LHOKSUKON – Satu alat berat jenis excavator atau backhoe (beko) terjebak di lahan gambut saat membuat saluran pembuangan air di Gampong Buket Batee Badan, Kecamatan Tanah Jambo Aye, Aceh Utara. Hingga saat ini, beko yang tenggelam sejak dua pekan lalu itu belum berhasil ditarik.

“Biaya untuk proses evakuasi beko itu sudah mencapai Rp70 juta, tapi hingga kini belum berhasil kita tarik. Beko itu tenggelam saat membuat saluran pembuangan air,” ujar Saifullah, kontraktor penyedia alat berat dihubungi via telepon seluler, Rabu, 11 Oktober 2017.

Saifullah menyebutkan, sebelum terjebak, beko tersebut sudah membuka puluhan meter saluran pembuangan. Jika alat berat itu tidak tenggelam, ditargetkan pengerjaan selesai dalam waktu tiga pekan.

“Sudah lebih tujuh hari kita berupaya mengevakuasi beko itu ke darat, tapi belum berhasil juga. Kita bahkan bawa satu beko lainnya untuk bantuan evakuasi, hasilnya tetap sama. Jika kita minta bantu sama pemerintah, takutnya tidak mungkin, tapi yang kita kerjakan proyek pemerintah. Saya harap akan ada bantuan atau solusi dari pemerintah,” ucap Saifullah.

Menurut Saifullah, jika proyek saluran itu selesai dibangun tanpa kendala, tiga gampong akan merasakan manfaatnya. “Gampong Buket Jrat Manyang, Buket Batee Badan, dan Ulee Glee,” pungkasnya.[]