SUBULUSSALAM – Kepala Kejaksaan Negeri Subulussalam, Mayhardy Indra Putra, S.H., M.H, bersama rombongan berkunjung ke Sekretariat Kantor Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kota Subulussalam, Jalan Malikussaleh, Kecamatan Simpang Kiri, Selasa, 4 Januari 2021.
Kedatangan Kajari Mayhardi Indra Putra ke Kantor PWI Subulussalam didampingi Plh Kasi Intel Kejari Subulussalam Abdi Fikri, S.H., M.H, dan Danu Rahmanullah, S.H, selaku jaksa fungsional.
Mereka disambut Ketua PWI Khalidin Umar Barat bersama Sudirman selaku sekretaris, Nukman Suryadi Angkat bidang advokasi, Razi Anwir bidang humas serta Hermansah Bancin bidang multimedia.
Kajari Subulussalam Mayhardy Indra Putra mengatakan, kehadiran mereka di sana dalam rangka bersilaturahmi serta menjalin hubungan kerja kemitraan secara baik, dalam hal publikasi antara kejaksaan dengan media di lingkup PWI Kota Subulussalam secara kelembagaan.
Mayhardy menjelaskan, selama ini kemitraan sudah terjalin dengan wartawan di Bumi Syekh Hamzah Fansuri ini namun hanya bersifat personal belum secara kelembagaan.
“Di awal 2022 ini kita berharap kemitraan dapat terjalin secara kelembagaan dengan organisasi wartawan,” kata Kajari Mayhardy.
Menurut Mayhardi, pers salah satu mitra strategis bagi lembaga Adiyaksa itu, melalui peran media, publik bisa mengetahui program apa saja yang sudah dan akan dilakukan Kejari Subulussalam.
Di samping itu, kata Mayhardi hubungan kemitraan ini bukan hanya soal pemberitaan saja, namun ia juga berharap adanya saran dan kritikan serta masukan yang bersifat membangun jika ada hal yang salah.
“Jika ada hal yang salah silahkan dikritik secara objektif dan profesional,” ungkap Mayhardy.
Dalam kesempatan itu Mayhardi juga memaparkan sejumlah program kerja mereka selama 2021, antara lain penyuluhan dan sosialisasi pencegahan korupsi dana desa di Kota Subulussalam.
Menurutnya, ada sejumlah potensi yang rawan terhadap penyimpangan dana desa. Untuk upaya pencegahan, Kejari Subulussalam telah meluncurkan program Sada Kata Desaku atau Sada Kata Desa Sadar Hukum.
“Program ini dalam rangka mewujudkan tata kelola keuangan dana desa yang baik dan meningkatkan ekonomi kreatif serta meningkatkan kesadaran hukum masyarakat,” ucapnya.
Mayhardy mengatakan, program Sada Kota Desaku atau sada kata desa sadar hukum akan dimulai tahun 2022 dilaksanakan di wilayah Kecamatan Simpang Kiri dengan sasaran beberapa desa yang akan dijadikan sebagai pilot project atau desa percontohan.
Sementara itu, Ketua PWI Kota Subulussalam Khalidin Umar Barat dalam sambutannya menyampaikan apresiasi kepada Kajari Subulussalam dan rombongan yang telah bersedia menjalin silaturrahmi dengan jurnalis.
Menurut Khalidin, kinerja pemberantasan korupsi di Kejari Subulussalam juga patut diacungi jempol, karena sejak berdiri lembaga ini sudah menyidik sejumlah kasus terkait.
Di hadapan Kajari Mayhardi Indra Putra dan rombongan, Khalidin juga memaparkan program PWI Kota Subulussalam selama ini dalam rangka membantu mengedukasi masyarakat melalui kegiatan pelatihan melibatkan pelajar, mahasiswa, hingga aparatur sipil negara (ASN).
Sebelum meninggalkan kantor PWI Kajari Mayhardi bersama rombongan, juga menyempatkan menyaksikan sejumlah ruang kantor PWI seperti perpustakaan, ruang podcast dan lainnya diakhiri foto bersama.[]







