BANDA ACEH ­– Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA) mengajak para buruh melawan ketidakadilan buruh yang terjadi di Indonesia. Hal itu disampaikan Bardan Saidi, anggota Komisi I DPRA saat hadir di tengah-tengah para buruh yang melakukan aksi demonstrasi di depan Kantor DPRA, Senin, 1 Mei 2017.

Bardan mengatakan, Tenaga Kerja Indonesia (TKI) yang bekerja di luar negeri mendapat perlakukan yang kurang baik, sedangkan Tenaga Kerja Asing (TKA) yang bekerja di Indonesia disambut pemerintah dengan sangat bangga.

“Ada TKI ada TKA. TKI pulang menjadi mayat, TKI diperlakukan tidak manusiawi, TKI pulang dengan kapal tongkang, ketika TKA pemerintah menggelar karpet merah,” Kata Bardan.

Selain itu Bardan juga mengatakan alangkah baiknya memakai tenaga kerja lokal atau masyarakat sendiri daripada menggunakan tanaga kerja asing bila hanya untuk melakukan pekerjaan biasa. Hal dikatakannya untuk mengurangi angka pengangguran yang ada di Indonesia khususnya di Indonesia.

“Kalau hanya untuk menjadi kuli, kalau hanya untuk menjadi cleaning service, tenaga lokal juga banyak. Angka pengangguran juga kemudian meningkat, karena kita belum medapat lapangan kerja,” kata Bardan.

“Mari kita bersinergi saudara-saudara untuk melawan ketidakadilan terhadap para buruh semua,” katanya lagi.[]