LHOKSUKON – Di saat mendengar kata 'bengkel', pastinya kita langsung membayangkan tempat untuk menservis atau memperbaiki kendaraan bermotor. Namun, ini bengkel bukan sembarang bengkel. Di Kota Pantonlabu, Kecamatan Tanah Jambo Aye, Aceh Utara, sejak beberapa tahun terakhir ada Gerobak Bengkel Buah yang mangkal di Jalan PT PLN, persisnya di belakang kantor camat setempat.

Bengkel buah menyediakan suguhan aneka Oooli jus sehat dengan konsep take away. Selain enak dan sehat, rasa yang ditawarkan berbeda dengan jus biasa yang dijual di warung atau cafe.

“Jus kami ada tambahan Oooli, semacam jeli yang sehat dan aman dikonsumsi. Selain dapat mengurangi panas dalam, Oooli juga mengenyangkan. Jadi sangat cocok dikonsumsi bagi yang sedang menjalankan program diet,” kata Karimuddin, S.H.I, 29 tahun, pemilik Bengkel Buah asal Gampong Rawang Itek, kecamatan setempat saat ditemui portalsatu.com, Selasa, 22 November 2016 sore.

Ia menyebutkan, bengkel buah menyediakan aneka Oooli jus. Di antaranya, Oooli jus strawberri, buah naga, anggur hitam, kiwi, alpukat, guava, wortel, nenas, pepaya, jeruk, mangga, dan sirsak. Namun, yang paling diminati Oooli jus guava, karena  selain enak juga mengandung vitamin yang sangat bagus bagi tubuh. Selain itu Oooli jus naga dan strawberry juga cukup diminati.

Karim dulunya adalah karyawan tetap bagian marketing landing di salah satu bank yang ada di Kota Pantonlabu. Tekadnya resign (mengundurkan diri) dari zona nyaman pekerjaannya membuahkan hasil yang baik. Karim memulai usaha bengkel buah bermodalkan Rp 7 juta. Kini, omset penjualan bengkel buah miliknya mencapai Rp 30 juta per bulan.

“Saya memiliki alasan yang kuat untuk resign. Saya sempat membaca sebuah tulisan di internet, perihal jalan rezeki yang halal dan haram. Bekerja di bank itu bukannya tidak baik, hanya saja berdagang itu jauh lebih baik. Bahkan Rasulullah pun memilih untuk berdagang. Sebenarnya ada bagian dari tulisan itu yang mengena di hati saya, tapi tidak perlu saya ceritakan lah. Nantinya malah menjadi 'viral' bagi karyawan bank lainnya,” ucap Karim sambil tertawa.

Dalam menjalankan usahanya, ayah dua anak itu dibantu istri tercinta, yang dulunya juga merupakan karyawan di bank yang sama.

Selain ingin menyuguhkan jajanan sehat, melalui bengkel buah, Karim juga mengkampayekan 'Ayo Hidup Sehat Dengan Buah'. Ia melihat saat ini banyak masyarakat menderita penyakit yang seharusnya dapat dicegah dengan pola hidup sehat, termasuk mengonsumsi makanan sehat bukan instan (kalengan) atau olahan pabrik.

Nama bengkel buah dipilihnya dengan alasan tersendiri. Bagi Karim, bengkel itu identik dengan memperbaiki yang rusak. Nah, bengkel buah adalah tempat untuk memperbaiki gizi bagi tubuh. Bengkel buah menawarkan sajian jus dalam kemasan praktis yang bisa dibawa kemana-mana. Jadi tidak harus duduk di tempat untuk menikmatinya. Aneka buahnya dipasok langsung oleh pedagang grosiran dari Langsa, Idi, Pantonlabu, hingga Lhoksukon.

Sebagai apresiasinya terhadap pahlawan tanpa tanda jasa, guru, Karim menyediakan Kartu Guru Sehat yang mulai diberlakukan tepat pada Hari Guru yang jatuh pada 25 November mendatang. Pemberian diskon 25 persen itu akan berlaku hingga tiga bulan ke depan.

“Ini bentuk apresiasi saya selaku pedagang kaki lima bagi guru yang telah memberikan ilmunya kepada generasi penerus bangsa, sehingga terciptalah bangsa yang cerdas dan bermartabat di mata dunia,” ujarnya.

Syarat mendapatkan kartu guru sehat itu sangatlah mudah, cukup dengan mendaftarkan diri di Gerobak Bengkel Buah dengan menyertakan nama, alamat, sekolah dan nomor telepon. Bagi guru yang sudah terdaftar berhak mendapatkan diskon 25 persen dengan maksimal dua cup Oooli jus per hari.

Selain memberikan diskon bagi guru, bengkel buah juga memiliki slogan unik lainnya, 'kalo gak enak, beli lagi ya!'. Slogan itu digunakan untuk menjaga diri agar jauh dari sikap tinggi hati. Karena kesempurnaan hanya milik Allah SWT. Namun demikian tak perlu khawatir membeli Oooli jus bengkel buah, mekanik (peracik Oooli jus) yang ada cukup andal di bidangnya. Ditambah lagi takaran pas yang telah terukur, sehingga memberikan rasa Oooli jus yang enak dan tentunya sehat.

“Untuk menikmati Oooli jus, ada tata cara khusus yang kami rekomendasikan. Pertama bersyukur karena bisa mendapatkan Oooli jus enak dan sehat. Kedua, baca bismillah. Ketiga, alangkah baiknya jika minum sambil duduk, jangan berdiri apalagi berlari. Nah, yang terakhir, sambil minum 'selfie' terus di upload di media sosial dengan hashtag #gerobakbengkelbuah,” tutup Karim, jebolan Fakultas Syariah jurusan Muamalah/ekonomi islam IAIN ARiraniry itu sambil tersenyum. []