30.3 C
Banda Aceh
Senin, April 19, 2021

Vaksinasi Covid-19 dan Era Baru Ekonomi Rakyat Aceh

BERITA DAERAH

Ilustrasi pergerakan harga saham. @shutterstock

Oleh: Moehib Aifa*

Corona Menguburkan Impian Para Pelaku Usaha

Semenjak merebaknya virus covid 19 yang berasal dari kota Wuhan tersebut, telah membuat berbagai sendi kehidupan kian terpuruk, saat itu vaksin belum ditemukan. Kita telah dihadapkan pada kebiasaan baru yang bertentangan dengan hati nurani dan moril kita. Ada beberapa hal yang sangat terasa perbedaannya, di antaranya adalah saat bersilaturrahim dengan saudara, jiran, dan sahabat, kita mesti menerapkan jaga jarak. Terkadang bersalaman pun sudah punya gaya baru sekarang.

Kebiasaan dalam penerapan protokol kesehatan selama pandemi telah membuat hubungan silaturrahmi merenggang. Lebih parah lagi dalam pelaksanaan shalat berjama’ah di beberapa tempat masjid di Aceh, juga mengalami perubahan menyesuaikan dengan sikap jaga jarak. Sehingga saat shalat berjama’ah juga telah memaksa kita untuk merenggangkan barisan saf jamaah.

Di sisi lain, virus yang diyakini mematikan tersebut, juga telah menenggelamkan impian para pelaku ekonomi untuk mengembangkan usahanya. Seperti para penggiat kuliner yang telah memangkas tenaga kerjanya, akibat kurangnya income, bahkan ada juga yang terpaksa gulung tikar usahanya karena minimnya pembeli.

Keadaan tersebut telah membuat pemerintah mencoba mencari solusi untuk menyelesaikan masalah ini. Di mana baru-baru ini pemerintah mulai menyurakan akan dilakukannya vaksinasi, barangkali ini akan menjadi solusi terbaik, di tengah rumitnya persoalan ekonomi yang muncul akan keberadaan virus covid 19.

Vaksinasi Barangkali Menjadi Ikhtiar Terbaik

Untuk mengatasi penyebaran virus corona, beberapa negara mulai berlomba-lomba dalam membuat penangkal virus tersebut. Namun dari beberapa negara, hanya dua negara yang sangat menarik perhatian dunia yaitu Rusia yang membuat vaksin Sputnik-V. Kemudaian yang kedua negara China juga telah memproduksi anti virus yang dikenal dengan nama sinovac.

Untuk Indonesia sendiri telah melakukan kerjasama dengan China, atau tepatnya negara kita menggunakan vaksin sinovac untuk menangkal virus corona. Sebagaimana tanyangan pada beberapa stasiun televisi, tanggal 13 Januari 2021 orang nomor satu di Indonesia telah melakukan vaksinasi, turut serta di dalamnya panglima TNI, Polri, dan beberapa petinggi negara lainnya, termasuk artis papan atas Raffi Ahmad.

Kemudian tanpa menunggu waktu lama, hanya berselang dua hari tepatnya pada tanggal 15 Januari 2021 giliran kepala daerah yang melakukan vaksinasi. Tanpa kecuali gubernur Aceh yaitu Ir. Nova Iriansyah, MT, juga sudah melakukan vaksinasi, bersama dengan tokoh masyarakat lainnya. Selanjutnya hanya menungu jadwal untuk divaksin bagi para petugas kesehatan dan masyarakat luas.

Namun yang jadi pertanyaannya sekarang, bagaimana tingkat keamanan dan kehalalan vaksin tersebut? Sejauh ini memang masih banyak yang meragukan ditambah lagi dengan berita hoaks yang terus disuarakan oleh oknum yang tidak bertanggung jawab.

Akan tetapi, melihat kesedian dari presiden kita dan perangkat daerah lainnya serta tokoh masyarakat yang telah divaksin. Sepertinya mulai ada titik cerah untuk pelaksanaan vaksin tersebut. Kita akan terus melihat perkembangannya, apabila dalam beberapa pekan ke depan tidak menimbulkan efek yang berarti bagi yang sudah menjalani vaksin. Ditambah lagi dengan fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI) yang telah menyatakan bahwa vaksin untuk virus tersebut halal.

Merujuk pada perkembangan diatas, maka sepertinya ini akan menjadi jalan ikhtiar terbaik bagi kita, untuk mengusir virus mematikan tersebut. Agar kita bisa kembali pada era new normal sebagaimana biasanya.

Laju Ekonomi Setelah Vaksin

Apabila program vaksinasi yang diyakini sebagai langkah protektif, berjalan dengan lancar tanpa hambatan yang berarti, maka tentunya akan menjadi kabar baik bagi para pelaku usaha.

Disinyalir akan membuat para pelaku ekonomi kembali bergairah memasarkan produknya. Pertumbuhan ekonomi akan kembali menggeliat, dengan terjadi perputaran ekonomi terutama dari para pelaku usaha kuliner dan pariwisata.

Orang-orang akan melakukan aktifitas kembali tanpa dibayang-bayangi oleh virus asal negeri tirai bambu tersebut. Namun jika vaksinasi tidak berhasil, seperti akan munculnya efek yang dapat mengkibat resiko besar hingga kematian, maka ini akan memicu masalah baru (big problem).

Akan mengakibatkan hilangnya kepercayaan rakyat terhadap kebijakan tersebut, pada awalnya berharap masalah teratasi. Akan tetapi, malah akan memuncul persoalan baru lagi. Semoga kekhawatiran ini tidak terjadi, kita berharap yang terbaik untuk menyelesaikan masalah penyebaran virus corona. Agar terpacainya peningkatan ekonomi yang lebih baik untuk masyarakat Indonesia pada umumnya dan khususnya rakyat Aceh.

Perlunya Dukungan dari Pemerintah

Barangkali berdagang merupakan profesi terbesar kedua setelah petani, bagi sebagian besar masyarakat Aceh. Maka sudah sepatutnya pihak eksekutif dari level pusat hingga kecamatan, bisa memberi perhatian lebih kepada mereka. Untuk menyediakan bantuan yang berupa modal usaha maupun kebijakan dan aturan yang memihak pada pedagang.

Penulis rasa sudah saatnya kita menuju pada era kebangkitan ekonomi setelah berhasilnya program vaksinasi covid-19. Pemerintah nantinya tidak perlu lagi memusatkan anggaran pada kebutuhan penanganan corona. Mungkin telah mencapai milyaran atau bahkan triliyunan Rupiah dihabiskan dalam rangka penanganan virus tersebut.

Kita berharap setelah masalah corona teratasi kucuran dana dapat dialihkan untuk kepentingan pengembangan usaha para pedagang dan pelaku ekonomi lainnya. Masyarakat harus didukung, agar bangkit kembali, jika tidak akan terjadi masalah lain, seperti kriminal, perampokan dan lain-lain, akibat keterpurukan ekonomi.

Inovasi untuk Sektor Usaha Wisata

Sektor wisata juga menjadi imbas dengan keberadaan virus tersebut, banyak turis domestik dan manca negara yang batal melakukan kunjungan ke tempat wisata karena takut akan terpaparnya virus corona.

Padahal, sebagaimana kita ketahui, daerah Aceh memiliki begitu banyak potensi wisata, orang-orang menyebutnya ada syurga yang tersembunyi dari ujung pulau Sumatera.

Sebut saja seperti keberadaan puncak Lamreh di Aceh besar, keindahan Sabang, Lampuuk, Lhoknga, belum lagi kita berbicara tentang puncak gunung Geurute yang saat eksotik dengan panorama gugus pulau kecil yang bisa dinikmati dari puncak gunung Geurute, Aceh Jaya.

Sudah saatnya pemerintah memusatkan perhatiannya untuk sektor wisata, setelah kembalinya era new normal. Banyak masyarakat setempat yang menggantungkan pendapatan pada sektor wisata tersebut. Jangan dibiarkan semua berjalan dan dikelola secara manual dan alami.

Akan tetapi, butuh sentuhan tangan-tangan kreatif dan bantuan modal untuk mengubah objek wisata tersebut mejadi lebih indah untuk dinikmati. Kreatifitas dan inovasi akan lebih baik jika bisa diterapkan bersama para pemangku kebijakan.

Hanya dengan kebersamaan dari semua lini kepentingan dan pemangku kebijkan, yang akan dapat menggulirkan sebuah regulasi yang akan memajukan wisata, di mana nantinya akan mengundang wisatawan, baik manca negara maupun domestik. Dengan kehadiran mereka kembali akan menjaring pundi-pundi Rupiah bagi masyarakat di sekitarnya.

Akan terserap banyak tenaga kerja nantinya, para pedagang pun akan mudah memasarkan produknya. Akhirnya penulis punya harapan besar agar virus corona ini segera berakhir, kita semua sudah lelah dengan keadaan ini. Jangan biarkan para pelalu usaha berjuang sendiri. Pemerintah harus ikut andil dalam mensejahterakan mereka, agar roda perokonomian segera bangkit di bumi Serambi Mekkah ini. Amin.[]

*Perawat di Rumah Sakit Jiwa Aceh dan penggiat sosial. Berasal dari Paya Bakong, Aceh Utara, saat ini menetap di Banda Aceh.   

Baca Juga: http://portalsatu.com/opini/2021/01/jantung-hati-yang-terkoyak/

Baca Juga: https://thayeblohangen.wordpress.com/

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

BERITA POPULER

Berita Rekomendasi

Terbaru

Kisah Putri Tanjung Jatuh Bangun Jalani Bisnis Sejak Usia 15 Tahun

Putri Indahsari Tanjung dikenal dengan Putri Tanjung, adalah anak pertama dari Chairul Tanjung. Menjadi...

Ratusan Petani Jagung Gayo Lues Sulit Tebus Pupuk Subsidi, Pemda Diminta Ambil Tindakan

BLANGKEJEREN - Petani jagung di Kabupaten Gayo Lues mengaku kesulitan menebus pupuk subsidi dari...

Pesawat Jatuh di Prancis, 4 Orang Tewas

Empat orang tewas dalam kecelakaan pesawat di Paris, Prancis, Minggu 18 April 2021. Pesawat ringan...

Kelainan Genetik Langka, Bayi 3 Bulan Lahir dengan 3 Penis

Seorang bayi laki-laki dari Duhok, Irak dilaporkan memiliki tiga penis setelah dilahirkan. Hal ini...

Malam Ini Grand Final Indonesian Idol Special Season

JAKARTA - Indonesian Idol Special Season telah mencapai puncaknya setelah terpilih dua finalis yang...

Rempah-Rempah Khas Gresik, Sehat dan Cocok untuk Buka Puasa

MINUMAN temu mesem khas Gresik, Jawa Timur, menjadi hidangan yang pas untuk buka puasa...

Mualaf Landisa: Aku Berkomitmen pada Islam, Aku Telah Pulang

Landisa, berkisah tentang kepindahan agamanya dari Kristen ke Islam. Dia tumbuh sebagai seorang Kristen...

[Cerita Bersambung] KAPTEN LET PANDE: Episode 3

KAPTEN LET PANDE Episode 3 - Cerita Bersambung - Novel Serial Karya: Thayeb Loh Angen Aroma ikan...

Safari Ramadhan di Mutiara Timur, Keurukon Katibul Wali Serahkan Sejumlah Bantuan

PIDIE – Malam keenam Ramadhan 1442 Hijriah atau 2021 Masehi, Keurukon Katibul Wali Nanggroe...

Laptop Tidak Mau Menyala, Ini Solusinya

Saat kita sedang melakukan aktivitas menggunakan laptop, terkadang banyak sekali kendala yang kita temui....

9 Alasan Harus Makan Telur Setiap Hari, Menyehatkan Mata Lebih Pintar

Nutrisi yang berbeda dalam telur dapat memberi tubuh semua jenis manfaat kesehatan yang tidak...

Jack Ma Terancam Didepak Perusahaannya Sendiri

BEIJING - Ant Group, perusahaan fintech yang didirikan dan dikendalikan Jack Ma, dilaporkan malah...

Ferrari Akan Rilis Mobil Listrik Pertama pada 2025

Banyak pembesut mobil mainstream yang belakangan ini mengembangkan mobil listrik, namun tidak dengan produsen...

Susah Salat, Model AS Halima Aden Pensiun dari Dunia Fesyen

Model muslimah Amerika Serikat (AS) kelahiran Somalia, Halima Aden mengumumkan pensiun dari dunia fesyen....

Hujan Deras, Singapura Diterjang Banjir Bandang

Banjir bandang dilaporkan terjadi di beberapa bagian Singapura, di tengah hujan lebat yang mengguyur...

Imam Syafii Minum Air Zamzam dan Ini yang Terjadi

Rasulullah SAW telah menunjukkan tentang berkah dan keutamaan air zamzam. عَنْ جَابِرٍ قَالَ : سَمِعْتُ...

Di Musala Ini Imam dan Seluruh Jamaahnya Perempuan

Salat Isya dan Tarawih jamaah seluruhnya perempuan. Mulai azan, iqamah dan imam salat dilakukan...

Mualaf Amerika Wolfe: Bagi Saya Islam Agama yang Sempurna

WASHINGTON - Seorang penyair, penulis Amerika Serikat (AS), dan Presiden dan Produser Co-Executive dari...

Helen Mccrory, Aktris Pemeran Film Harry Potter Meninggal Dunia

Aktor Inggris Helen McCrory, yang membintangi acara televisi "Peaky Blinders" dan film "Harry Potter",...

Giliran Rombongan PKK Subulussalam Buru Kuliner di Ramadhan Fair

  SUBULUSSALAM - Suasana Ramadhan Fair yang berlokasi di Jalan Raja Asal, depan Masjid Agung...