ISTANBUL – Pihak Keamanan Turki mengeluarkan surat perintah untuk menangkap 83 personil pengadilan di Istanbul, Selasa 16 Agustus 2016 pagi. Surat perintah tersebut dikeluarkan dalam upaya membersihkan Turki dari jaringan Teroris Organisasi Fetullah (Feto), yang dituduh berada di balik kudeta gagal 15 Juli.

Sumber Anadolu Agency di pengadilan yang meminta namanya dirahasiakan, mengatakan, tersangka merupakan pegawai di Anadolu Courthouse, yang berada di sisi kota Asia, dituduh memiliki jaringan dengan Feto.

Para polisi memburu mereka di rumah serta kantor masing-masing.

Pada hari Senin, polisi juga menggerebek pengadilan Istanbul, Bakirkoy, dan Gaziosmanpasa setelah dikeluarkan suarat perintah untuk menangkap 173 pada hari yang sama.

Setelah kudeta15 Juli, sekitar 26.000 orang telah ditangkap di Turki, di antara meraka adalah tokoh bisnis senior maupun militer, polisi, hakim, jaksa dan guru telah di antara orang-orang yang ditargetkan.

Setidaknya 240 orang tewas dalam upaya kudeta 15 Juli, yang dituduh oleh pemerintah diselenggarakan oleh pengikut Fetullah Gulen yang tinggal di AS.

Gulen juga dituduh memimpin kampanye yang telah berjalan sekian lama untuk menggulingkan pemerintah Turki melalui infiltrasi lembaga negara, khususnya militer, polisi, dan pengadilan, membentuk apa yang dikenal sebagai negara paralel.[]