30.3 C
Banda Aceh
Senin, April 19, 2021

Pakar Tasauf: Kini Aceh Jauh dari Ajaran Syekh Abdurrauf As-Singkili

BERITA DAERAH

Di masa silam, uulama memiliki peran penting dalam sistem pemerintahan di Aceh. Hal itulah yang membuat Aceh pada masa lalu lebih maju dibandingkan sekarang.

Menurut data sejarah, dari sekian ulama yang berperan dalam sistem pemerintahan di Aceh pada masa lalu tersebut adalah Syekh Abdurrauf As-Singkili.

Tokoh ini merupakan putra Aceh asli yang disebut-sebut lahir di Singkil, sebuah kota di pesisir selatan Aceh.

“Syekh Abdurrauf Al Singkili asli Aceh yang lahir di Singkil. Ada yang mengatakan bahwa keturunan Batak, tetapi dalam hidupnya tidak pernah mencantumkan marga seperti kebiasaan penduduk Singkil kita di sana,” kata Pakar Tasawuf UIN Ar Raniry, Dr Damanhuri Basyir, M.Ag, dalam kajian rutin Kaukus Wartawan Peduli Syariat Islam (KWPSI) Aceh, yang berlangsung di Rumoh Aceh Kupi Luwak Jeulingke, Banda Aceh, Rabu, 3 Maret 2021 malam.

Damanhuri yang telah mencetak buku tentang Syekh Abdurrauf tersebut mengatakan, dalam sejarah hidupnya, Syekh Abdurrauf pernah menghabiskan waktu untuk belajar selama 19 tahun di Timur Tengah. Selama menempuh pendidikan di jazirah Arab, Syekh Abdurrauf juga disebut tidak pernah menikah. Ulama yang belakangan dikenal oleh warga lokal dengan sebutan Teungku Syiah Kuala tersebut baru menikah ketika pulang ke Aceh.

Syekh Abdurrauf Al Singkili lebih dikenal sebagai sosok ulama tasawuf, yang juga menjabat sebagai mufti kesutanan di masa Sultanah Safiatuddin berkuasa di Aceh.

Ulama ini juga pernah mendirikan sekolah di Kampung Mulia, salah satu pemukiman penduduk yang jaraknya tidak jauh dari Daerah Aliran Sungai (DAS) Krueng Aceh.

Semasa hidupnya, Syekh Abdurrauf pernah menerbitkan beragam kitab dalam bahasa Arab dan Melayu. Topik kajian yang menjadi fokus Syekh Abdurrauf adalah interpretasi (tafsir), skolastik teologi (kalam), sufisme (tasawuf) dan hukum Islam (fiqih).

Beberapa judul karya ulama asal Aceh ini seperti Aturan Fiqh untuk Berbagai Kegiatan (Mir’ât al Thullab fi Tasyil Ma’rifah al Ahkâm al Syar’iyyah li al Mâlik al-Wahhab), ‘Umdat al-Muhtajin ila Suluk Maslak al-Mufridin (sufisme), Lubb al-Kashf wa al-Bayan li Ma Yarahu al-Muhtadar bi al-‘Iyan (doa dzikir untuk persiapan kematian), dan Kitab al-Fara’idh (hukum waris).

Selain itu, Syekh Abdurrauf juga menulis kitab Tarjuman al-Mustafid (tafsir Alquran, kebanyakan dari tafsir al-Jalalain), Al-Arba’in Haditsan li al-Imam al-Nawawiyah (penjelasan dari empat puluh hadits Al-Nawawi), Al-Mawa’iz al-Badi’ (kumpulan hadits qudsi), Kifayat al-Muhtajin ila Masharab al-Muwahhidin al-Qa’ilin bi Wahdat al-Wujud (sufisme) Daqa’iq al-Huruf (sufisme), Risalah Adab Murid akan Syaikh (sufisme), dan Risalah Mukhtasarah fi Bayan Shurut al-Shaykh wa al-Murid (sufisme).

Selain kitab-kitab di atas, Syekh Abdurrauf Al Singkili juga menulis kitab Mawaizul Badi’ah. Di dalam kitab inilah menurut Damanhuri diketahui bahwa leluhur Aceh pada masa lalu akrab dengan makhluk ghaib seperti jin.

“Banyak orang Aceh yang memainkan jin, sebelum Islam masuk ke daerah ini,” kata Damanhuri, sebagaimana siaran pers KWPSI.

Sebagai seorang sufi terkemuka di sebuah kesultanan yang besar se-Asia Tenggara pada masa itu, Syekh Abdurrauf memiliki banyak murid. Salah satunya adalah Baba Rumi, seorang alim ulama, yang berasal dari Turki.

Damanhuri mengatakan Baba Rumi merupakan seorang ulama yang pernah datang ke tempat Syekh Abdurrauf dengan membawa dua guci berisi uang dari tempat asalnya yang makmur. Guci tersebut berukuran besar dengan tinggi mencapai dada manusia.

Saat itu, menurut Damanhuri, ulama dari Turki yang belajar pada Syekh Abdurrauf tersebut sengaja membawa uang banyak untuk membantu dakwah Islam di kawasan Aceh. Namun, pemberian ini ditolak oleh Syekh Abdurrauf yang mengatakan bahwa uang tidak akan membantu dakwah melainkan Allah.

“Ini berbeda dengan kondisi sekarang, banyak yang berlomba-lomba mendapatkan uang bahkan dalam berdakwah. Sampai-sampai banyak orang berlomba-lomba membangun masjid yang megah, akan tetapi tidak ada jamaah yang salat di sana,” kata Damanhuri.

Kondisi perpolitikan Aceh masa Syekh Abdurrauf Al Singkili disebut juga sering dalam kemelut, terutama dalam hal perebutan pucuk kekuasaan. Namun, berkat kearifan dan keilmuan Syekh Abdurrauf, segala perbedaan pandangan politik tersebut dapat kembali aman.

Di masa Syekh Abdurrauf hidup pula sistem pemerintahan di Aceh diatur dengan baik, seperti adanya kriteria-kriteria khusus bagi seorang pemimpin, baik dari level pemerintahan terkecil di tingkat keuchik hingga sultan.

“Ada 16 kriteria menjadi seorang pemimpin, itu untuk keuchik saja, lain untuk mukim dan sultan juga seorang ulama. Mungkin kalau sekarang ditetapkan kriteria tersebut, banyak yang tidak lulus,” kata Damanhuri.

Sistem pemerintahan tersebut kemudian juga dikuatkan dalam Qanun Meukuta Alam Al Asyi yang hingga saat ini dipergunakan oleh Kesultanan Brunai Darussalam. Tak hanya itu, banyak negara-negara lain di luar Aceh yang hingga saat ini masih menerapkan ajaran-ajaran yang disampaikan oleh Syekh Abdurrauf Al Singkili. Salah satunya adab ketika membuka sebuah forum, tata cara hidup, dan banyak hal lainnya.

Menurut Damanhuri banyak sendi-sendi kehidupan yang dipraktikkan sekarang ini jauh dari ajaran Syekh Abdurrauf As-Singkili, bahkan di masjid sekalipun. Dia mencontohkan seperti toilet buang air kecil untuk pria yang harus berdiri. Padahal menurutnya itu jauh dari ajaran Islam yang pernah berkembang pada masa lalu di Aceh.

“Di (masjid) Aceh, tempat kencing berdiri, dirancang oleh insinyur, saya tidak tahu dari mana asal idenya tersebut,” kata Damanhuri lagi.[]

Baca Juga: Tu Sop: Musuh Islam Mengincar Pemuda Kita

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

BERITA POPULER

Berita Rekomendasi

Terbaru

Kisah Putri Tanjung Jatuh Bangun Jalani Bisnis Sejak Usia 15 Tahun

Putri Indahsari Tanjung dikenal dengan Putri Tanjung, adalah anak pertama dari Chairul Tanjung. Menjadi...

Ratusan Petani Jagung Gayo Lues Sulit Tebus Pupuk Subsidi, Pemda Diminta Ambil Tindakan

BLANGKEJEREN - Petani jagung di Kabupaten Gayo Lues mengaku kesulitan menebus pupuk subsidi dari...

Pesawat Jatuh di Prancis, 4 Orang Tewas

Empat orang tewas dalam kecelakaan pesawat di Paris, Prancis, Minggu 18 April 2021. Pesawat ringan...

Kelainan Genetik Langka, Bayi 3 Bulan Lahir dengan 3 Penis

Seorang bayi laki-laki dari Duhok, Irak dilaporkan memiliki tiga penis setelah dilahirkan. Hal ini...

Malam Ini Grand Final Indonesian Idol Special Season

JAKARTA - Indonesian Idol Special Season telah mencapai puncaknya setelah terpilih dua finalis yang...

Rempah-Rempah Khas Gresik, Sehat dan Cocok untuk Buka Puasa

MINUMAN temu mesem khas Gresik, Jawa Timur, menjadi hidangan yang pas untuk buka puasa...

Mualaf Landisa: Aku Berkomitmen pada Islam, Aku Telah Pulang

Landisa, berkisah tentang kepindahan agamanya dari Kristen ke Islam. Dia tumbuh sebagai seorang Kristen...

[Cerita Bersambung] KAPTEN LET PANDE: Episode 3

KAPTEN LET PANDE Episode 3 - Cerita Bersambung - Novel Serial Karya: Thayeb Loh Angen Aroma ikan...

Safari Ramadhan di Mutiara Timur, Keurukon Katibul Wali Serahkan Sejumlah Bantuan

PIDIE – Malam keenam Ramadhan 1442 Hijriah atau 2021 Masehi, Keurukon Katibul Wali Nanggroe...

Laptop Tidak Mau Menyala, Ini Solusinya

Saat kita sedang melakukan aktivitas menggunakan laptop, terkadang banyak sekali kendala yang kita temui....

9 Alasan Harus Makan Telur Setiap Hari, Menyehatkan Mata Lebih Pintar

Nutrisi yang berbeda dalam telur dapat memberi tubuh semua jenis manfaat kesehatan yang tidak...

Jack Ma Terancam Didepak Perusahaannya Sendiri

BEIJING - Ant Group, perusahaan fintech yang didirikan dan dikendalikan Jack Ma, dilaporkan malah...

Ferrari Akan Rilis Mobil Listrik Pertama pada 2025

Banyak pembesut mobil mainstream yang belakangan ini mengembangkan mobil listrik, namun tidak dengan produsen...

Susah Salat, Model AS Halima Aden Pensiun dari Dunia Fesyen

Model muslimah Amerika Serikat (AS) kelahiran Somalia, Halima Aden mengumumkan pensiun dari dunia fesyen....

Hujan Deras, Singapura Diterjang Banjir Bandang

Banjir bandang dilaporkan terjadi di beberapa bagian Singapura, di tengah hujan lebat yang mengguyur...

Imam Syafii Minum Air Zamzam dan Ini yang Terjadi

Rasulullah SAW telah menunjukkan tentang berkah dan keutamaan air zamzam. عَنْ جَابِرٍ قَالَ : سَمِعْتُ...

Di Musala Ini Imam dan Seluruh Jamaahnya Perempuan

Salat Isya dan Tarawih jamaah seluruhnya perempuan. Mulai azan, iqamah dan imam salat dilakukan...

Mualaf Amerika Wolfe: Bagi Saya Islam Agama yang Sempurna

WASHINGTON - Seorang penyair, penulis Amerika Serikat (AS), dan Presiden dan Produser Co-Executive dari...

Helen Mccrory, Aktris Pemeran Film Harry Potter Meninggal Dunia

Aktor Inggris Helen McCrory, yang membintangi acara televisi "Peaky Blinders" dan film "Harry Potter",...

Giliran Rombongan PKK Subulussalam Buru Kuliner di Ramadhan Fair

  SUBULUSSALAM - Suasana Ramadhan Fair yang berlokasi di Jalan Raja Asal, depan Masjid Agung...