29.3 C
Banda Aceh
Selasa, April 20, 2021

Belajar dari Kegagalan Abdullah Puteh

BERITA DAERAH

Oleh: Nia Deliana
Seorang Ibu, alumni pasca-sarjana, dan relawan PuKAT yang doyan menulis freelance soal sosial dan sejarah Aceh dengan Nusantara

Mati mendadak ditengah pelayaran, Kapal Aceh Hebat 1 atau KMP Aceh Hebat 1 dalam beberapa hari ini hangat dipersoalkan. Polemik soal potensi kondisi kapal dibeli dalam keadaan bekas sudah digaungkan sejak awal tahun ini. Banyak yang menuding pada faktor korupsi. Kemudian banyak juga yang mempertanyakan dari mana akar korupsi dalam pemerintahan Aceh. Apakah betul itu semata-mata muncul setelah 2007 atau sebenarnya persoalannya lebih disebabkan oleh sistem korup pemerintahan yang merupakan warisan Orde Baru?

Menjawab pertanyaan kedua, seorang intelektual Aceh bersama dengan rekan Belandanya menyelidiki penyakit sosial dan politik ini pada masa pemerintahan gubernur Abdullah Puteh (2000-2004). Artikel kecil ini sepenuhnya berasal dari karya tersebut. Ini tidak diperuntukkan untuk memberikan kontribusi baru ataupun analisa yang berbeda. Melainkan hanya sebagai pengingat dan pembelajaran bagi kawula muda di Aceh yang berminat mengamati gerak sistem pemerintahan daerah.

Dalam Buku Renegotiating Boundaries: Local Politics in Post Suharto Indonesia terdapat satu bab yang dikarang oleh Almarhum Muhammad Isa Sulaiman dan Gerry van Klinken berjudul The Rise and Fall of Governor Puteh ( Bangkit dan Runtuhnya Gubernur Aceh) yang terbit tahun 2007. Dalam bab berhalaman 28 lembar ini, perkembangan neo-patromonial, favoritis elit, korupsi, penyalahgunaan kekuasaan, dan kolusi dalam pemerintahan Aceh masa jabatan Gubernur Abdullah Puteh ini saling menyibak berlipatan.
Sebagai generasi yang tumbuh besar dalam puluhan tahun perang, perkembangan politik kalangan elit tentu tak terbayangkan. Saat kalangan menengah di Aceh, termasuk birokrat dan kontraktor dampingan Negara saling ping-pong keuntungan dari proyek pemerintah, yang ada dalam benak generasiku barangkali hanya ketakutan untuk bisa merasakan kebebasan bermain. Terimakasih untuk intelektual-intelektual seperti almarhum Muhammad Isa Sulaiman dan Gerry Van Klinken yang meninggalkan buah pikiran soal satu sudut zaman yang terlupakan.

Koneksi dan Butir Hukum

Koneksi Abdullah Puteh terbilang luas. Lahir di Aceh, Kuliah di ITB, Ketua KNPI menggantikan Akbar Tanjung yang kemudian jadi orang terkuat Golkar, menjadi perwakilan Golkar di parlemen nasional tahun 1992-1997, diikuti dengan posisi wakil sekretaris jenderal partai Golkar tingkat nasional. Ia juga punya bisnis di Jakarta yang fokus pada rekrut tenaga kerja untuk luar negeri dan bisnis minyak sawit di Aceh Barat dengan seorang Abdul Ghafur.

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

BERITA POPULER

Berita Rekomendasi

Terbaru

Perkemahan Penghafal Alquran di Masjid Agung Islamic Center Lhokseumawe Dibuka

LHOKSEUMAWE - Perkemahan Tahfidz Gerakan Pemuda Rihlah Shaum (PETA GPRS) ke-5 dan Daurah Ramadhan...

Pimpinan DPRK Surati Bupati, Kisruh Penetapan Komisioner Baitul Mal Gayo Lues Berakhir

BLANGKEJEREN - Pimpinan Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Gayo Lues sudah melayangkan surat kepada...

Polisi Buru Tersangka Penganiayaan Ibu Rumah Tangga di Dewantara

ACEH UTARA - Polsek Dewantara, Aceh Utara, memburu pria berinisial D (24), diduga melakukan...

Ikamat Harap Dukungan Pemerintah Aceh

ISTANBUL - Pengurus Ikatan Masyarakat Aceh - Turki (Ikamat) menyampaikan apresiasi dan terima kasih...

Rintihan Putri Kamaliah, Putri Pahang dibalik Puing-Puing Kehilangan

Karya: Jamaluddin Peminat Sastra, Lhokseumawe. Perhiasan ini telah berdebu Rinduku takkan pernah lekang Apa yang telah terjadi Duhai Pemilik...

Rapat IPAL di Kantor Ombudsman Aceh, Ini Pandangan Mapesa

BANDA ACEH - Ombudsman RI Perwakilan Aceh melaksanakan rapat tentang Instalasi Pembuangan Air Limbah...

Kereta dan Kota Emas Firaun Ditemukan, Tongkat Nabi Musa Dicari

Heboh penemuan Kota Emas berusia 3.000 tahun yang digadang-gadang peninggalan kerjaan Firaun melengkapi penemuan...

Anggota Dewan Gayo Lues ‘Dinonaktifkan’, Ini Surat Ketua DPRK

BLANGKEJEREN - Masyarakat Kabupaten Gayo Lues yang hendak berurusan atau menjumpai Anggota Dewan Perwakilan...

Operasi Senyap Kopassus Jalan Kaki Ratusan Km saat Puasa di Rimba Kalimantan

Puasa Ramadhan adalah salah satu ibadah yang wajib dilakukan oleh seluruh umat Islam. Selama...

Akhlak Calon Suami Antarkan Nadya Jadi Mualaf

Nadya Noviena, yang saat ini berusia 24 tahun, wanita yang baru saja memeluk Islam...

Bintang Borong Takjil Perpena, Bagikan kepada Abang Becak

SUBULUSSALAM - Lapak pedagang takjil menyediakan menu berbuka puasa milik  Persatuan Pemuda Penanggalan (Perpena)...

[Cerita Bersambung] KAPTEN LET PANDE: Episode 4

KAPTEN LET PANDE Episode 4 - Cerita Bersambung - Novel Serial Karya: Thayeb Loh Angen Setelah matahari...

Pemilik Tanah di Areal Waduk Keureuto Datangi BPN Aceh Utara Terkait Persoalan Ini

ACEH UTARA - Sejumlah pemilik tanah sah yang berada di Gampong Blang Pante, Kecamatan...

Perang Aceh-Portugis Dalam Lukisan Maestro Delsy Syamsumar

Memasuki ruang kontemporer Museum Aceh, Rabu, 14 April 2021 lalu, 28 lukisan dari para...

Putra Subulussalam ini Wakili Aceh jadi Anggota Paskibraka di Istana Negara

SUBULUSSALAM - Kota Subulussalam, patut berbangga hati, dua putra putri terbaik di Bumi Syekh...

Anak 8 Tahun Diculik di Prancis, Penyelamatannya Mirip Operasi Militer

Seorang anak perempuan delapan tahun asal Prancis diselamatkan di Swiss kemarin setelah lima hari...

2 Kasat dan 2 Kapolsek Diganti, Ini Kata Kapolres Gayo Lues

BLANGKEJEREN - Empat perwira di jajaran Polres Kabupaten Gayo Lues digantikan dengan yang baru...

Mengenal Struktur Tulang Belakang dan Fungsinya

Tulang belakang memiliki peran penting dalam menopang tubuh manusia. Dengan mengenali struktur tulang belakang,...

Kisah Putri Tanjung Jatuh Bangun Jalani Bisnis Sejak Usia 15 Tahun

Putri Indahsari Tanjung dikenal dengan Putri Tanjung, adalah anak pertama dari Chairul Tanjung. Menjadi...

Ratusan Petani Jagung Gayo Lues Sulit Tebus Pupuk Subsidi, Pemda Diminta Ambil Tindakan

BLANGKEJEREN - Petani jagung di Kabupaten Gayo Lues mengaku kesulitan menebus pupuk subsidi dari...