SAMALANGA – Disunatkan setelah seseorang meninggal untuk meletakkan sesuatu di atasnya dengan dilapisi kain. Ini bertujuan supaya tidak kembung mayat tersebut dan memudahkan keluarnya kotoran saat dimandikan.

Demikian disampaikan Al-Mukarram Abu MUDI saat pengajian rutin mingguan Tastafi dengan kajian kitab Tuhfah Al-Muhtaj di Balee Inti H. Syazali Keude Samalanga, Bireuen, Rabu, 4 Mei 2017.

Al-Mursyid Abu juga menjelaskan, disunatkan sesaat setelah seseorang meninggal untuk dipejamkan mata si mayat. “Hal ini pernah dilakukan oleh Rasulullah terhadap Abi Salamah. Alasan lainnya untuk tidak rusak penglihatan almarhum sehingga berpotensi su'ul dhan (berburuk sangka) terhadap si mayat,” ujar Syaikuna Abu MUDI yang juga pemimpin dayah terbesar di Aceh itu.

Abu MUDI menambahkan, disunatkan membaca doa saat memejamkan mata mayat “Saat dipejam mata disunatkan membaca doa, Bismillahi wa'ala millati rasululillahi,” katanya.

Ulama kharismatik ini juga menyebutkan, para hadirin dan orang di sisi mayat disunatkan berbaik sangka kepada mayat. “Kita dianjurkan (disunatkan) juga untuk berbaik sangka kepada jenazah, hal ini pun diutarakan dalam hadis yang menyebutkan bahwa Allah SWT sesuai dengan sangkaan hamba-Nya, maka tidak boleh berprasangka melainkan yang baik,” ujar Abu MUDI.[]