LHOKSEUMAWE – Direktur Utama PT Kertas Kraft Aceh (KKA) Andriano mengatakan, untuk membangun kembali pabrik baru yang memproduksi kertas kantong semen butuh dana mencapai US$450 juta atau Rp5,8 triliun.
Investasi sebesar itu apabila kita ingin bangun baru pabrik ini. Namun yang saat ini kita rencanakan adalah menghidupkan kembali perusahaan dengan cara memperbaiki aset yang sudah rusak, dan hitungan kita sementara, dana harus kita keluarkan hanya 1 triliun, ujar Andriano kepada portalsatu.com, Kamis, 24 November 2016.
Andriano menyebut dana tersebut sebagian besar digunakan untuk melakukan renovasi, meningkatkan kualitas mesin, sehingga produksi kertas yang dihasilkan sudah setara dengan hasil dari pabrik lain yang kini masih aktif beroperasi.
Mesin yang kita gunakan sebagian besar adalah teknologi tahun 70-an. Jadi, untuk mendapatkan produk yang kekinian, teknologinya juga harus diperbaharui, kata Andriano.
Sebelum meresmikan PLTMG dan PLTU di lokasi PT KKA di Jamuan, Banda Baro, Aceh Utara, kemarin, pihak Kementerian BUMN diwakili Asisten Deputi Restrukturisasi, Khairia juga melakukan pertemuan dengan Pemkab Aceh Utara, PLN, PJBS, dan PT Pertamina Hulu Energi (PHE) guna membahas proyeksi pembangunan KKA ke depan.[]
Laporan Munir


