IDI RAYEK Sebanyak 509 peserta dari 24 kecamatan siap mengikuti Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) XXXIV/2016 Tingkat Kabupaten Aceh Timur, pada 25 29 April pekan depan. Sebagaimana rencana awal, MTQ kali ini akan dipusatkan di Kecamatan Ranto Selamat dengan beberapa titik perlombaan yakni Aula dan Halaman Kantor Camat, Gedung SMAN 1 Ranto Selamat dan Arena Utama di Lapangan Bola Kaki Ranto Selamat.
Peserta yang sudah mendaftar dari 24 kecamatan mencapai 509 peserta yang didampingi 72 pelatih. Seluruhnya mendaftar sesuai dengan cabang yang diperlombakan, kata Koordonator I MTQ XXXIV/2016 Aceh Timur, Drs. Zahri, M.AP, Selasa 19 April 2016 dalam siaran persnya.
Zahri menyebutkan cabang yang diperlombakan dalam MTQ kali ini yaitu Tilawatil Quran (Tartil, Anak-Anak, Remaja, Dewasa, Qiraah Sabah Remaja, Qiraah Sabah Dewasa). Selanjutnya Hifdhi Quran (1 Juz, 5 Juz, 10 Juz, 20 Juz, 30 Juz). Lalu Tafsirul Quran (Bahasa Arab, Bahasa Inggris, Bahasa Indonesia), Fahmil Quran, Syarhil Quran, Khattil Quran (Naskah, Mushab, Dekorasi, Kontemporer) dan Musabaqah Makalah Quran (MMQ).
Rincian peserta meliputi Peunaron 12 peserta, Indra Makmur 19 peserta, Serbajadi 6 peserta, Simpang Jernih 7 peserta, Ranto Peureulak 27 peserta, Darul Ihsan 24 peserta, Idi Tunong 24 peserta, Banda Alam 22 peserta, Simpang Ulim 25 peserta, Julok 22 peserta, Madat 16 peserta, Pante Bidari 29 peserta dan Kecamatan Darul Falah 10 peserta.
Selanjutnya, Kecamatan Nurussalam 19 peserta, Idi Rayeuk 26 peserta, Darul Aman 25 peserta, Peureulak Barat 20 peserta, Peureulak 36 peserta, Peudawa 21 peserta, Idi Timur 23 peserta, Ranto Selamat 38 peserta, Bireuem Bayeuen 16 peserta, Peureulak Timur 24 peserta dan Kecamatan Sungai Raya 18 peserta.
Komposisi seluruh peserta dan pelatih tersebut, lanjut Zahri, sebagaimana pendataan dan verifikasi peserta MTQ XXXIV di Bagian Keistimewaan Aceh.
InsyaAllah, MTQ XXXIV kali ini akan dibuka sesuai dengan jadwal yang telah ditetapkan, bahkan panitia tempat saat ini terus menyiapkan arena utama dan beberapa titik yang menjadi pusat perlombaan beberapa cabang MTQ yang diperlombakan seperti aula dan halaman kantor camat setempat dan sekolah, ujar Drs. Zahri, M.AP.[](tyb)

