JULOK – Pimpinan Dayah Butanul Huda, Tgk. H. Muhammad Ali akrab disapa Abu Paya Pasi, terpilih kembali untuk memimpin Majelis Ulama Nanggroe Aceh (MUNA) Pusat periode 2024-2029. Ulama kharismatik itu terpilih secara aklamasi dalam Musyawarah Besar (Mubes) MUNA Pusat III di Dayah Bustanul Huda, Desa Alue Cek Doi, Paya Pasi, Kecamatan Julok, Kabupaten Aceh Timur, Sabtu, 6 Januari 2024, malam.

Mubes MUNA tersebut dihadiri Abu Paya Pasi, H. Muzakkir Manaf atau Mualem (Ketua Umum Partai Aceh dan Panglima GAM/Komite Peralihan Aceh), Tgk. H. Azhari bin Abdul Latif atau Abati Seulimum (Ketua Tuha Peut Lembaga Wali Nanggroe Aceh), Tgk. H. Muzzakir Abdullah atau Waled Lapang (Pimpinan Dayah Darul Muttaqin di Lapang, Aceh Utara), Ketua MUNA Kabupaten dan Kota se-Aceh, Panglima GAM Wilayah Peureulak Hamdani Hasan atau Wak Dan, Panglima GAM Wilayah Kuta Pase Mukhtar Hanafiah atau Ableh Kandang, Ketua Partai Aceh Wilayah Aceh Timur Tgk. Zul Kupiah Seukee, Juru Bicara KPA Pusat Azhari Cage, Senator Aceh H. Fakhrurrazi, Rektor Uniki Prof. Dr. Apridar, dan tamu undangan lainnya.

Acara yang digagas Pengurus Besar (PB) MUNA itu dibuka dengan lantunan ayat suci Alquran dan shalawat badar. Setelah Waled Di Rantoe sebagai Ketua Panitia Mubes MUNA III menyampaikan laporannya, acara dibuka oleh Ketua Tuha Peut Wali Nanggroe Abati Seulimum.

Kemudian Sekretaris Umum MUNA Pusat Tgk. M. Yusuf bin Hasan menjelaskan arah dan tujuan mubes ketiga diadakan di Dayah Bustanul Huda beriringan dengan Muzakarah Ulama se-Aceh, keesokan harinya (Ahad, 7/1).

Selanjutnya, Abi Jol memimpin sidang mubes untuk menentukan Ketua PB MUNA periode 2024-2029.

“Seluruh peserta mubes sepakat untuk mempercayakan kembali kepemimpinan MUNA di tangan Abu Paya Pasi. Hasil aklamasi itu diiringi gema takbir seluruh peserta di lantai dua Dayah Bustanul Huda. Lalu, Abi Jol sebagai pimpinan rapat menutup mubes dengan keputusan: Abu Paya Pasi terpilih mutlak secara aklamasi,” kata Juru Bicara MUNA Pusat, Halim Abe, dalam keterangannya.

Di pengujung acara, Mualem menyampaikan apresiasi atas terpilihnya kembali Abu Paya Pasi untuk periode kedua. Mualem juga memberikan motivasi kepada seluruh peserta Mubes MUNA yang selama ini tetap fokus berjuang untuk kemaslahatan umat walau mengalami berbagai kendala dan keterbatasan.

Dalam tausiah di akhir acara, Abu Paya Pasi mengisahkan teladan para rasul dan sahabatnya yang tanpa pamrih dan merasa malu untuk mengharapkan balasan dalam menegakkan kebenaran. “Rasul dan sahabatnya hanya mengharapkan ridha Allah SWT, walaupun tantangan dan penderitaan yang mereka rasakan lebih dahsyat dari apa yang kita alami di masa sekarang,” ungkapnya.

Abu Paya Pasi juga berpesan kepada semua peserta Mubes MUNA agar tetap istikamah dan membangun koordinasi terpadu dalam menyikapi dinamika politik yang terjadi di Aceh.

Mubes MUNA III berakhir pukul 23.00 WIB, diiringi lantunan shalawat kepada Nabi Besar Muhammad SAW.

“Semoga ikhtiar ini (Mubes MUNA, hasilnya) menjadi kebaikan untuk semua,” pungkas Halim Abe.[](ril)