23 October 2019

Kabar Aceh Untuk Dunia

Makam Tertua di Asia Tenggara
Makam 'Tgk. Raja Amad' di Aceh Utara Dibongkar OTK

...

  • Fazil
  • 29 January 2019 14:40 WIB

Masyarakat merapikan kembali makam 'Tgk. Raja Amad' yang dibongkar OTK. Foto: dok. Polsek Meurah Mulia
Masyarakat merapikan kembali makam 'Tgk. Raja Amad' yang dibongkar OTK. Foto: dok. Polsek Meurah Mulia

ACEH UTARA - Salah seorang warga Gampong Leubok Tuwe, Kecamatan Meurah Mulia, Kabupaten Aceh Utara, terkejut ketika melihat makam 'Tgk. Raja Amad' di Gampong setempat dalam kondisi sudah dibongkar, Senin, 28 Januari 2018, sekira pukul 16.00 WIB. Kejadian itu kemudian dilaporkan ke polisi.

Kapolres Lhokseumawe, AKPB Ari Lasta Irawan, melalui Kapolsek Meurah Mulia, Iptu Bustani, S.H., mengakui adanya laporan bahwa telah terjadi pembongkaran makam 'Tgk. Raja Amad' yang dilakukan OTK di Gampong Leubok Tuwe, Senin (kemarin) sore. 

Menurut Bustani, berdasarkan keterangan salah seorang saksi mata yang merupakan warga setempat, sekitar pukul 15.30 WIB kemarin, ia pergi ke kebun miliknya untuk memetik cabai. Lalu pukul 16.00 WIB, saksi melintas di depan makam 'Tgk. Raja Amad' dan melihat kuburan tersebut sudah tergali (dibongkar). Selanjutnya saksi melaporkan kejadian itu kepada geuchik gampong setempat yang kemudian bersama masyarakat mendatangi lokasi kejadian. 

"Kejadian itu dilaporkan warga ke polsek dan kita sudah ke TKP. Adapun barang bukti yang ditemukan di TKP yaitu berupa dua buah sekop dan satu buah linggis," kata Bustani dikonfirmasi portalsatu.com, Selasa, 29 Januari 2019.

Bustani menyebutkan, upaya yang dilakukan pihaknya mengamankan barang bukti dan melakukan penyelidikan untuk mengungkap pelaku pembongkaran makam tersebut. "(Siapa) pelakunya masih dalam penyelidikan," ujarnya.

Masyarakat kemudian merapikan kembali tanah kuburan itu yang sebelumnya terlihat berbentuk lubang besar akibat dibongkar OTK.

Makam tertua di Asia Tenggara

Sementara itu, berdasarkan hasil penelitian tim Center of Information for Samudra Pasai Heritage (Cisah), makam yang disebut masyarakat setempat kuburan 'Tgk. Raja Amad' yang dibongkar OTK tersebut, merupakan salah satu makam tertua di Asia Tenggara. 

Ketua Cisah, Abdul Hamid akrab disapa Abel Pasai, mengatakan hasil penelitian pihaknya, di Leubok Tuwe ada dua makam tokoh Islam tertua di Asia Tenggara. Hal itu diketahui dari data-data diperoleh pada batu nisan dua tokoh itu. Kedua pemilik makam tersebut, batu nisannya bersurat (berinskripsi). Lokasi kedua makam itu berjarak lebih 200 meter.

"Dua tokoh pemilik makam (yang nisannya bersurat) itu wafat pada tahun 622 H/1226 M. Dari data pada batu nisannya, salah satu pemilik makam itu bernama Ibnu Mahmud. Sedangkan satu lagi (yang disebut oleh masyarakat setempat kuburan 'Tgk. Raja Amad'), pada batu nisannya tidak tertulis nama pemilik makam, tapi hanya menyebutkan sifat-sifat pemilik makam. Namun, tahun wafatnya sama dengan tahun wafat Ibnu Mahmud yaitu 622 H," ujar Abel Pasai, 29 Januari 2019.

Di sisi makam yang disebut masyarakat kuburan 'Tgk. Raja Amad' ada satu makam lainnya. Akan tetapi, menurut Abel, makam tersebut batu nisannya tidak bersurat.[]

Editor: portalsatu.com

Berita Terkait


portalsatu.com © 2017 All Rights Reserved.