, MaTA menilai sangat mudah untuk melihat kasusnya. Dan kita percaya Polda mampu mengungkapkan, mulai dari perencanaan, penganggaran dan pembangunannya sehingga siapa pun pihak yang diduga terlibat tidak lolos, atau apabila ada penerima aliran dananya juga dapat diungkap secara tuntas,” kata Alfian.

Alfian menegaskan pandemi Covid-19 adalah bencana nasional. “Jadi, siapan pun melakukan korupsi terhadap anggaran (penanganan) pandemi dapat dijerat dengan hukuman mati sesuai pasal 2 ayat (2) Undang-Undang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi, telah diatur soal kemungkinan penerapan pidana mati terhadap kasus korupsi dalam keadaan tertentu,” ujarnya.

“MaTA menyatakan konsisten mengawal pengusutan kasus tersebut sehingga ada rasa keadilan dan kepastian hukum terhadap pelaku kejahatan luar biasa tersebut,” pungkas Alfian.

Sebelumnya, Kepala Bidang Humas Polda Aceh, Kombes Pol. Winardy, mengatakan penyelidikan terhadap kasus pengadaan wastafel itu masih tahap pengumpulan bahan keterangan (Pulbaket). “Penanganan kasus ini masih tahap klarifikasi dan sampai saat ini belum ada pemeriksaan pihak-pihak terkait,” kata Kombes Winardy, dilansir aceh.antaranews.com, Selasa, 23 Februari 2021.

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

BERITA POPULER

Berita Rekomendasi

Terbaru

Gubernur Aceh Sampaikan LKPJ 2020: Realisasi Pendapatan Rp14,4 Triliun, Belanja Rp13,2 T

BANDA ACEH – Realisasi Pendapatan Aceh Tahun Anggaran (TA) 2020 mencapai Rp.14,441 triliun lebih...

Profil CEO Brian Armstrong, Sosok yang Bawa Coinbase Melantai di Wall Street

Resmi melantai di wall street, perusahaan jual beli mata uang kripto, Coinbase mampu membawa...

Dishub Lhokseumawe Atur Lalu Lintas Jelang Buka Puasa di Lokasi Ini

LHOKSEUMAWE - Petugas Dinas Perhubungan (Dishub) Lhokseumawe ikut mengatur arus lalu lintas di sejumlah...

[Cerita Bersambung] KAPTEN LET PANDE: Episode 1

KAPTEN LET PANDE Episode 1 - Cerita Bersambung - Novel Serial Karya: Thayeb Loh Angen Seratus perahu...

Ini Pesan Khatib saat Shalat Jumat di Masjid Islamic Center Lhokseumawe

LHOKSEUMAWE - Ramai jamaah melaksanakan shalat Jumat pada pekan pertama bulan suci Ramadhan 1442...

Dipecat dan Banyak Utang, Wanita Ini Bangkit dengan Rp 72 Ribu

Dipecat dari pekerjaan dengan gaji besar serta memiliki setumpuk utang memang bukan hal yang...

Perempuan Kreatif, Siti Juita Mastura Aktif Ciptakan Drone

BATU PAHAT - Kemunculan wanita dalam bidang teknologi dron amat kurang, sedangkan usaha itu...

Abu Bakar Omar, Aktor Senior Malaysia Meninggal Dunia

KUALA LUMPUR - Aktor senior Malaysia, Abu Bakar Omar, meninggal dunia pada pukul 9.04...

Ini Bahayanya Sering Isi BBM Saat Tangki Kosong

MENGISI bahan bakar minyak (BBM) sudah menjadi kewajiban bagi setiap pemilik kendaraan. Tanpa BBM,...

AS Jatuhkan Sanksi dan Usir Diplomat Rusia terkait Intervensi

Amerika Serikat menjatuhkan sanksi dan mengusir 10 diplomat Rusia pada Kamis 15 April 2021...

Neraca Perdagangan Indonesia Surplus 1,57 Miliar Dolar AS

JAKARTA – Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), Neraca perdagangan Indonesia Maret 2021 kembali...

Ini Penyakit yang Menyebabkan Bau Mulut

Bau mulut tidak hanya disebabkan oleh kebersihan mulut yang tidak terjaga, tapi juga bisa...

Dari Balik Penjara, Habib Rizieq Shihab Selesaikan Gelar S-3

JAKARTA - Kuasa Hukum Habib Rizieq Shihab (HRS), Aziz Yanuar menyampaikan kabar bahwa kliennya...

Artis Pakistan Menggubah Lagu Hubungan Turki, Azerbaijan, Pakistan

Seorang seniman nasyid Pakistan telah membuat lagu dan membuat video musik untuk menarik perhatian...

Puasa yang Sia-sia, Hati- Hati Ini Penyebabnya

Puasa yang sia-sia. Istilah ini sering terdengar namun apa maksudnya dan orang yang bagaimana...

Mualaf Inggris Olu Thomas: Saya Jatuh Cinta Pada Islam

LONDON -- Perantau Inggris bernama Olu Thomas adalah pengusaha yang sangat sukses di Uni...

Aksi Solidaritas untuk Nurhadi, AJI Banda Aceh: Usut Tuntas Kekerasan Terhadap Jurnalis

BANDA ACEH - Para jurnalis berhimpun dalam Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Banda Aceh menggelar...

IOM Serahkan Pendingin Vaksin kepada Dinkes Lhokseumawe

LHOKSEUMAWE - International Organization for Migration (IOM) menyerahkan satu unit pendingin vaksin (TCW3000AC) kepada...

9 Resep Minuman Apel Cocok untuk Sahur, Bisa Kurangi Kantuk

Apel merupakan salah satu buah yang mudah ditemukan dan harganya terjangkau. Apel sangat baik...

Tangan-Tangan yang Menggapai Meraih Puncak Dunia

Karya: Jamaluddin Penyuka Sastra Ingin meraih Jalanan berbatu dan terjal Terjatuh bergulingan ke jurang Bangkit kembali Berjalan merasakan perihnya runcing-runcing...