LHOKSUKON – Kondisi badan jalan ujung jembatan utama lintasan Banda Aceh menuju Medan di Kecamatan Lhoksukon, Aceh Utara sangat membahayakan pengguna jalan. Bahkan beberapa kali truk nyaris terbalik, demikian juga pengendara sepeda motor.

“Badan jalan di ujung jembatan sudah turun (ambles). Bahkan di beberapa titik sudah berlubang, khususnya di bagian kanan. Tadi malam ada (truk) Fuso yang terperosok ke dalam lubang, karena sopir tidak tahu bahwa badan jalan di ujung jembatan sudah turun,” kata Sulaiman, 42 tahun, warga Kota Lhoksukon kepada portalsatu.com, Kamis, 1 Juni 2017.

Ia menyebutkan, kondisi itu sudah tampak sejak beberapa bulan terakhir dan kini semakin parah. “Itu 'kan jalan lintas nasional, jadi turunnya badan jalan di ujung jembatan sangat membahayakan pengguna jalan. Apalagi banyak pengguna jalan berasal bukan dari wilayah Lhoksukon, sehingga mereka tidak tahu kondisi jalan, terutama di malam hari karena lampu penerangan agak remang-remang. Bahkan sering terlihat mobil seolah terbang karena melaju dengan kecepatan tinggi saat tiba di ujung jembatan,” timpal M. Yusuf, 33 tahun, warga Lorong III, Kecamatan Lhoksukon.

Selaku warga setempat, keduanya berharap kondisi kerusakan badan jalan di ujung jembatan utama itu dapat segera diperbaiki. 

“Kita harap pemerintah melalui dinas terkait segera melakukan perbaikan. Tidak lama lagi akan lebaran, jalan ini banyak dilintasi pemudik yang memang tidak tahu kondisi jalan. Jangan sampai ada korban jiwa, baru diperbaiki,” pungkas Yusuf yang dibenarkan Sulaiman.

Pantauan portalsatu.com, ada beberapa titik lubang menganga di badan jalan jembatan utama jalur dua Kecamatan Lhoksukon, baik dari arah Medan menuju Banda Aceh ataupun sebaliknya. Namun kondisi terparah terjadi di ujung jembatan arah Banda Aceh menuju Medan.[]