Banda Aceh – Badan SAR Nasional (Basarnas) Banda Aceh meresmikan pelaksanaan operasi khusus menjelang arus mudik lebaran Idul Fitri 1438 H, di atas KN SAR Kresna 232, Laut Ulee Lheue, Minggu, 18 Juni 2017.
Kepala Kantor Basernas Banda Aceh, Suyatno mengatakan kegiatan ini sebagai salah satu bentuk pemberitahuan kepada masyarakat.
“Hari ini adalah hari pertama Siaga SAR Khusus untuk lebaran 1438 H. Ini perlu kita lakukan, perlu kita sampaikan kepada masyarakat bahwa SAR siap saat ada kedaruratan,” kata Suyatno.
Peresmian yang ditandai dengan menghidupkan handflare di atas KN SAR Kresna 232 dan disertai penyalaan smoke signal di Sea Rider, dilanjutkan dengan patroli jalur laut yang dianggap intensitasnya tinggi.
“Kita tahu bahwa, Balohan, Ulee Lheue memang punya intensitas tinggi dalam penyeberangan apalagi ini menjelang hari raya,” kata Suyatno.
“Ini perlu kita antisipasi, oleh karenanya kita lakukan patroli untuk mengawali siaga lebaran tahun 1438 H. Kita akan laksanakan 7 hari sebelum dan 7 hari setelah lebaran,” katanya lagi.
Selain dari Basernas, patroli tersebut dikatakan Suyatno juga akan melibatkan berbagai stakeholder. “Di dalam pelaksanaan SAR, ini selalu ada menggunakan bekerja sama atau koordinasi dengan semua unsur lintas sektorat,” katanya.
“Termasuk TNI, Polri, Pemda, ini semuanya bersama-sama di dalam sasaran yang sama, yaitu di dalam bantuan kemanusiaan,” katanya lagi.[]


