BANDA ACEH – Dewan Pimpinan Aceh (DPA) Partai Aceh turut berduka cita atas musibah kebakaran Dayah Darussalam Labuhan Haji, Aceh Selatan, Kamis, 23 Juni 2016 sekitar pukul 22.00 WIB tersebut. Hal ini disampaikan oleh Juru Bicara DPA PA Suadi Sulaiman atau dikenal Adi Laweung yang kebetulan mendapat kabar tersebut dari Abuya Jamaluddin Wali, yang sedang berada di Labuhan Haji.

“Innalillahi wainna ilaihirraji'un. Kami atas nama keluarga besar warga Laweung dan Partai Aceh ikut berduka cita yang mendalam atas musibah kebakaran Dayah Darussalam Labuhan Haji Aceh Selatan. Dayah tersebut merupakan dayah tertua di Aceh yang dibangun oleh almarhum Abuya Mudawali Alkhalidy dan sekarang pesantren tersebut dipimpin oleh Abuya Jamaluddin Wali dan Tgk. Hidayat, anaknya almarhum Abuya Prof. Muhibbuddin Waly,” ujar Adi Laweung.

Informasi yang diterima Adi Laweung menyebutkan, sebanyak 153 bilik atau tempat tidur santri hangus terbakar. Selain itu pakaian santri dan kitab-kitab juga ikut hangus dilalap si jago merah.

“Kejadian tersebut terjadi saat para santri yang suluk sedang melaksanakan ibadah salat tarawih pada rakaat yang ke delapan. Sekali lagi kami, ikut berduka cita yang sangat mendalam. Di sini juga, saya mengajak teman-teman untuk bisa mengulurkan tangan untuk bisa meringankan beban para saudara kita yang sedang berada di komplek dayah. Atas perhatian kita semua, terima kasih,” kata Adi Laweung.[](bna)