KONYA – Pemimpin agama yang terkenal dari India, Selman en-Nedvi, mengatakan Feto pimpinan Fethullah Gulen adalah organiasi munafik, yang melakukan kegiatan mata-mata musuh Turki.
Hal tersebut disampaikan ulama ini dalam pertemuan Asosiasi Ulama Muslim Dunia di Konya, Turki.
Selamat kepada orang-orang Turki yang berdiri melawan tank dalam upaya kudeta malam, katanya kepada Anadolu Agency (AA).
“Feto bukan jamaah yang mewakili agama Islam. Pemimpin jamaah ini (Feto) adalah munafik. Anggotanya adalah masyarakat yang benar-benar tertipu. Komunitas ini adalah orang-orang munafik yang sejak awal bergerak dalam spionase untuk musuh Turki. Mereka adalah para munafik yang mencoba kudeta di Turki. Adalah kesalahan besar apabila orang-orang menganggap mereka sebagai jamaah agama Islam, mereka munafik,” katanya.
Selman en-Nedvi mengatakan, orang-orang muslim di India sangat terkejut ketika mereka pertama kali mendengar tentang kudeta di Turki yang disiarkan di televisi malam itu. Upaya kudeta yang gagal pada 15 Juli itu, kata Selman, merupakan kejahatan yang direncanakan konspirasi pengkhianat untuk melawan Turki, itu dibuat Feto untuk merampas kemerdekaan dari orang-orang Turki.
“Sikap orang-orang Turki dalam melawan kudeta bisa menjadi contoh untuk seluruh dunia. Tindakan pemimpin Turki yang menjalin komunikasi yang baik dengan rakyatnya, membuat orang-orang langsung ke jalan di malam hari untuk menghadang tank-tank dengan sangat bersemangat, adalah sebuah keberhasilan dan kepahlawanan luar biasa yang telah ditunjukkan oleh orang-orang Turki, tidak hanya bagi Turki tapi seluruh umat Islam. Bahkan itu tindakan yang besar untuk semua orang di dunia, itu adalah contoh yang baik. Untuk keberhasilan kepemimpinan orang-orang Turki ini, saya ingin mengucapkan selamat kepada keberhasilan dan kebijaksanaan mereka.”
Selman en-Nedvi mengatakan, masyarakat muslim di negerinya sangat terkejut dengan upaya kudeta yang menyakiti muslim yang dilakukan oleh kelompok yang bertopeng dengan agama.
“Kami sangat menyesal penggunaan agama oleh kelompok itu untuk menipu orang demi sebuah hal yang rendah,” katanya.
Muslim di India mendukung Erdogan dan orang-orang Turki
“Pihak Muslim mengisi 22 persen dari Parlemen India. Di India ada sekira 300 juta orang Muslim, mereka dengan perasaan yang tulus menentang kudeta di Turki, dan berdiri di sisi Erdogan dan orang-orang Turki. Muslim India, menyambut kepahlawanan rakyat Turki dan saya ingin Anda tahu mereka dengan Anda,” kata Selman en-Nedvi atas nama komunitas-komunitas muslim di India.[]




