BANDA ACEH – Grup musik Viku Sanggamara Band dari Ajendam Neusu tampil di panggung ekspresi dalam event Kemah Seni ke-5 di Halaman UPTD Komplek Taman Seni dan Budaya Aceh, Jum'at, 14 April 2017. Panggung tersebut dibuat oleh Dewan Kesenian Aceh (DKA) untuk menampilkan para seniman di Aceh.

Mursalin Brutu selaku pelatih Viku Sanggamara Band mengatakan, kegiatan panggung ekspresi yang dibuat oleh pihak panitia dikatakan sangat bermanfaat sebagai wadah bagi para seniman.

“Cukup bagus, karena seluruh seniman bisa lewat wadah ini bisa termotivasi, bisa unjuk kebolehannya,” kata Mursalin Brutu.

Grup Viku Sanggamara Band yang diundang oleh pihak panitia untuk ikut berpartisipasi dalam event tersebut disambut baik oleh pihak mereka. Mursalin Brutu mengatakan, melalui kegiatan ini masyarkat dapat mengetahui bahwa TNI juga bisa menyatu dengan masyarakat melalui dunia seni.

“Memang diundang sama Ketua Dewan Kesenian Aceh langsung, bahwa kalau bisa TNI berpartisipasi,” kata Mursalin Brutu.

“Bahkan kalau kita di sini sebagai kebersamaan, bahwa TNI pun istilahnya bukan hanya bisa bertugas pokok seperti perang, tetapi seni pun bisa juga. Jadi kita bergabung dengan masyarakat,” katanya lagi.

Meski memakai baju loreng yang merupakan ciri khas TNI, namun penampilan gurp band Ajendam Neusu ini di atas panggung mampu menghipnotis lewat dua lagu yang mereka bawakan, yakni Tanah Pusaka dan Bungong Jeumpa.[]