LANGSA – Fenomena tanah mengeluarkan asap di Desa Bireum Rayek, Kecamatam Bireum Bayeun, Aceh Timur, ternyata telah berlangsung selama kurun waktu 10 tahun. Warga pun tidak terkejut dengan kondisi tersebut meski dalam sepekan terakhir mulai marak diberitakan media.

“Ya bagi kami tidak lagi heboh, sebab peristiwa keluarnya asap dari dalam tanah sebenarnya sudah terjadi sepuluh tahun lalu sampai dengan hari ini, sama sekali tidak pernah padam,” ujar Syamsir, 57 tahun, salah satu warga Bireum Rayeuk kepada portalsatu.com, Minggu, 10 April 2016.

Dia mengatakan meski hujan lebat, asap tetap keluar dari dalam tanah di lokasi tersebut. Namun, kata dia, tidak ada api sampai menjalar yang membahayakan warga sekitar walau sudah ada sejak sepuluh tahun lalu.

“Bagi kami sudah biasa saja, tidak ada yang aneh dan tidak ada yang membahayakan dari asap itu sebab dari sekian lama belum ada warga yang terindikasi dari asap tersebut, terlepas kata ahli di bidang itu nanti ya, yang mengetahui bahaya atau tidak. Namun di lapagan begitu tidak terjadi apa-apa dari dampak asapnya,” kata Syamsir yang mengaku pensiunan dari TNI.

Pantauan portalsatu.com, asap terus mengepul di tanah kosong tersebut. Hawa panas pun begitu terasa dari jarak dekat. Sebagian rerumputan di sekitar lokasi juga tampak terbakar. Sementara bentuk tanah yang semula datar kini telah berubah bergelombang dan lempengan tanah banyak yang patah. Tidak ada satupun tulisan larangan yang dipasang  agar tidak memdekati lokasi tersebut.[](bna)