ACEH UTARA – Bekas pejabat di lingkungan Pemko Lhokseumawe masuk dalam daftar peserta kualifikasi terbaik di dua dari delapan formasi jabatan eselon II yang diseleksi terbuka di Pemkab Aceh Utara tahun 2024.
Mantan pejabat Pemko Lhokseumawe itu Zulkifli. Namanya tercantum dalam tiga peserta terbaik untuk formasi calon Kepala Dinas Syariat Islam dan calon Kepala Dinas Pendidikan Dayah Aceh Utara. Hal itu sesuai pengumuman Panitia Seleksi Nomor: 10/PANSEL/2024 tentang Hasil Akhir Seleksi Terbuka Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama Pemerintah Aceh Utara Tahun 2024 pada 2 Oktober atau Rabu kemarin.
Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Aceh Utara, Saifuddin, membenarkan nama Zulkifli yang tercantum dalam daftar peserta tiga terbaik calon Kadis Syariat Islam dan calon Kadis Pendidikan Dayah merupakan mantan pejabat di Pemko Lhokseumawe. “Iya,” kata Saifuddin menjawab portalsatu.com/ via pesan Whatsapp, Kamis (3/10).
Menurut Saifuddin, tahap selanjutnya nama-nama peserta terpilih hasil seleksi itu akan diusulkan ke BKN.
Sebelumnya, Panitia Seleksi Terbuka Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) Pratama alias Eselon II Pemerintah Aceh Utara Tahun 2024 mengumumkan masing-masing tiga nama dengan kualifikasi terbaik untuk delapan formasi jabatan yang diseleksi. Pengumuman itu ditandatangani Ketua Panitia Seleksi, Prof. Dr. Jasman Ma’ruf, Rabu, 2 Oktober 2024.
Baca juga: Ini Hasil Seleksi Terbuka Jabatan Eselon II Pemkab Aceh Utara
Catatan portalsatu.com/, Zulkifli dimaksud merupakan pegawai negeri sipil di bawah Kementerian Agama. Dia pernah menjadi Kepala Dinas Syariat Islam Lhokseumawe sekitar tahun 2014 hingga awal 2017.
Dalam mutasi sejumlah pejabat eselon II di Pemko Lhokseumawe pada 2 Februari 2017, Zulkilfi dilantik menjadi Kepala Dinas Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata.
Lalu, ketika mutasi pejabat pada 31 Maret 2020, Wali Kota Lhokseumawe Suaidi Yahya melantik Zulkilfi sebagai Kepala Satuan Polisi Pamong Praja dan Wilayatul Hisbah (Kasatpol PP dan WH).
Berikutnya, di pengujung masa jabatan Wali Kota Suaidi Yahya, dimutasi 11 pejabat eselon II pada Jumat, 8 Juli 2022, malam. Salah satu pejabat yang dilantik ialah Zulkifli sebagai Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan.
Namun, beberapa hari kemudian, Pemko Lhokseumawe membatalkan surat keputusan wali kota terkait mutasi 11 pejabat eselon II yang dilantik pada Jumat, 8 Juli 2022, malam meugang hari raya Iduladha itu. Pasalnya, mutasi/rotasi jabatan tersebut tanpa persetujuan Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN). Sehingga 11 pejabat yang dilantik itu dikembalikan ke jabatan sebelumnya.
Zulkifli kemudian mengundurkan diri dari jabatan Kasatpol PP dan WH Lhokseumawe pada 6 Januari 2023. Menurut informasi, dia mundur lantaran ingin kembali ke Kantor Kemenag.
Ternyata, belakangan Zulkifli ikut seleksi terbuka JPT Pratama di Pemkab Aceh Utara tahun ini. Namanya pun masuk dalam daftar peserta terbaik di dua dari delapan formasi jabatan yang diseleksi.
Apakah Pj. Bupati Aceh Utara Mahyuzar akan memilih Zulkifli untuk dilantik menjadi Kadis Syariat Islam atau Kadis Pendidikan Dayah Aceh Utara? Mahyuzar yang akan memutuskan.[](nsy)





