BLANGKEJEREN – Longsor dan banjir bandang yang terjadi d jalan lintas nasional Kecamatan Putri Betung, Kabupaten Gayo Lues menuju Aceh Tenggara sudah bisa dilintasi kendaraan roda empat. Pembersihan material telah selesai dilakukan PPK8 dan pihak terkait setelah menambah alat berat ke lokasi bencana.
H. Ibnu Hasim, Pimpinan DPRK Gayo Lues, Rabu, 15 Mei 2024, mengatakan jalan lintas nasional Gayo Lues menuju Aceh Tenggara bisa dilalui kendaraan roda empat pukul 24:00 WIB tadi malam. Arus transportasi pun kembali pulih.
“Alhamdulilah, jalan Gayo Lues menuju Aceh Tenggara sudah bisa dilalui sekitat pukul 24:00 WIB tadi malam setelah penambahan alat berat, terima kasih kepada semua pihak,” kata Ibnu Hasim melalui pesan Whatsapp.
Saat ini, kata Ibnu Hasim, material longsor seperti pasir, batu dan batang kayu masih banyak di pinggir jalan lintas nasional tersebut meskipun sudah bisa dilintasi kendaraan roda empat.
“Kita meminta kepada PPK8 atau pihak terkait, agar melakukan pembersihan material longsor sepenuhnya. Ini untuk mengantisipasi terjadinya longsor atau banjir bandang susulan ketika hujan deras,” ujarnya.
Mantan Bupati Gayo Lues dua periode itu juga meminta pihak rerkait agar lebih peka dan menempatkan alat berat di lokasi yang rawan longsor dan banjir bandang. Sehingga ketika terjadi bencana mudah dibersihkan tanpa harus menunggu lama.
“Kasihan pengendara yang membawa hasil bumi keluar daerah jika harus menunggu sampai 24 jam di lokasi longsor, bisa-bisa barangnya membusuk, dan ikan-ikan yang dibawa ke Gayo Lues pada mati,” katanya.[]



