27.4 C
Banda Aceh
Jumat, April 16, 2021

Aceh Hari Ini: Pesindo Minta Saudagar Aceh Bantu Perjuangan Kemerdekaan

BERITA DAERAH

Pada 19 Februari 1946 Pemuda Sosialis Indonesia (Pesindo) meminta saudagar Aceh untuk membantu perjuangan kemerdekaan Republik Indonesia. Para saudagar diminta untuk tidak menjadi spekulan dan menyingkirkan sikap kapitalis. Permintaan itu disampaikan Maklumat Nomor 4 Ketua Bagian Kemakmuran Markas Pesindo Daerah Aceh.

Pada hari itu Belanda juga masih melakukan provokasi ke Aceh, baik melalui serangan laut maupun udara. Di tengah kemelut perang mempertahankan kemerdekaan, para pengusaha Aceh diminta untuk tidak menimbun barang dan logistik kebutuhan masyarakat.

Baca Juga:Pemuda Sosialis Aceh Bentuk Pasukan Divisi Rencong.-rencong/

Benteng-benteng pertahanan rakyat disiapkan di beberapa titik strategis untuk menghalau masuknya kembali tentara Belanda ke Aceh melalui pasukan Sekutu/NICA. Untuk menghadapi segala kemungkinan buruk, maka para saudagar Aceh diminta tidak melakukan penimbunan barang kebutuhan rakyat, tapi tetap menjualnya dengan harga pasar.

Dalam maklumat itu dijelaskan bahwa para saudagar juga bagian dari prajurit negara yang harus siap sedia melatih diri, menghilangkan sifat loba dan tamak, membina para pengusaha baru untuk membangun perekonomian yang sehat.

“Mengalirnya barang-barang atau makanan, pakaian, beras dan lain-lain ke satu jurusan (tangan) serta disimpan untuk spekulasi (menunggu-nunggu naik harga untuk keuntungan yang lebih besar) adalah sifat kapitalis yang mesti disingkirkan untuk menciptakan kemakmuran negara dan rakyat,” tulis maklumat tersebut.

Baca Juga: Sejarah Pembentukan Dewan Perjuangan Daerah Aceh.

Pada hari yang sama, 19 Februari 1946, Ketua Komisi Harta Benda Negara meminta kepada barangsiapa yang mengetahui di mana beradanya harta-harta negara dan orang-orang yang menyimpannya supaya segera memberitahukan ataupun menyerahkannya kepada pihak yang berwajib.

Mereka yang melakukan penyerahan dengan cara sukarela tidak akan dilakukan tuntutan, sebaliknya barang siapa yang sengaja menyembunyikan, menghilangkan ataupun merusakkannya, pihak Komisi Harta Benda Negara tidak akan bertanggungjawab apabila terjadi sesuatu hal.

Lebih jelas tentang itu bisa dibaca dalam buku Batu Karang di Tengah Lautan halaman 249-250. Buku ini ditulis oleh pelaku pejuang kemerdekaan di Aceh Teuku Alibasyah Talsya dan diterbitkan oleh Lembaga Sejarah Aceh (LSA) pada tahun 1990 atas bantuan Menteri Kopersi, Bustanil Arifin yang juga pelaku pejuang kemerdekaan di Aceh.[]

Baca Juga: Kisah Pertama Kali Komandan GAM dan Komandan TNI Bertemu Satu Meja.

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

BERITA POPULER

Berita Rekomendasi

Terbaru

Gubernur Aceh Sampaikan LKPJ 2020: Realisasi Pendapatan Rp14,4 Triliun, Belanja Rp13,2 T

BANDA ACEH – Realisasi Pendapatan Aceh Tahun Anggaran (TA) 2020 mencapai Rp.14,441 triliun lebih...

Profil CEO Brian Armstrong, Sosok yang Bawa Coinbase Melantai di Wall Street

Resmi melantai di wall street, perusahaan jual beli mata uang kripto, Coinbase mampu membawa...

Dishub Lhokseumawe Atur Lalu Lintas Jelang Buka Puasa di Lokasi Ini

LHOKSEUMAWE - Petugas Dinas Perhubungan (Dishub) Lhokseumawe ikut mengatur arus lalu lintas di sejumlah...

[Cerita Bersambung] KAPTEN LET PANDE: Episode 1

KAPTEN LET PANDE Episode 1 - Cerita Bersambung - Novel Serial Karya: Thayeb Loh Angen Seratus perahu...

Ini Pesan Khatib saat Shalat Jumat di Masjid Islamic Center Lhokseumawe

LHOKSEUMAWE - Ramai jamaah melaksanakan shalat Jumat pada pekan pertama bulan suci Ramadhan 1442...

Dipecat dan Banyak Utang, Wanita Ini Bangkit dengan Rp 72 Ribu

Dipecat dari pekerjaan dengan gaji besar serta memiliki setumpuk utang memang bukan hal yang...

Perempuan Kreatif, Siti Juita Mastura Aktif Ciptakan Drone

BATU PAHAT - Kemunculan wanita dalam bidang teknologi dron amat kurang, sedangkan usaha itu...

Abu Bakar Omar, Aktor Senior Malaysia Meninggal Dunia

KUALA LUMPUR - Aktor senior Malaysia, Abu Bakar Omar, meninggal dunia pada pukul 9.04...

Ini Bahayanya Sering Isi BBM Saat Tangki Kosong

MENGISI bahan bakar minyak (BBM) sudah menjadi kewajiban bagi setiap pemilik kendaraan. Tanpa BBM,...

AS Jatuhkan Sanksi dan Usir Diplomat Rusia terkait Intervensi

Amerika Serikat menjatuhkan sanksi dan mengusir 10 diplomat Rusia pada Kamis 15 April 2021...

Neraca Perdagangan Indonesia Surplus 1,57 Miliar Dolar AS

JAKARTA – Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), Neraca perdagangan Indonesia Maret 2021 kembali...

Ini Penyakit yang Menyebabkan Bau Mulut

Bau mulut tidak hanya disebabkan oleh kebersihan mulut yang tidak terjaga, tapi juga bisa...

Dari Balik Penjara, Habib Rizieq Shihab Selesaikan Gelar S-3

JAKARTA - Kuasa Hukum Habib Rizieq Shihab (HRS), Aziz Yanuar menyampaikan kabar bahwa kliennya...

Artis Pakistan Menggubah Lagu Hubungan Turki, Azerbaijan, Pakistan

Seorang seniman nasyid Pakistan telah membuat lagu dan membuat video musik untuk menarik perhatian...

Puasa yang Sia-sia, Hati- Hati Ini Penyebabnya

Puasa yang sia-sia. Istilah ini sering terdengar namun apa maksudnya dan orang yang bagaimana...

Mualaf Inggris Olu Thomas: Saya Jatuh Cinta Pada Islam

LONDON -- Perantau Inggris bernama Olu Thomas adalah pengusaha yang sangat sukses di Uni...

Aksi Solidaritas untuk Nurhadi, AJI Banda Aceh: Usut Tuntas Kekerasan Terhadap Jurnalis

BANDA ACEH - Para jurnalis berhimpun dalam Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Banda Aceh menggelar...

IOM Serahkan Pendingin Vaksin kepada Dinkes Lhokseumawe

LHOKSEUMAWE - International Organization for Migration (IOM) menyerahkan satu unit pendingin vaksin (TCW3000AC) kepada...

9 Resep Minuman Apel Cocok untuk Sahur, Bisa Kurangi Kantuk

Apel merupakan salah satu buah yang mudah ditemukan dan harganya terjangkau. Apel sangat baik...

Tangan-Tangan yang Menggapai Meraih Puncak Dunia

Karya: Jamaluddin Penyuka Sastra Ingin meraih Jalanan berbatu dan terjal Terjatuh bergulingan ke jurang Bangkit kembali Berjalan merasakan perihnya runcing-runcing...